Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Miliki Teknologi Ramah Lingkungan, Kapal Nelayan Jadi Penopang Kehidupan Masyarakat Pesisir

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 24 Januari 2025 | 22:17 WIB
RUTIN: Awak kapal nelayan ‘Bang Jampang’ bongkar muatan koran Jawa Pos di Pantai Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.
RUTIN: Awak kapal nelayan ‘Bang Jampang’ bongkar muatan koran Jawa Pos di Pantai Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

RadarBanyuwangi.id - Kapal nelayan merupakan alat perangkat utama bagi komunitas pesisir. Terutama bagi mereka yang menggantungkan hidupnya dari hasil laut.

Kapal ini berfungsi sebagai sarana penangkapan ikan. Kapal nelayan juga menjadi simbol ketekunan dan perjuangan masyarakat maritim. Terutama dalam memenuhi kebutuhan ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. 

Terdapat berbagai jenis kapal nelayan yang digunakan di Indonesia. Mulai dari perahu dayung tradisional hingga kapal motor berteknologi modern.

Kapal tradisional umumnya digunakan di perairan dekat pantai. Sedangkan kapal motor dilengkapi dengan alat tangkap canggih. Seperti jaring trawl atau purse seine untuk melaut lebih jauh.

Ukuran dan kapasitas kapal ikan pun disesuaikan dengan kebutuhan. Juga tergantung dengan lokasi penangkapan, serta jenis ikan yang menjadi target. 

Kapal nelayan tidak hanya sekadar alat transportasi. Namun juga menjadi rumah sementara bagi nelayan yang menghabiskan berhari-hari, bahkan berminggu-minggu di tengah laut.

Dengan ruang penyimpanan ikan yang dilengkapi teknologi pendingin, hasil tangkapan dapat tetap segar hingga sampai ke daratan. 

Namun, kapal nelayan juga menghadapi tantangan besar. Faktor cuaca ekstrem, kenaikan harga bahan bakar, dan persaingan dengan kapal-kapal besar sering menjadi ancaman bagi nelayan tradisional.

Selain itu, kebijakan pengelolaan sumber daya laut yang kurang efektif dapat berdampak langsung pada keberlanjutan ekosistem laut dan kesejahteraan nelayan. 

Untuk mendukung keberlanjutan kapal nelayan, pemerintah dan berbagai organisasi kini mulai memperkenalkan teknologi ramah lingkungan.

Misalnya seperti kapal berbahan bakar energi terbarukan. Pelatihan tentang penggunaan alat tangkap yang lebih efisien dan tidak merusak lingkungan juga terus digencarkan. 

Di Banyuwangi, beberapa jenis kapal nelayan yang ikonik adalah kapal selerek. Kapal ini biasa digunakan oleh nelayan tradisional Muncar.

Adapula jenis kapal selerek mini atau ijo-ijo yang digunakan oleh nelayan di perairan Grajagan. Kapal ini memiliki bentuk seperti selerek, namun dengan ukuran lebih kecil. (gas/bay)

Editor : Ali Sodiqin
#masyarakat pesisir #teknologi ramah lingkungan #kapal nelayan