RadarBanyuwangi.id – Blender atau pencampur makanan sudah lama populer digunakan masyarakat. Kini, sedang tren penggunaan blender tipe portabel. Tanpa kabel, mudah dibawa, dan dapat digunakan di mana saja.
Selain diminati banyak keluarga, blender portabel memudahkan kita untuk membuat beberapa jenis keperluan hidangan yang praktis. Blender ini biasanya memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dibanding blender pada umumnya.
Dalam keadaan baterai penuh, blender portabel biasanya digunakan cukup sering yakni sebanyak 15 sampai 20 kali.
Baterai bisa diisi ulang menggunakan charger khusus. Blender portabel memang diciptakan menggunakan material yang lebih ramah lingkungan.
Susiani, 26, penjaga toko elektronik mengaku, blender elektrik memiliki berbagai jenis material serta ukuran.
Hal tersebut tentu memengaruhi harga serta kapasitas penggunaan setiap blender yang dijual.
”Ada yang kapasitas 300 mililiter (ml) dimensi 178 x 77 milimeter (mm) dengan material baby bottle kecil segenggaman tangan. Ada yang lebih besar dengan dimensi 360 ml, paling besar ada juga yang sekitar ukuran 420 ml,” jelasnya.
Selain praktis tanpa harus mencari stop kontak, blender portabel juga bisa difungsikan langsung sebagai gelas.
”Ada yang memang didesain seperti itu. Jadi tinggal lepas dan dijadikan sebagai gelas dengan cara dibalik. Tidak perlu takut tumpah karena sudah dilengkapi dengan penutup gelas,” katanya.
Susiani menambahkan, blender portabel biasanya dijual dengan harga relatif murah pada kisaran Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu rupiah.
”Anak kos atau orang yang suka traveling sangat terbantu dengan adanya alat ini,” tandasnya. (tar/bay/c1)
Editor : Ali Sodiqin