RADARBANYUWANGI.ID - Organisasi riset keberlanjutan Corporate Knights Inc kembali merilis daftar tahunan Global 100, sebuah pemeringkatan perusahaan besar dunia yang dinilai unggul dalam standar pendapatan dan investasi berkelanjutan. Pada edisi 2026, Ricoh kembali mencatatkan prestasi dengan masuk ke dalam daftar bergengsi tersebut untuk ke-14 kalinya, menegaskan konsistensi komitmen perusahaan terhadap praktik bisnis berkelanjutan.
Corporate Knights menyusun pemeringkatan Global 100 berdasarkan data publik dari lebih dari 8.000 perusahaan di seluruh dunia yang memiliki pendapatan tahunan di atas US$1 miliar. Penilaian ini mencakup berbagai indikator, mulai dari pendapatan berkelanjutan, investasi berkelanjutan, hingga pertumbuhan pendapatan berkelanjutan. Hasil akhirnya diumumkan secara resmi dalam World Economic Forum Annual Meeting yang diselenggarakan di Swiss.
Posisi Ricoh di Sektor Teknologi Informasi
Dalam daftar Global 100 tahun 2026, Ricoh menempati peringkat ke-19 di sektor teknologi informasi serta peringkat ketiga dalam kategori komputer dan periferal. Corporate Knights memberikan nilai C+ kepada Ricoh berdasarkan metodologi penilaian terbaru yang digunakan pada tahun ini.
Perlu dicatat, pada 2026 Corporate Knights melakukan perubahan signifikan dalam pembobotan skor. Sekitar sepertiga nilai perusahaan kini ditentukan oleh “sustainable revenue momentum”, yaitu seberapa cepat perusahaan meningkatkan pendapatan dari aktivitas berkelanjutan. Dengan metode ini, Ricoh berada di peringkat 87, turun dibandingkan posisi 51 pada tahun 2025. Meski demikian, kehadiran Ricoh dalam daftar Global 100 tetap menunjukkan kinerja keberlanjutan yang solid secara keseluruhan.
Tantangan Industri Elektronik dan Upaya Ricoh
Industri elektronik tidak dapat dipisahkan dari dampak lingkungan, mulai dari penggunaan energi hingga limbah produksi. Namun, pemeringkatan Global 100 bertujuan menyoroti perusahaan yang secara aktif berupaya mengurangi dan menyeimbangkan dampak tersebut.
Ricoh menyatakan tengah menjalankan strategi jangka panjang menuju nol emisi dengan target penggunaan 100% energi terbarukan pada tahun 2030. Melalui inisiatif ini, perusahaan menargetkan pengurangan emisi hingga 90% dibandingkan tingkat emisi tahun 2015. Langkah tersebut menjadi fondasi utama dalam transformasi keberlanjutan Ricoh secara global.
Keberlanjutan di Produk dan Tata Kelola Perusahaan
Penilaian Corporate Knights melihat kinerja perusahaan secara menyeluruh, bukan hanya pada lini produk tertentu seperti kamera. Meski demikian, Ricoh juga menunjukkan pendekatan ramah lingkungan pada produknya. Contohnya, kamera kompak Ricoh GR IV menggunakan kemasan ramah lingkungan, sebuah praktik yang telah diterapkan sejak generasi awal seri GR Digital.
Selain itu, Ricoh mengintegrasikan indikator ESG (Environmental, Social, and Governance) ke dalam skema kompensasi para eksekutifnya. Pendekatan ini menegaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga bagian dari sistem tata kelola dan pengambilan keputusan perusahaan.
Pengakuan Global yang Konsisten
Masuknya Ricoh ke dalam Global 100 bukanlah satu-satunya pengakuan internasional yang diraih perusahaan. Sebelumnya, Ricoh juga tercatat dalam Time World’s Most Sustainable Companies serta meraih penghargaan Energy Star Partner of the Year. Rangkaian pencapaian ini memperkuat posisi Ricoh sebagai perusahaan teknologi yang serius mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnisnya.
Dengan rekam jejak tersebut, Ricoh menunjukkan bahwa inovasi teknologi dan tanggung jawab lingkungan dapat berjalan beriringan, sekaligus menjadi contoh bagi perusahaan global lainnya dalam menghadapi tantangan keberlanjutan di masa depan.
Editor : Lugas Rumpakaadi