RADARBANYUWANGI.ID - Jeep kembali menegaskan dominasinya di dunia kendaraan petualang dengan meluncurkan Jeep Recon EV 2026, SUV listrik murni (electric vehicle/EV) pertama dari merek legendaris asal Amerika Serikat tersebut yang secara khusus dirancang untuk penjelajahan off-road ekstrem.
Peluncuran ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Jeep dalam menggabungkan DNA petualangan klasik dengan teknologi mobilitas listrik masa depan.
Recon EV bukan sekadar SUV listrik biasa. Model ini dirancang untuk tetap mempertahankan reputasi Jeep sebagai kendaraan penakluk medan berat, sekaligus menjawab tuntutan global akan kendaraan ramah lingkungan.
Tak heran, Jeep menyematkan sertifikasi ikonis “Trail Rated”, sebuah label yang hanya diberikan pada kendaraan dengan kemampuan off-road teruji di berbagai kondisi ekstrem.
Performa Brutal, Tenaga 650 HP dan Torsi 840 Nm
Di balik tampilannya yang gagah, Jeep Recon EV 2026 dibekali arsitektur listrik 400-volt yang menghasilkan tenaga gabungan hingga 650 tenaga kuda (hp) dan torsi puncak 840 Nm.
Angka ini menjadikan Recon EV sebagai salah satu SUV listrik off-road paling bertenaga di kelasnya.
Performa tersebut memungkinkan akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu sekitar 3,6 detik, sebuah pencapaian impresif untuk SUV berkarakter off-road.
Kombinasi tenaga instan motor listrik dan sistem penggerak empat roda khas Jeep memastikan performa tetap optimal, baik di jalan raya maupun medan berbatu, berlumpur, hingga tanjakan ekstrem.
Baterai 100 kWh, Jarak Tempuh 400 Km
Untuk menopang performanya, Jeep Recon EV dibekali baterai berkapasitas 100 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 400 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Jeep juga menyematkan fitur DC fast charging, yang memungkinkan pengisian dari 5 persen hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit, memberikan kepraktisan bagi petualang jarak jauh.
Teknologi ini membuat Recon EV tidak hanya bertenaga, tetapi juga fungsional untuk penggunaan harian maupun ekspedisi alam bebas.
Kemampuan Off-Road Ekstrem Tetap Jadi DNA Utama
Sebagai SUV Jeep sejati, Recon EV dirancang untuk menaklukkan medan berat.
Kendaraan ini dibekali ban all-terrain berukuran 33 inci, ground clearance 23 sentimeter, serta sistem penguncian diferensial elektronik belakang (e-locker) yang memastikan traksi maksimal di permukaan licin dan tidak rata.
Seluruh sistem tersebut bekerja selaras untuk menghadirkan kontrol, stabilitas, dan daya cengkeram optimal, menjadikan Recon EV sebagai SUV listrik yang benar-benar siap diajak bertualang tanpa kompromi.
Desain Agresif dengan Konsep Open-Air Freedom
Dari sisi desain, Jeep Recon EV 2026 tampil lebih agresif, gagah, modern, dan futuristis, namun tetap mempertahankan identitas khas Jeep.
Fitur ikonis “open-air freedom” tetap dipertahankan, di mana pintu, jendela, dan kaca belakang dapat dilepas dengan mudah.
Fitur ini memberikan sensasi berkendara terbuka yang imersif, menghadirkan pengalaman menyatu dengan alam—sebuah ciri khas yang jarang dimiliki SUV listrik lainnya.
Interior Canggih dengan Teknologi Terkini
Masuk ke dalam kabin, Jeep Recon EV menyuguhkan nuansa modern dan premium.
Pengemudi dimanjakan dengan layar sentuh Uconnect 5 berukuran 14,5 inci, yang diklaim sebagai yang terbesar di kelasnya.
Selain itu, tersedia kluster instrumen digital 12,3 inci yang menampilkan informasi kendaraan secara lengkap dan intuitif.
Fitur konektivitas, navigasi off-road, hingga sistem bantuan pengemudi terkini disematkan untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan selama berkendara.
Harga dan Prediksi Masuk Indonesia
Untuk pasar global, Jeep Recon EV 2026 dibanderol mulai sekitar USD 65.000 untuk varian peluncuran Moab, atau setara Rp1 miliar.
Namun, apabila masuk ke Indonesia, harganya diprediksi akan jauh lebih tinggi akibat pajak impor, bea masuk, serta pajak kendaraan mewah.
Meski demikian, kehadiran Recon EV diyakini akan menjadi simbol prestise sekaligus pilihan utama bagi pecinta SUV listrik premium berkarakter off-road di Tanah Air.
Produksi Dimulai Awal 2026
Jeep memastikan produksi massal Recon EV 2026 akan dimulai pada awal 2026 di pabrik Toluca, Meksiko.
Model ini digadang-gadang siap mendefinisikan ulang segmen SUV listrik bagi para petualang sejati yang menginginkan performa ekstrem tanpa meninggalkan komitmen terhadap lingkungan.
Dengan kombinasi tenaga buas, teknologi modern, dan warisan off-road legendaris, Jeep Recon EV 2026 menjadi bukti bahwa masa depan kendaraan listrik tetap bisa tampil liar dan penuh adrenalin. (*)
Editor : Ali Sodiqin