Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Studi Terbaru Ungkap 10 Profesi Paling Rentan Digantikan AI, Pekerja Berpendidikan Tinggi Justru Terdampak

Ali Sodiqin • Selasa, 14 April 2026 | 20:00 WIB
Studi terbaru ungkap 10 profesi paling rentan digantikan AI. Pekerja berpendidikan tinggi justru paling terdampak otomatisasi. (Ilustrasi ChatGPT Image)
Studi terbaru ungkap 10 profesi paling rentan digantikan AI. Pekerja berpendidikan tinggi justru paling terdampak otomatisasi. (Ilustrasi ChatGPT Image)

RADARBANYUWANGI.ID – Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan kian mengubah wajah dunia kerja.

Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa meski dampaknya terhadap lapangan kerja masih terbatas, sejumlah profesi kini mulai menunjukkan tingkat kerentanan tinggi terhadap otomatisasi.

Dilansir dari laman fastcompanybrasil.com, penelitian yang dilakukan oleh Anthropic ini menggunakan pendekatan berbeda dalam mengukur dampak AI, dengan menggabungkan penggunaan nyata di lapangan dan potensi teoritis teknologi.

Gunakan Metode “Paparan Nyata”

Dalam studi tersebut, peneliti memperkenalkan metode baru bernama observed exposure atau paparan nyata. Metode ini tidak hanya melihat kemampuan AI secara teoritis, tetapi juga mengukur sejauh mana teknologi tersebut benar-benar digunakan dalam pekerjaan sehari-hari.

Pendekatan ini dinilai lebih akurat karena menilai aktivitas yang sudah mulai diotomatisasi, bukan sekadar kemungkinan di masa depan.

Dengan metode ini, peneliti dapat memetakan profesi mana yang mulai terdampak dan mana yang masih relatif aman dari otomatisasi.

AI Masih Jauh dari Potensi Maksimal

Meski berkembang pesat, pemanfaatan AI saat ini masih jauh dari potensi maksimalnya.

Dalam bidang seperti komputasi dan matematika, AI secara teoritis mampu mengerjakan hampir seluruh tugas. Namun dalam praktiknya, teknologi ini baru mencakup sekitar sepertiga dari keseluruhan pekerjaan.

Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari regulasi, adaptasi perusahaan, hingga kebutuhan akan verifikasi manusia.

Ini 10 Profesi Paling Rentan Tergantikan AI

Dari ratusan pekerjaan yang dianalisis, terdapat 10 profesi yang dinilai paling rentan terhadap otomatisasi karena memiliki karakteristik tugas yang repetitif dan berbasis data:

Profesi tersebut cenderung melibatkan pekerjaan digital dan berbasis informasi, sehingga lebih mudah diotomatisasi oleh AI.

Pertumbuhan Karier Berpotensi Melambat

Studi ini juga menemukan korelasi antara tingkat paparan AI dengan pertumbuhan lapangan kerja.

Setiap kenaikan 10 persen tingkat paparan AI pada suatu profesi, diperkirakan akan menurunkan pertumbuhan pekerjaan sebesar 0,6 persen hingga tahun 2034.

Meski tergolong kecil, tren ini menunjukkan adanya dampak jangka panjang terhadap dinamika pasar tenaga kerja.

Pekerja Berpendidikan Tinggi Justru Lebih Terdampak

Temuan menarik lainnya adalah profil pekerja yang paling terdampak AI.

Berbeda dengan asumsi umum, profesi yang paling rentan justru diisi oleh pekerja dengan:

Hal ini menunjukkan bahwa AI lebih banyak menyasar pekerjaan berbasis kognitif, bukan pekerjaan fisik atau manual.

Belum Ada Lonjakan Pengangguran

Meski kekhawatiran meningkat, data menunjukkan bahwa hingga saat ini belum terjadi lonjakan signifikan dalam angka pengangguran akibat AI.

Sejak akhir 2022, tingkat pengangguran pada profesi yang terdampak masih relatif stabil. Namun, peneliti mengingatkan bahwa perubahan kecil mungkin sudah mulai terjadi secara perlahan.

Anak Muda Mulai Terdampak

Sinyal perubahan mulai terlihat pada kelompok usia muda, khususnya pekerja berusia 22 hingga 25 tahun.

Studi menunjukkan adanya penurunan sekitar 14 persen dalam perekrutan pada profesi yang memiliki paparan tinggi terhadap AI dibandingkan tahun 2022.

Meski belum signifikan secara statistik, tren ini menjadi peringatan awal bahwa peluang kerja bagi generasi muda bisa semakin kompetitif.

Masa Depan Dunia Kerja Masih Dinamis

Para peneliti menegaskan bahwa dampak AI terhadap dunia kerja masih belum sepenuhnya terlihat.

Namun, dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat, perubahan besar bisa terjadi dalam waktu singkat.

Studi ini diharapkan menjadi dasar untuk memantau dampak AI secara berkelanjutan, sehingga perubahan di pasar kerja dapat terdeteksi lebih dini. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#AI dan pekerjaan #profesi terdampak AI #otomatisasi kerja #studi Anthropic AI #masa depan kerja