RADARBANYUWANGI.ID - Samsung secara resmi memperkenalkan Galaxy S26 Ultra sebagai ponsel pintar pertama yang menghadirkan teknologi perlindungan layar hingga ke tingkat piksel melalui fitur bernama Privacy Display.
Inovasi ini merupakan hasil pengembangan selama lebih dari lima tahun dan dirancang untuk menjawab kekhawatiran masyarakat yang semakin tinggi terhadap kebocoran data pribadi di ruang publik.
Privacy Display bekerja dengan membatasi sudut pandang layar sehingga konten yang ditampilkan hanya dapat dilihat dari arah depan secara langsung.
Layar tetap terlihat jernih dan tajam bagi pemilik ponsel, namun tampak gelap atau kabur dari sudut samping.
Teknologi ini bekerja dengan memanipulasi kecerahan dan kontras pada tingkat piksel untuk menciptakan efek penggelapan dari sudut tertentu, jauh lebih presisi dibandingkan pelindung layar fisik konvensional yang dijual terpisah.
Fitur ini menjadi solusi nyata untuk ancaman shoulder surfing, pengintaian layar secara langsung oleh orang di sekitar, yang kerap terjadi saat pengguna mengakses kata sandi atau melakukan transaksi finansial di tempat umum seperti transportasi umum, kafe, atau antrean pembayaran.
Pengguna memiliki kendali penuh melalui Quick Settings untuk memilih tingkat proteksi, mulai dari perlindungan sebagian hingga maksimal.
Fitur ini juga dapat diatur untuk aktif otomatis pada aplikasi tertentu seperti email kantor atau saat membuka aplikasi perbankan, termasuk melindungi notifikasi sensitif yang muncul tiba-tiba agar tidak terbaca dari sudut samping.
Samsung Galaxy S26 Series tersedia dalam berbagai pilihan warna mulai dari Titanium Black hingga Sky Blue.
Galaxy S26 Ultra berkapasitas 1TB dibanderol seharga Rp31.999.000, sementara varian standar Galaxy S26 dimulai dari Rp16.499.000.
Masa pemesanan telah dibuka bagi konsumen yang ingin merasakan standar baru keamanan layar di industri ponsel pintar.
Editor : Lugas Rumpakaadi