RADARBANYUWANGI.ID - WhatsApp kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga keamanan dan privasi pengguna dengan meluncurkan fitur baru bernama Strict Account Settings atau Pengaturan Akun Ketat.
Fitur ini dirancang sebagai lapisan perlindungan ekstra, khususnya bagi pengguna dengan tingkat risiko keamanan yang tinggi terhadap serangan siber.
Langkah ini menegaskan posisi WhatsApp sebagai platform komunikasi yang terus beradaptasi dengan ancaman digital yang semakin kompleks, seperti phishing, spam, hingga upaya pengambilalihan akun secara ilegal.
Apa Itu Strict Account Settings di WhatsApp?
Strict Account Settings adalah mode keamanan khusus yang menerapkan sistem “lockdown” pada berbagai pengaturan akun.
Saat diaktifkan, seluruh konfigurasi keamanan akan dikunci ke tingkat paling ketat guna meminimalkan potensi penyalahgunaan akun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Fitur ini menyasar pengguna dengan profil publik atau kepentingan strategis, seperti jurnalis, tokoh publik, aktivis, hingga pejabat pemerintahan, yang kerap menjadi target utama serangan digital.
Pembatasan Komunikasi dari Nomor Asing
Salah satu aspek terpenting dari Strict Account Settings adalah pembatasan interaksi dengan nomor yang tidak dikenal.
WhatsApp secara otomatis akan:
- Memblokir file media dan lampiran dari nomor yang tidak tersimpan di kontak
- Membatasi pesan massal dari nomor asing untuk mencegah spam
- Membisukan panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal
Kebijakan ini bertujuan mengurangi risiko penyebaran malware, penipuan berkedok pesan massal, serta gangguan komunikasi yang tidak diinginkan.
Perlindungan dari Phishing dan Tautan Berbahaya
Untuk mengantisipasi serangan phishing, WhatsApp menonaktifkan pratinjau tautan (link preview) dari nomor asing.
Dengan demikian, pengguna tidak akan langsung melihat tampilan visual atau deskripsi tautan yang berpotensi menyesatkan.
Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah pengguna mengklik tautan berbahaya yang kerap disamarkan sebagai pesan penting atau darurat.
Privasi Akun Dikunci Lebih Ketat
Strict Account Settings juga memperketat pengaturan privasi akun. Informasi pribadi pengguna, seperti:
- Terakhir dilihat
- Status online
- Foto profil
Informasi “Tentang” hanya dapat diakses oleh kontak yang telah disimpan.
Dengan pembatasan ini, pihak asing tidak dapat memantau aktivitas atau mengumpulkan informasi pribadi pengguna untuk tujuan tertentu.
Undangan Grup Lebih Terkontrol
Fitur keamanan ini turut membatasi siapa saja yang dapat menambahkan pengguna ke dalam grup WhatsApp.
Hanya kontak tertentu atau pihak yang telah mendapat izin yang dapat mengirim undangan grup.
Pengaturan ini mencegah pengguna dimasukkan secara sepihak ke dalam grup tidak dikenal yang berpotensi mengandung spam atau konten berbahaya.
Verifikasi Dua Langkah Aktif Otomatis
Saat Strict Account Settings diaktifkan, two-step verification akan menyala secara otomatis.
Fitur ini menambahkan lapisan keamanan tambahan berupa PIN, sehingga akun tidak mudah diambil alih meskipun kartu SIM berpindah tangan.
Aktivasi otomatis ini memastikan tidak ada celah keamanan akibat kelalaian pengguna dalam mengatur perlindungan dasar.
Notifikasi Perubahan Kode Keamanan
WhatsApp juga menghadirkan sistem peringatan keamanan.
Pengguna akan menerima notifikasi apabila kode enkripsi keamanan kontak lawan bicara berubah, misalnya karena pergantian perangkat atau instal ulang aplikasi.
Peringatan ini berfungsi sebagai sinyal kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan identitas keamanan, sehingga pengguna dapat memastikan kembali keaslian kontak tersebut.
Siapa yang Paling Diuntungkan dari Fitur Ini?
WhatsApp menegaskan bahwa Strict Account Settings sangat direkomendasikan bagi pengguna dengan tingkat risiko keamanan tinggi.
Meski demikian, fitur ini juga relevan bagi siapa saja yang menginginkan kontrol privasi dan keamanan akun yang lebih maksimal dalam aktivitas komunikasi sehari-hari.
Editor : Lugas Rumpakaadi