Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ancaman Mengintip Layar di Ruang Publik, Samsung Kenalkan Teknologi Privacy Display

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 12 Maret 2026 | 10:15 WIB

Samsung Galaxy S26 Ultra hadirkan Privacy Display.
Samsung Galaxy S26 Ultra hadirkan Privacy Display.

RADARBANYUWANGI.ID - Di era digital, ancaman terhadap privasi tidak hanya datang dari peretasan atau kebocoran data. Risiko lain yang kerap luput dari perhatian adalah kebocoran visual dari layar smartphone ketika digunakan di ruang publik.

Fenomena ini dikenal sebagai shoulder surfing, yaitu praktik mencuri informasi dengan mengintip layar perangkat orang lain saat mereka mengakses data sensitif, seperti PIN, kode OTP, atau pesan pribadi. Situasi tersebut sering terjadi tanpa disadari, terutama ketika seseorang menggunakan ponsel di tempat ramai seperti transportasi umum, bandara, kafe, atau restoran.

Untuk menjawab kekhawatiran tersebut, Samsung menghadirkan inovasi baru melalui fitur Privacy Display pada Galaxy S26 Ultra. Teknologi ini dirancang untuk melindungi privasi visual pengguna saat menggunakan smartphone di lingkungan terbuka.

Privacy Display bekerja dengan mengontrol pancaran cahaya layar hingga tingkat pixel. Saat fitur diaktifkan, layar tetap terlihat jelas bagi pengguna yang melihatnya dari depan, tetapi menjadi jauh lebih sulit dibaca dari sudut samping.

Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa teknologi ini menggunakan struktur pixel khusus.

“Waktu Privacy Display-nya non-aktif, Wide Pixel dan Narrow Pixel dua-duanya hidup. Tapi waktu Privacy Mode-nya aktif, si Wide Pixel akan dimatikan sehingga viewing angle-nya menyempit,” ujar Ilham dalam acara di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Samsung menyebut pengembangan teknologi ini dilakukan melalui riset konsumen dan pengujian selama lebih dari lima tahun. Hasilnya, layar tetap jernih bagi pengguna tanpa harus menggunakan lapisan tambahan seperti pelindung layar anti-intip yang sering membuat tampilan lebih gelap.

Menariknya, Privacy Display dapat diaktifkan secara manual melalui Quick Panel maupun secara otomatis melalui pengaturan kondisi tertentu, misalnya saat membuka aplikasi email kerja, aplikasi keuangan, atau ketika pengguna memasukkan PIN dan kata sandi.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Samsung Galaxy S26 Ultra