Pelatihan selancar yang dilaksanakan secara gratis dan hanya diikuti 30 peserta itu, dipandu langsung oleh pengurus Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kabupaten Banyuwangi. Selama pelatihan, para peserta tampak antusias mengikuti acara. “Ini pelatihan singkat untuk mengenalkan olahraga surfing kepada anak - anak sekolah,” terang Ketua PSOI Banyuwangi, Zainul Arifin.
Pelatihan selancar dimulai pukul 11.00, dan dibuka oleh Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Ansori. Dalam kesempatan itu, Danlanal menyampaikan pengarahan tentang surfing, dan dilanjutkan penyampaian teknik surfing oleh PSOI Banyuwangi. “Semoga acara ini bisa memuunculkan atlit-atlit surfing profesional,” kata Danlanal, Letkol Laut (P) Ansori.
Salah satu peserta pelatihan, Dafa Hengki, 12, asal Dusun Pancer, Desa Sumberagung, mengaku dengan mengikuti pelatihan ini bisa menambah pengetahuan dalam berselancar. “Saya bermain selancar sejak TK, tapi baru kali ini punya kesempatan belajar langsung dengan instruktur. “Ada instruktur menjadi lebih terarah,” jelasnya.
Pelatihan surfing secara gratis ini, juga dihadiri Kepela Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi, Aziz Hamidi. Dengan pelatihan selancar di Pantai Pulau Merah ini, bisa menjadi pemicu berkembangnya olahraga surfing di Kabupaten Banyuwangi,” ujarnya.(mg5/abi) Editor : Agus Baihaqi