RADARBANYUWANGI.ID - Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra menyebabkan kerusakan infrastruktur, termasuk terputusnya jaringan komunikasi di berbagai daerah.
Menyikapi kondisi tersebut, pendiri SpaceX, Elon Musk, mengumumkan pemberian layanan internet gratis Starlink bagi daerah yang paling terdampak.
Kebijakan ini diberlakukan tanpa tujuan komersial dan menjadi bagian dari program bantuan kemanusiaan Starlink yang juga diterapkan pada bencana besar di negara lain.
Program bantuan ini diprioritaskan untuk wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang mengalami kerusakan jaringan parah.
Melalui layanan internet satelit, Starlink berupaya mempercepat pemulihan komunikasi warga serta membantu koordinasi penanganan bencana.
Selain bantuan dari pihak swasta, Kepolisian Republik Indonesia melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi turut mengerahkan delapan perangkat akses internet ke titik banjir di utara Sumatra.
Perangkat tersebut dipasang di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sebagai solusi darurat agar warga dapat kembali terhubung dengan keluarga.
Warga di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, misalnya, telah kembali berkomunikasi setelah sebelumnya empat hari terisolasi tanpa sinyal.
Skema Bantuan Internet Gratis Starlink
Starlink menetapkan mekanisme yang berbeda untuk pelanggan aktif, pengguna yang menonaktifkan layanan, serta warga yang baru ingin mendaftar.
Semua skema ini dirancang agar proses pemanfaatan layanan dapat berjalan mudah dan cepat di tengah kondisi darurat.
Pelanggan Aktif di Wilayah Terdampak
Pelanggan yang sudah menggunakan Starlink sebelum banjir akan otomatis menerima kredit layanan di akun mereka.
Tidak diperlukan pengajuan ataupun langkah tambahan lainnya.
Pelanggan yang Menjeda atau Terkena Penangguhan Layanan
Pengguna yang sebelumnya menjeda atau mengalami penangguhan juga berhak memperoleh layanan gratis.
Mereka cukup mengaktifkan kembali koneksi di alamat terdampak banjir.
Layanan gratis berlaku hingga akhir Desember.
Pendaftaran untuk Pelanggan Baru
Warga di wilayah banjir yang belum pernah menggunakan Starlink dapat mendaftar dan kemudian mengajukan permohonan untuk dimasukkan ke program bantuan.
Langkah-langkah yang harus dilakukan:
- Membuka situs resmi Starlink Indonesia di starlink.com.
- Memilih opsi residensial dan memasukkan alamat layanan di Sumatra untuk memeriksa ketersediaan.
- Memilih paket layanan yang tersedia.
- Mengisi data diri, alamat pengiriman, dan metode pembayaran sesuai panduan.
- Setelah layanan aktif, membuat tiket dukungan dengan judul “Indonesia Flood Support”.
Jika menghadapi kendala, pengguna dapat menghubungi layanan bantuan Starlink melalui email, telepon, atau WhatsApp yang telah disediakan.
Dukungan Pemerintah dan Aparat di Lapangan
Pemerintah daerah bersama BNPB, TNI, Polri, serta instansi lain turut membantu pendistribusian perangkat Starlink ke posko pengungsian dan area terdampak.
Langkah ini diharapkan mempercepat pemulihan konektivitas di wilayah yang sebelumnya terisolasi.
Polri, misalnya, telah mengoperasikan akses Wi-Fi darurat di beberapa titik.
Warga menyampaikan rasa syukur dan antusiasme karena akhirnya dapat menghubungi keluarga setelah berhari-hari tidak ada sinyal.
Fasilitas internet tersebut akan beroperasi hingga jaringan komunikasi lokal kembali stabil.
Editor : Lugas Rumpakaadi