Microsoft Rilis Copilot Cowork, Asisten AI Agentic yang Bisa Kerja Mandiri untuk Tingkatkan Produktivitas

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Rabu, 1 April 2026 | 13:24 WIB
Microsoft meluncurkan Copilot Cowork. (Microsoft)
Microsoft meluncurkan Copilot Cowork. (Microsoft)

RADARBANYUWANGI.ID - Microsoft resmi mulai mendistribusikan fitur terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Copilot Cowork kepada pengguna akses awal. Fitur ini dihadirkan melalui program Frontier, yakni skema early access bagi pelanggan Microsoft 365 Copilot untuk menjajal inovasi AI terbaru sebelum dirilis secara luas.

Sebelumnya, Copilot Cowork telah melalui tahap uji coba dalam fase Research Preview sejak awal Maret 2026 dengan jumlah pengguna terbatas. Kini, aksesnya diperluas secara bertahap melalui program tersebut.

Copilot Cowork merupakan fitur AI dengan kemampuan agentic yang memungkinkan sistem bekerja secara mandiri di latar belakang berdasarkan instruksi pengguna. Dengan pendekatan ini, AI tidak hanya merespons perintah, tetapi juga merancang dan mengeksekusi tugas secara menyeluruh.

Microsoft menjelaskan bahwa teknologi ini dirancang sebagai rekan kerja digital untuk meningkatkan produktivitas.

“Copilot Cowork bisa menjadi asisten atau rekan kerja AI yang membantu pengguna menyelesaikan berbagai skenario pekerjaan secara lebih efisien."

Melalui Copilot Cowork, pengguna cukup menjelaskan tujuan akhir pekerjaan. Sistem kemudian akan secara otomatis:

Fitur ini juga mendukung berbagai kebutuhan profesional, seperti perencanaan proyek, penjadwalan rapat, pembuatan laporan, hingga tinjauan anggaran rutin. Kemampuan multitasking memungkinkan pengguna menjalankan beberapa tugas sekaligus dalam satu tampilan terintegrasi.

Copilot Cowork dibangun menggunakan pendekatan multi-model AI yang menggabungkan teknologi dari Anthropic melalui konsep Claude Cowork serta model AI dari OpenAI.

Integrasi ini kemudian disatukan dalam ekosistem Copilot milik Microsoft.

“Pendekatan multi-model AI ini memungkinkan hasil kerja yang lebih adaptif dan cerdas dalam berbagai konteks pekerjaan,” tulis Microsoft.

Meski sudah tersedia untuk akses awal, perusahaan belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi Copilot Cowork untuk publik luas.

Selain Copilot Cowork, Microsoft juga memperbarui fitur Researcher di Copilot. Fitur ini kini mampu:

Dua fitur baru turut diperkenalkan, yaitu Critique dan Model Council. Critique memisahkan proses pembuatan dan evaluasi konten, di mana satu model AI membuat draf awal dan model lain bertindak sebagai pengulas.

Pendekatan ini terbukti meningkatkan kualitas riset. Microsoft mencatat skor benchmark DRACO naik sekitar 13,8 persen menjadi 57,4 poin.

“Metode pemisahan pembuatan dan evaluasi terbukti meningkatkan kualitas hasil riset secara signifikan,” ungkap Microsoft.

Sementara itu, Model Council memungkinkan pengguna membandingkan jawaban dari beberapa model AI secara berdampingan, lengkap dengan ringkasan perbedaan dan kesamaannya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
copilot cowork asisten ai agentic produktivitas microsoft