RADARBANYUWANGI.ID - Menjelang awal 2026, bocoran mengenai Samsung Galaxy S26 series semakin ramai beredar.
Informasi terbaru tidak hanya menyinggung desain dan performa, tetapi juga aksesori baru, teknologi pengisian daya, hingga gebrakan besar Samsung dalam integrasi kecerdasan buatan.
Meskipun belum dikonfirmasi secara resmi, serangkaian temuan dari changelog One UI 8.5, dokumen sertifikasi, hingga laporan para pembocor teknologi memberikan gambaran awal tentang seperti apa generasi terbaru Galaxy S ini dibangun.
Desain Baru Galaxy S26 Berbasis Bocoran One UI 8.5
Changelog One UI 8.5 yang mulai diuji coba melalui program beta memuat beberapa render yang diyakini sebagai bentuk awal dari Galaxy S26 series.
Tiga perangkat dengan nama kode M1, M2, dan M3 muncul dalam dokumen tersebut.
Berdasarkan bocoran sebelumnya, M1 dan M2 merepresentasikan Galaxy S26 serta Galaxy S26 Plus, sementara M3 mengacu pada Galaxy S26 Ultra.
Render ini identik dengan bocoran dari tipster @OnLeaks yang beredar pada Oktober lalu.
Seluruh varian tampak mengadopsi modul kamera oval baru, mirip dengan desain Galaxy Z Fold 7.
Khusus model Ultra, terlihat dua lubang tambahan yang kemungkinan besar diperuntukkan bagi kamera keempat serta sensor laser Autofocus.
Fast Charging Lebih Cepat untuk Seluruh Varian
One UI 8.5 juga menyinggung adanya peningkatan kecepatan pengisian daya kabel dan nirkabel.
Meski belum ada angka pasti, bocoran sebelumnya menyebut Galaxy S26 Ultra mungkin mendukung pengisian kabel 60W, lebih cepat dari 45W pada Galaxy S25 Ultra.
Pengisian nirkabel juga dikabarkan naik menjadi 25W.
Varian reguler dalam seri sebelumnya hanya mencapai 25W, sehingga peningkatan pada generasi S26 berpotensi menjadi langkah signifikan dalam kompetisi pasar flagship.
Spesifikasi Kamera dan Performa Galaxy S26 Ultra
Rumor mengenai spesifikasi Galaxy S26 Ultra turut mengemuka.
Perangkat ini diperkirakan akan:
- Mempertahankan kamera utama 200 MP
- Membawa kamera ultrawide 50 MP
- Mengusung telefoto 10 MP dengan 3x optical zoom
- Menawarkan satu telefoto tambahan dengan 5x optical zoom
Di sektor performa, Galaxy S26 Ultra diprediksi mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, chipset unggulan yang diluncurkan pada September 2025.
Namun, beberapa sumber menyebutkan kemungkinan hadirnya varian Exynos 2600, meskipun jumlah produksinya terbatas.
Ukuran layar diperkirakan tetap di kisaran 6,9 inci, namun sedikit lebih besar dari pendahulunya.
Kapasitas Baterai: Antara 4855 mAh hingga 5200 mAh
Rumor terkait kapasitas baterai menunjukkan adanya perbedaan informasi.
Beberapa laporan dari Tiongkok menyebut kapasitas 5200 mAh, sedangkan dokumen sertifikasi China mencatat angka 4855 mAh, yang kemungkinan merupakan kapasitas minimum.
Dengan demikian, kapasitas nominal untuk pemasaran mungkin tetap berada di sekitar 5000 mAh, namun peningkatan tetap dianggap wajar mengingat stagnasi beberapa generasi terakhir.
Aksesori Magnetik Qi2 Pertama di Ekosistem Samsung
Salah satu bocoran paling menarik adalah kemunculan Magnet Wireless Battery Pack dalam daftar Wireless Power Consortium.
Aksesori ini menjadi baterai magnetik pertama Samsung dengan standar Qi2.1.0 berdaya 15W.
Yang membuatnya unik adalah desain tidak simetris yang dirancang untuk menghindari modul kamera belakang, permasalahan yang sering mengganggu aksesori magnetik pada perangkat Galaxy sebelumnya.
Jika benar, Galaxy S26 bisa menjadi seri pertama Samsung dengan magnet terintegrasi langsung dalam bodi perangkat, tanpa perlu casing tambahan.
Gebrakan AI: Integrasi Bixby dengan Perplexity
Samsung juga dikabarkan menyiapkan pembaruan besar untuk Bixby, yang selama ini kalah bersaing dengan Siri, Gemini, dan Alexa.
Perusahaan disebut menjalin kerja sama dengan Perplexity AI, pesaing kuat OpenAI dan Google DeepMind.
Dalam penggunaan sehari-hari, Bixby akan tetap menangani perintah sederhana.
Namun untuk tugas kompleks, seperti pencarian informasi atau pemrosesan data internet, Perplexity akan mengambil alih.
Kolaborasi ini disebut sebagai langkah penting Samsung untuk memperkuat posisi Bixby dalam ekosistem AI global.
Strategi Chipset Baru: Exynos Hanya untuk Pasar Korea
Samsung kembali melakukan penyesuaian strategi chipset.
Beberapa laporan menyebut bahwa Exynos 2600 hanya akan digunakan di Korea Selatan, sementara pasar global, termasuk Eropa, akan mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 sepenuhnya.
Keputusan ini diyakini sebagai respons atas tantangan produksi 3nm dan kritik historis terkait performa Exynos.
Dengan distribusi terbatas, Samsung dapat menguji teknologi barunya secara lebih terkontrol.
Perkiraan Peluncuran
Samsung diperkirakan akan memperkenalkan Galaxy S26 series dalam acara Galaxy Unpacked 2026 yang digelar pada 25 Februari 2026 di San Francisco.
Hingga pengumuman resmi dirilis, seluruh informasi ini masih berstatus bocoran yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Editor : Lugas Rumpakaadi