RadarBanyuwangi.id - Setelah hampir satu dekade mempertahankan tampilan visual yang sama, Google resmi memperkenalkan pembaruan pada logo huruf “G” berwarna-warni yang menjadi simbol utama identitas mereknya.
Perubahan ini menjadi penanda arah baru Google dalam menyelaraskan identitas visual dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan tampilan digital modern, khususnya pada perangkat mobile dan wearable.
Meski secara keseluruhan desain baru ini tidak mengubah warna atau bentuk secara drastis, Google menekankan bahwa transformasi ini tetap penting dari segi visual dan teknis.
Logo “G” tersebut kini tampil dengan gradasi warna yang lebih halus dan bentuk huruf yang sedikit lebih membulat, memberikan kesan lebih modern, dinamis, dan ramah.
Logo “G” lama yang digunakan sejak rebranding besar Google pada tahun 2015 menampilkan desain flat dengan warna khas merah, kuning, hijau, dan biru.
Kini, meskipun masih mempertahankan palet warna tersebut, desain terbarunya menghadirkan efek visual lebih halus dengan gradasi dan sedikit efek tiga dimensi. Hal ini menjadikan logo tampak lebih hidup tanpa kehilangan identitasnya.
Perubahan tipografi yang sedikit membulat juga menambah kesan bersahabat dan organik, sesuai dengan pendekatan Google yang mengedepankan kenyamanan dan aksesibilitas visual.
Salah satu alasan utama di balik pembaruan ini adalah kebutuhan adaptasi terhadap tampilan pada berbagai ukuran layar.
Google mengklaim bahwa logo baru ini memiliki keterbacaan yang lebih baik, bahkan saat ditampilkan pada ikon kecil seperti di perangkat wearable atau sebagai favicon di browser.
Logo G baru ini sudah mulai diterapkan di aplikasi Google Search untuk iOS dan Android versi beta (Google 16.18), dan kemungkinan akan diperluas ke layanan Google lainnya secara bertahap.
Menariknya, perubahan ini dilakukan hanya beberapa hari menjelang konferensi tahunan Google I/O 2025 yang akan digelar pada 20 Mei.
Hal ini memunculkan spekulasi bahwa pembaruan logo ini mungkin merupakan bagian dari pengenalan identitas visual baru yang lebih luas, seiring dengan visi dan inovasi yang akan diumumkan dalam konferensi tersebut.
Logo Google telah mengalami berbagai evolusi sejak pertama kali dirancang oleh Sergey Brin menggunakan perangkat lunak GIMP.
Desain yang lebih modern kemudian diciptakan oleh Ruth Kedar, desainer yang berjasa besar dalam menciptakan karakter khas Google yang dikenal hingga kini.
Mulai dari logo dengan tanda seru mirip Yahoo! di era 90-an, hingga desain flat yang kita kenal sejak 2015, kini Google kembali melakukan penyegaran visual untuk menjaga relevansi di era digital yang terus berubah. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi