RADARBANYUWANGI.ID - Pada usia 16 tahun, Veda Ega Pratama sudah menorehkan sejarah penting.
Remaja asal Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ini menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil menjuarai dua seri berturut-turut Red Bull MotoGP Rookies Cup di Italia.
Prestasi tersebut membuat namanya semakin diperhitungkan di kancah balap internasional.
Awal Karier dari Pasar Hewan Siyono
Bakat balap Veda lahir dari lingkungan keluarga.
Ia adalah putra Sudarmono, mantan pembalap nasional Indonesia.
Sejak usia 4 tahun, Veda sudah terbiasa menggeber motor kecilnya di area Pasar Hewan Siyono, Wonosari.
Lintasan berdebu itu menjadi “sirkuit pertama” sebelum ia mengenal arena balap profesional.
Di usia 6 tahun, ia mencoba motocross, namun kemudian memilih road race di usia 8 tahun sesuai dengan keinginannya sendiri.
Melihat kesungguhan tersebut, sang ayah semakin serius membimbing dan mengajaknya berlatih di berbagai sirkuit di Indonesia, termasuk Semarang dan Boyolali.
Didikan Keras Sang Ayah
Sudarmono tidak hanya menjadi pelatih, tetapi juga mentor yang menanamkan nilai mental pada putranya.
Ia berpesan agar Veda selalu memahami atmosfer balap di setiap level kompetisi, menjaga postur tubuh ideal demi performa motor, serta tidak pernah meremehkan lawan meskipun sering menang.
Nilai penting lain yang ditanamkan adalah kerendahan hati, konsistensi, dan semangat belajar dari pengalaman.
Dengan pondasi itu, Sudarmono berharap Veda bisa melangkah lebih jauh hingga ke ajang Moto3 dan MotoGP
Prestasi Gemilang di Asia Talent Cup dan Red Bull MotoGP Rookies Cup
Perjalanan karier Veda mulai mencuat ketika ia menjadi juara nasional kelas pemula di usia 11 tahun.
Pada 2021, ia tampil di Asia Talent Cup, dan puncaknya terjadi pada 2023, saat ia keluar sebagai Juara Asia Talent Cup dengan torehan luar biasa dengan 9 kemenangan dari 12 seri.
Pada 2024, Veda kembali mencatat prestasi dengan finis di posisi 8 besar Red Bull MotoGP Rookies Cup.
Tahun berikutnya, ia mencetak sejarah baru sebagai pembalap Indonesia pertama yang menjuarai dua balapan berturut-turut di Sirkuit Mugello, Italia.
Prestasi ini menjadikannya salah satu nama muda paling menjanjikan di ajang balap motor dunia.
Bergabung dengan Astra Honda Racing Team
Saat ini, Veda tergabung dengan Astra Honda Racing Team dan Junior Talent Team.
Dengan nomor balap 54, ia terus menunjukkan peningkatan pesat.
Gaya balapnya yang lincah, keberanian menyalip di tikungan, serta ketahanan mental membuat banyak pihak memprediksi Veda sebagai salah satu calon bintang besar MotoGP di masa depan.
Biodata Singkat Veda Ega Pratama
- Nama lengkap: Veda Ega Pratama
- Tempat, tanggal lahir: Wonosari, Gunungkidul, 23 November 2008
- Ayah: Sudarmono (mantan pembalap nasional)
- Tim: Astra Honda Racing Team, Junior Talent Team
- Nomor balap: 54
- Akun Instagram: @veda_54
Prestasi utama:
- Juara Asia Talent Cup 2023
- Posisi 8 besar Red Bull MotoGP Rookies Cup 2024
- Kemenangan ganda di Red Bull Rookies Cup Italia 2025
Kisah Veda Ega Pratama membuktikan bahwa mimpi besar bisa diwujudkan dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan keluarga.
Dari lintasan sederhana di Pasar Hewan Siyono, kini ia menjelma menjadi ikon baru Indonesia di dunia balap internasional.
Melalui tren positif yang terus ditorehkan, Veda berpeluang besar menjadi pembalap Indonesia pertama yang menembus MotoGP.
Jika hal itu terwujud, namanya akan tercatat dalam sejarah sebagai pionir yang membuka jalan bagi generasi pembalap Indonesia berikutnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi