RADARBANYUWANGI.ID - Pasar kendaraan niaga listrik Indonesia resmi kedatangan pemain baru. Melalui PT Arista Auto Elektrindo, Arista Group memperkenalkan merek Farizon sekaligus meluncurkan produk perdananya, Farizon SV, untuk pasar nasional.
Peluncuran ini menandai kolaborasi global antara Arista Group dengan Zhejiang Farizon New Energy Commercial Vehicle Group (Farizon Auto), anak usaha Geely Holding Group, dalam menghadirkan solusi kendaraan niaga listrik yang siap digunakan pelaku usaha di Tanah Air.
Director PT Arista Auto Elektrindo, Christoforus Ronny Ng, menegaskan bahwa Farizon tidak sekadar hadir sebagai konsep kendaraan masa depan, melainkan solusi nyata yang sudah siap menunjang operasional bisnis.
“Kolaborasi ini merupakan komitmen Arista Group untuk menghadirkan kendaraan niaga listrik yang relevan dengan kebutuhan operasional bisnis saat ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (24/1/2026).
Farizon SV, Van Listrik Siap Pakai untuk Bisnis
Model yang diperkenalkan adalah Farizon SV, kendaraan niaga listrik berbentuk van yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas bisnis.
Kendaraan ini mengedepankan efisiensi kerja, keandalan operasional, dan kenyamanan pengemudi, menjadikannya solusi mobilitas komersial modern.
Farizon SV dipasarkan dengan harga Rp 698 juta on the road (OTR) Jakarta. Segmen yang dibidik cukup luas, mulai dari layanan shuttle bus, kendaraan operasional perusahaan, hingga transportasi komersial berkapasitas besar.
Dengan konfigurasi 16 kursi, Farizon SV menawarkan ruang kabin yang lega dengan tata letak ergonomis.
Tersedia pula bagasi belakang luas yang mampu menampung barang bawaan, mendukung kebutuhan transportasi penumpang maupun logistik ringan.
Keunggulan lain terletak pada desain tanpa pilar B, sehingga akses keluar-masuk kabin melalui pintu samping menjadi lebih lapang dan praktis, tanpa mengorbankan kekuatan struktur bodi yang telah memenuhi standar keselamatan Eropa.
Dibekali Teknologi Global Geely
Dari sisi teknologi, Farizon SV dikembangkan menggunakan arsitektur GXA-M, bagian dari Geely Global Modular Architecture.
Struktur bodinya memadukan material aluminium dan baja berkekuatan tinggi, dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal bagi penumpang dan pengemudi.
Kendaraan ini dibekali 30 fitur keselamatan dan sistem bantuan berkendara, mencakup teknologi pengereman canggih, kontrol stabilitas, hingga fitur bantuan aktif yang dirancang untuk penggunaan operasional intensif harian.
Soal performa, Farizon SV mengandalkan motor listrik bertenaga hingga 170 kW dengan torsi puncak 336 Nm.
Konfigurasi ini memberikan respons cepat, stabilitas optimal, serta efisiensi energi yang mendukung penggunaan jangka panjang.
Farizon SV juga dirancang mampu membawa daya angkut besar, tetap stabil di berbagai kondisi jalan, dan telah melalui serangkaian pengujian operasional global sebelum dipasarkan di Indonesia.
Indonesia Pasar Strategis Farizon
CEO Farizon Auto International Company, Mr. Cook Xue, menyebut Indonesia sebagai pasar strategis dalam pengembangan kendaraan niaga listrik Farizon di kawasan Asia Tenggara.
“Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi Farizon. SV dirancang untuk langsung digunakan dalam operasional bisnis dengan menawarkan efisiensi, keandalan, serta nilai ekonomis jangka panjang,” ujarnya.
Bagi konsumen yang berminat, pemesanan Farizon SV telah dibuka melalui jaringan diler Farizon Arista yang saat ini beroperasi di Tebet (Jakarta) dan Bandung.
Kehadiran Farizon SV mempertegas langkah Arista Group dan Geely Holding Group dalam mendukung transisi kendaraan ramah lingkungan, sekaligus membuka babak baru kendaraan niaga listrik di Indonesia. (*)
Editor : Ali Sodiqin