Radarbanyuwangi.id - Jumlah pengguna internet di Indonesia kembali mencatat lonjakan pada 2026. Berdasarkan hasil survei terbaru dari APJII, jumlah pengguna internet nasional kini mencapai 235,26 juta orang atau setara dengan 81,72% dari total populasi Indonesia.
Angka ini menunjukkan bahwa penetrasi internet di Tanah Air terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah pengguna internet bertambah sekitar 6 juta orang. Meski demikian, laju pertumbuhannya mulai menunjukkan perlambatan.
Kondisi tersebut dinilai sebagai hal yang wajar. Pasalnya, sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini sudah terkoneksi dengan internet. Sementara itu, kelompok masyarakat yang belum terhubung umumnya masih berada di wilayah dengan keterbatasan akses jaringan, infrastruktur digital, hingga tantangan geografis yang cukup kompleks.
Baca Juga: Resmi Berlaku! SIM Digital Hadir di Indonesia, Kini Bisa Tunjukkan SIM Langsung dari HP
Salah satu temuan menarik dari survei ini adalah dominasi generasi Milenial dalam penggunaan internet. Kelompok ini mencatat tingkat penetrasi internet tertinggi dengan angka 90,34%, mengungguli Generasi Z yang berada di posisi kedua dengan 89,02%.
Data ini menunjukkan bahwa Milenial masih menjadi kelompok paling aktif dalam ekosistem digital Indonesia, baik untuk kebutuhan pekerjaan, hiburan, komunikasi, hingga aktivitas ekonomi berbasis online.
Dari sisi persebaran wilayah, Pulau Jawa masih menjadi pusat konsentrasi pengguna internet terbesar di Indonesia. Hal ini tidak lepas dari tingginya jumlah penduduk serta lebih meratanya pembangunan infrastruktur digital di wilayah tersebut dibandingkan kawasan lainnya.
Sementara itu, smartphone tetap menjadi perangkat utama masyarakat Indonesia untuk mengakses internet. Mayoritas pengguna tercatat menghabiskan waktu sekitar 4 hingga 6 jam per hari untuk berselancar di dunia maya, baik untuk media sosial, streaming, bekerja, belajar, maupun berbelanja online.
Baca Juga: Segera Berlaku! Beli Kartu SIM Baru Harus Scan Wajah Mulai Juli 2026
Meski angka penetrasi internet nasional terus meningkat, tantangan besar masih membayangi pemerataan akses digital di Indonesia. Kesenjangan infrastruktur antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil masih menjadi hambatan utama yang perlu segera diatasi.
Pemerataan jaringan internet yang cepat, stabil, dan terjangkau menjadi pekerjaan rumah besar agar transformasi digital dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia.(*)
Editor : Titin Wulandari