RADARBANYUWANGI.ID - Industri smartphone Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran dua ponsel flagship killer terbaru yakni Poco F7 dan iQOO Neo 10.
Kedua perangkat ini menawarkan spesifikasi tinggi, performa luar biasa, dan harga yang tetap bersahabat di kisaran Rp 5,5 juta hingga Rp 6 juta. Apa saja yang ditawarkan masing-masing perangkat dan mana yang paling layak untuk dipilih?
Performa Gahar Kelas Flagship
Poco F7 mengusung Snapdragon 8s Gen 4, chipset 4nm dari TSMC dengan arsitektur all-big-core, yang diklaim mampu memberikan peningkatan performa CPU hingga 31 persen dan GPU 49 persen dibanding generasi sebelumnya.
Tak hanya itu, Poco F7 juga dibekali RAM 12 GB LPDDR5X dan penyimpanan 512 GB UFS 4.1, memastikan kelancaran multitasking dan gaming berat.
Di sisi lain, iQOO Neo 10 tampil beda dengan konsep dual chipset, yakni Snapdragon 8s Gen 4 + chip tambahan Supercomputing Q1 khusus untuk gaming.
Kombinasi ini memungkinkan gameplay hingga 144 fps, cocok untuk gamer yang mengejar performa tinggi tanpa lag.
Ditambah dengan RAM hingga 16 GB, ponsel ini siap menangani skenario pemakaian ekstrem.
Layar Imersif Berkualitas Tinggi
Poco F7 menawarkan layar AMOLED 6,83 inci 1.5K dengan refresh rate 120Hz dan touch sampling rate 480Hz.
Teknologi Dolby Vision, HDR10+, dan kecerahan puncak 3200 nits membuatnya unggul dalam menampilkan konten multimedia, bahkan di bawah sinar matahari.
Fitur PWM dimming 3840Hz dan Gorilla Glass 7i juga menjamin kenyamanan serta ketahanan layar.
Sementara itu, iQOO Neo 10 hadir dengan layar AMOLED 6,78 inci 144Hz yang dioptimalkan untuk gaming cepat.
Meski sedikit lebih kecil, refresh rate yang lebih tinggi memberikan keunggulan dalam gameplay kompetitif.
Baterai Jumbo dan Fast Charging
Kapasitas baterai menjadi keunggulan masing-masing perangkat. Poco F7 dibekali 6.500 mAh dengan fast charging 90W, mampu mengisi 80 persen dalam 30 menit.
Ada juga fitur reverse charging 22,5W, yang memungkinkan perangkat ini menjadi powerbank dadakan.
Sedangkan iQOO Neo 10 unggul dengan baterai 7.000 mAh dan fast charging 120W, yang dapat mengisi penuh dalam waktu 36 menit.
Ditambah dengan sistem pendingin 7K VC Cooling System, performa tetap stabil bahkan saat digunakan terus-menerus.
Kamera Mumpuni di Kelasnya
Kedua ponsel memiliki konfigurasi kamera yang layak. Poco F7 dilengkapi kamera utama 50 MP (Sony LYT-600) dengan OIS dan kamera ultrawide 8 MP.
Kamera depan 20 MP mendukung video 4K dan cocok untuk kebutuhan konten maupun video call.
iQOO Neo 10 juga menyuguhkan kamera utama 50 MP (Sony IMX) dan kamera depan yang mampu merekam hingga resolusi 4K 60fps, meski tanpa stabilisasi gambar.
Fitur Tambahan yang Menarik
Poco F7 menghadirkan berbagai fitur premium, mulai dari sensor sidik jari ultrasonik di layar, rating IP68, Wi-Fi 7, NFC, hingga sistem operasi HyperOS 2 berbasis Android 15 dengan jaminan 4 tahun update OS dan 6 tahun patch keamanan.
iQOO Neo 10 tak kalah kompetitif dengan dukungan Signal Bridge, konektivitas Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, serta sertifikasi ketahanan MIL-STD-810H, cocok untuk aktivitas outdoor dan penggunaan ekstrem.
Pilih Mana?
Baik Poco F7 maupun iQOO Neo 10 menawarkan nilai luar biasa untuk segmen harga Rp 5 jutaan.
Jika kamu mencari perangkat serbaguna dengan performa seimbang, Poco F7 adalah pilihan ideal berkat layar imersif, sistem pendingin, dan build quality tinggi.
Namun, jika kamu adalah gamer berat yang butuh performa maksimal dan baterai jumbo, iQOO Neo 10 menjadi jawaban dengan dual chipset, baterai 7.000 mAh, dan layar 144Hz. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi