Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Google Play Hapus Jutaan Aplikasi, Lebih dari 47 Persen Konten Android Menghilang

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 3 Mei 2025 | 10:35 WIB
Google Play hapus 47 persen aplikasi secara global demi tingkatkan kualitas.
Google Play hapus 47 persen aplikasi secara global demi tingkatkan kualitas.

RadarBanyuwangi.id – Jumlah aplikasi yang tersedia di Google Play Store dilaporkan mengalami penurunan drastis sejak awal tahun 2024.

Berdasarkan analisis terbaru dari Appfigures, jumlah aplikasi Android yang tersedia secara global turun dari sekitar 3,4 juta menjadi hanya 1,8 juta. Ini berarti lebih dari 47 persen aplikasi telah dihapus dari platform milik Google tersebut.

Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan pembersihan konten yang tengah gencar dilakukan oleh Google untuk meningkatkan kualitas dan keamanan ekosistem aplikasinya.

Mengapa Jutaan Aplikasi Dihapus?

Penghapusan ini bukan tanpa alasan. Google diketahui sedang melakukan penyaringan besar-besaran terhadap aplikasi yang dianggap berkualitas rendah, termasuk:

Sejak Juli 2024, Google memperketat standar minimum kualitas aplikasi, tak hanya memblokir aplikasi yang rusak atau bermasalah, tetapi juga mengahapus aplikasi-aplikasi pasif, seperti yang hanya menampilkan file PDF, teks statis, atau satu gambar wallpaper saja.

Langkah Tegas Google: Teknologi dan Pengawasan Manual

Google juga mengonfirmasi bahwa kebijakan baru ini didukung oleh:

Hasil dari kebijakan ini cukup signifikan. Sepanjang 2024, Google:

Kebijakan Uni Eropa Juga Berperan

Menariknya, salah satu penyebab tambahan di balik penghapusan aplikasi ini adalah aturan baru dari Uni Eropa terkait transparansi informasi pengembang.

Mulai Februari 2025, pengembang aplikasi diwajibkan untuk mencantumkan nama dan alamat resmi pada halaman aplikasinya. Pengembang yang gagal mematuhi ketentuan ini akan kehilangan akses ke pasar Eropa.

Meski begitu, berbeda dengan Google, Apple yang menerapkan aturan serupa tidak mengalami penurunan jumlah aplikasi yang signifikan di App Store.

Baca Juga: PS Peureulak Raya Buka Peluang Lolos Babak 16 Besar Liga 4 Nasional: Berikut Daftar Klasemen Sementara Grup X

Tren Penurunan Sudah Terlihat Sejak Tahun Lalu

Appfigures mencatat bahwa penurunan jumlah aplikasi di Google Play sudah mulai tampak bahkan sebelum pembersihan resmi dimulai pertengahan 2024.

Ini mengindikasikan bahwa banyak pengembang sudah mulai menarik aplikasinya atau tidak lagi memperbarui konten.

Namun, di sisi lain, data juga menunjukkan tren positif, jumlah aplikasi baru yang dirilis meningkat sebesar 7,1 persen secara tahunan hingga April 2025, dengan lebih dari 10.400 aplikasi baru telah dirilis. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Android #aplikasi #Google Play