RADAR BANYUWANGI – Sempat berada di ujung kegagalan, MAN 1 Banyuwangi bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menyingkirkan SMKN 1 Wongsorejo lewat adu penalti. Hasil dramatis itu mengantarkan MANSAWANGI, julukan MAN 1 Banyuwangi, ke semifinal Bahlil Mini Soccer 2026 Zona 11 dan menjadi satu-satunya wakil Banyuwangi di empat besar.
Pertandingan babak delapan besar yang berlangsung di Lapangan Situbondo Mini Soccer, Dawuhan, Selasa (6/10), tersebut berlangsung penuh drama.
MAN 1 Banyuwangi sempat kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama. Situasi itu dimanfaatkan SMKN 1 Wongsorejo untuk mencuri keunggulan.
Wafi membuka skor pada menit ke-8. Hanya berselang tiga menit, Najidan kembali membobol gawang MAN 1 Banyuwangi.
Skor 2-0 membuat SMKN 1 Wongsorejo berada di atas angin. Sebaliknya, MANSAWANGI harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan.
Momentum kebangkitan akhirnya datang pada babak kedua.
Alfin Abdurrohim memperkecil jarak pada menit ke-22. Gol tersebut menjadi suntikan energi bagi MAN 1 Banyuwangi untuk terus menekan.
Lima menit berselang, comeback itu benar-benar terjadi. Satria Yoga Pratama mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-27.
Skor berubah menjadi 2-2. Pertandingan pun semakin menegangkan karena kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mengunci kemenangan.
Namun, hingga waktu pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan. Laga harus dilanjutkan melalui adu tendangan penalti.
Drama Penalti Antar MAN 1 Banyuwangi
Pada babak tos-tosan, mental pemain menjadi penentu. MAN 1 Banyuwangi akhirnya keluar sebagai pemenang dengan agregat 5-4 setelah skor waktu normal 2-2.
Kemenangan tersebut memastikan MAN 1 Banyuwangi melaju ke semifinal Bahlil Mini Soccer 2026 Zona 11 Situbondo-Banyuwangi.
Bukan sekadar lolos, kemenangan itu juga menjadikan MAN 1 Banyuwangi sebagai satu-satunya wakil Banyuwangi yang tersisa dalam persaingan menuju final Zona 11.
Tantangan berikutnya tidak kalah berat. MANSAWANGI harus menghadapi SMAN 2 Situbondo di babak semifinal.
Duel tersebut mempertemukan tim Banyuwangi yang lolos melalui drama penalti dengan wakil Situbondo yang juga berhasil mengamankan tiket empat besar.
Bagi MAN 1 Banyuwangi, tiket semifinal menjadi kesempatan untuk melanjutkan momentum kebangkitan sekaligus membawa nama Banyuwangi sejauh mungkin di Bahlil Mini Soccer 2026.
Sementara bagi SMAN 2 Situbondo, laga semifinal menjadi kesempatan untuk menghentikan langkah satu-satunya wakil Banyuwangi tersebut dan merebut tiket menuju partai puncak Zona 11. (*)
Editor : Ali Sodiqin