RADARBANYUWANGI.ID - Di tengah tren kenaikan harga perangkat teknologi global, Apple justru mengambil langkah yang cukup mengejutkan.
Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat tersebut mulai menghadirkan perangkat dengan harga lebih terjangkau melalui sejumlah peluncuran produk terbaru mereka.
Langkah ini terlihat dalam acara peluncuran produk yang digelar pada 4 Maret 2026. Dalam acara tersebut, Apple memperkenalkan beberapa perangkat baru.
Menariknya, produk yang paling banyak menarik perhatian justru perangkat dengan banderol harga paling ekonomis.
Dua produk yang menjadi sorotan utama adalah laptop hemat terbaru bernama MacBook Neo serta ponsel entry-level terbaru, iPhone 17e.
Peluncuran ini menandai perubahan strategi Apple yang selama ini dikenal memasarkan perangkat premium dengan harga tinggi.
Apple Luncurkan Sejumlah Perangkat Baru
Selain MacBook Neo dan iPhone 17e, Apple juga memperkenalkan sejumlah perangkat lain.
Di antaranya adalah generasi terbaru iPad Air, laptop MacBook Air terbaru, serta seri MacBook Pro yang juga mendapatkan pembaruan.
Tak hanya itu, Apple turut menghadirkan beberapa monitor baru yang melengkapi lini perangkat komputasi mereka.
Tim teknologi dari Wirecutter bahkan hadir langsung dalam acara peluncuran di New York untuk mencoba berbagai perangkat tersebut secara langsung.
Meski demikian, performa sebenarnya dari produk-produk tersebut masih harus menunggu pengujian lebih mendalam sebelum dapat disimpulkan secara komprehensif.
MacBook Neo, Laptop Apple Paling Murah
Salah satu perangkat yang paling mencuri perhatian adalah MacBook Neo. Laptop ini disebut-sebut sebagai MacBook baru paling murah yang pernah diluncurkan Apple dalam beberapa tahun terakhir.
MacBook Neo dibanderol mulai dari 599 dolar AS atau sekitar Rp10.060.000 – Rp10.120.000 untuk konfigurasi dasar. Versi ini menggunakan prosesor A18 Pro dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB.
Sementara varian yang lebih tinggi dihargai 699 dolar AS, kira-kira setara sekitar Rp11,7 juta.
Perbedaannya terletak pada kapasitas penyimpanan yang meningkat menjadi 512 GB serta tambahan fitur keamanan Touch ID.
Untuk menekan harga, Apple tampaknya melakukan sejumlah penyesuaian pada perangkat ini.
MacBook Neo hanya dilengkapi dua port USB-C tanpa dukungan Thunderbolt. Layarnya juga terlihat lebih sederhana dibandingkan seri MacBook lainnya.
Selain itu, Apple juga menggunakan trackpad mekanis, bukan trackpad haptic seperti pada MacBook premium.
Beberapa komponen lain juga dirancang lebih sederhana demi menjaga harga tetap kompetitif.
Meski begitu, perangkat ini tetap menawarkan pengalaman ekosistem Apple yang menjadi daya tarik utama bagi banyak pengguna.
MacBook Air M5 Hadir dengan Performa Lebih Kencang
Di sisi lain, Apple juga memperkenalkan generasi terbaru laptop populer mereka, yakni M5 MacBook Air.
Laptop ini dibanderol mulai dari 1.099 dolar AS atau sekitar Rp16,7 juta – Rp16,9 juta dan hadir dengan peningkatan spesifikasi yang cukup signifikan.
MacBook Air M5 dilengkapi RAM 16 GB serta penyimpanan internal 512 GB yang jauh lebih cepat.
Selain itu, perangkat ini juga memiliki layar yang lebih besar dan lebih terang, kamera web yang lebih baik, serta peningkatan konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth.
Apple juga menambahkan lebih banyak speaker, dukungan Thunderbolt 4, serta pengisi daya yang lebih cepat untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Harga MacBook Air generasi terbaru ini sekitar 100 dolar AS lebih mahal dibandingkan model tahun sebelumnya.
Sejumlah pengamat teknologi menilai kenaikan harga tersebut kemungkinan berkaitan dengan strategi Apple menghadirkan MacBook Neo sebagai opsi yang lebih ekonomis.
Alternatif MacBook Air M4 Masih Tersedia
Bagi konsumen yang ingin perangkat lebih terjangkau namun tetap memiliki performa tinggi, Apple juga masih menyediakan pilihan lain, yaitu M4 MacBook Air.
Laptop ini dibanderol sekitar 1.000 dolar AS atau sekitar Rp16.800.000. Meski menggunakan prosesor yang sedikit lebih lambat dibandingkan M5, performanya masih lebih cepat dibandingkan MacBook Neo.
Dari sisi spesifikasi lain, MacBook Air M4 tidak memiliki perbedaan signifikan dengan generasi terbaru.
Strategi Apple Hadapi Persaingan Gadget
Peluncuran perangkat dengan harga lebih ramah kantong ini dinilai sebagai langkah strategis Apple untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas.
Selama ini, produk Apple dikenal berada di kelas premium dengan harga relatif tinggi dibandingkan kompetitornya.
Dengan menghadirkan perangkat lebih terjangkau seperti MacBook Neo dan iPhone 17e, Apple berpotensi menarik pengguna baru yang sebelumnya menganggap perangkat Apple terlalu mahal.
Di tengah meningkatnya harga gadget global, strategi tersebut juga dapat menjadi cara Apple mempertahankan daya saing di pasar teknologi yang semakin ketat.
Ke depan, menarik untuk melihat bagaimana respons pasar terhadap langkah Apple ini—apakah strategi menghadirkan perangkat lebih terjangkau mampu memperluas ekosistem pengguna mereka di seluruh dunia. (*)
Editor : Ali Sodiqin