Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Zaman Ini Masih Ada Roda Kayu? Inovasi Kuno Ini Ternyata Mengubah Peradaban Manusia

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 27 April 2025 | 13:00 WIB
TRADISIONAL: Dokar yang ditarik kuda menggunakan roda berbahan kayu.
TRADISIONAL: Dokar yang ditarik kuda menggunakan roda berbahan kayu.

RADARBANYUWANGI.ID - Roda kayu adalah salah satu penemuan paling revolusioner dalam sejarah umat manusia.

Meski saat ini sudah tergantikan oleh roda logam dan komposit modern, roda kayu memegang peran penting dalam membentuk fondasi awal sistem transportasi dan logistik yang kita kenal sekarang.

Penemuan roda diperkirakan terjadi sekitar 3.500 tahun sebelum Masehi (SM) di wilayah Mesopotamia, yang kini dikenal sebagai Irak modern.

Roda kayu awalnya dibuat dari lempeng kayu yang dibentuk melingkar dan disatukan secara manual.

Saat itu, roda kayu digunakan terutama untuk keperluan kereta angkut dan alat-alat pertanian.

Roda kayu juga menjadi bagian penting dalam budaya bangsa Mesir, Romawi, hingga Tiongkok kuno.

Dalam catatan arkeologi, roda kayu ditemukan pada gerobak perang, kereta kuda, dan berbagai alat transportasi yang mempercepat mobilitas manusia serta distribusi barang.

Roda kayu awalnya dibuat dari satu lempeng besar kayu solid. Namun, perkembangan teknologi pertukangan kemudian memungkinkan pembuatan roda dengan teknik spoked wheel, yaitu roda berjeruji yang lebih ringan namun tetap kuat.

Jenis kayu yang digunakan pun tidak sembarangan. Biasanya dipilih kayu keras seperti oak (ek), elm, atau ash, karena memiliki ketahanan tinggi terhadap tekanan dan perubahan cuaca.

Proses pembuatannya melibatkan teknik pengeringan, pemotongan presisi, dan penyambungan menggunakan pasak atau perekat alami.

Roda kayu digunakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat kuno.

Mulai dari transportasi darat pada gerobak atau kereta, digunakan untuk mengangkut hasil pertanian, dagangan, maupun orang.

Roda kayu juga digunakan pada alat bajak atau pemutar air untuk irigasi.

Walaupun kini roda kayu jarang digunakan dalam kehidupan modern, keberadaannya tetap menjadi warisan budaya dan teknologi yang patut dihargai.

Di beberapa daerah, roda kayu masih digunakan pada dokar tradisional sebagai bagian dari pelestarian budaya.

Selain itu, banyak museum dan rekonstruksi sejarah menggunakan roda kayu untuk memperkenalkan teknologi kuno kepada generasi masa kini. (gas/bay)

Editor : Ali Sodiqin
#kayu #kuno #sejarah #tiongkok #roda #peradaban #tonggak #inovasi