RADARBANYUWANGI.ID - YouTube masih menjadi salah satu platform yang banyak dimanfaatkan pelajar sebagai sarana belajar di luar jam sekolah. Beragam video pembelajaran yang tersedia membuat siswa lebih mudah mengulang materi yang belum dipahami saat proses belajar mengajar di kelas.
Melalui platform tersebut, pelajar dapat mengakses berbagai mata pelajaran, mulai dari Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), hingga materi lain sesuai kebutuhan. Penyajian materi dalam bentuk video dinilai lebih menarik karena dilengkapi ilustrasi, animasi, maupun contoh soal yang membantu siswa memahami penjelasan secara bertahap.
Keunggulan lain yang dirasakan pelajar adalah fleksibilitas dalam belajar. Video dapat diputar berulang kali hingga materi benar-benar dipahami tanpa dibatasi waktu.
Salah seorang pelajar, Tanaya, mengaku cukup sering memanfaatkan YouTube ketika menemui kesulitan memahami materi yang telah dijelaskan guru di sekolah.
"Kalau ada materi yang belum ngerti, saya biasanya pakai YouTube buat nambah penjelasan saja. Biasanya penjelasannya lebih gampang dipahami, seru karena ada animasinya, jadi saya lebih cepat paham," ujarnya.
Meski memberikan banyak manfaat, penggunaan YouTube sebagai media belajar tetap memerlukan sikap selektif. Pelajar disarankan memilih kanal edukasi yang kredibel agar informasi yang diperoleh sesuai dengan materi pembelajaran di sekolah.
Selain itu, YouTube sebaiknya dimanfaatkan sebagai media pendukung, bukan pengganti proses belajar utama. Membaca buku pelajaran, mengerjakan latihan, serta memperhatikan penjelasan guru di kelas tetap menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman yang utuh.
Editor : Lugas Rumpakaadi