RADAR BANYUWANGI – Lima tim pelajar asal Banyuwangi mendapat suntikan semangat sebelum bertarung di Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026 Zona 11 Situbondo-Banyuwangi. Dukungan itu datang langsung dari Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi Eva Hestiyawati yang melepas kontingen sekaligus menyiapkan dukungan dana pembinaan dan bonus dengan total mencapai Rp 40 juta.
Pelepasan kontingen Banyuwangi berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Banyuwangi, Kamis (1/10), bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila. Eva Hestiyawati memimpin langsung pelepasan tersebut didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Banyuwangi Akhmad Farisul Firdaus dan Bendahara DPD Partai Golkar Banyuwangi Mochammad Zaenul Arifin.
Eva mengatakan dukungan tersebut diberikan untuk memompa motivasi para pemain yang akan membawa nama Banyuwangi dalam turnamen pelajar tersebut.
“Kami memberikan support dan semangat kepada pemain yang bertanding,” ujar Eva, Kamis (1/10) siang.
Tak sekadar memberikan dukungan moral, DPD Partai Golkar Banyuwangi juga menyiapkan dana pembinaan bagi tim-tim sekolah yang berlaga.
Masing-masing tim mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp 2 juta. Sementara itu, bonus prestasi juga disiapkan bagi tim Banyuwangi yang mampu melangkah hingga menjadi juara.
Eva menyebut, tim Banyuwangi yang keluar sebagai juara di Zona 11 Situbondo akan mendapatkan bonus Rp 10 juta. Jika berhasil menjadi juara dan melaju ke putaran final di Surabaya, bonus yang disiapkan meningkat menjadi Rp 20 juta.
“Dana pembinaan langsung diberikan tiap tim sekolah Rp 2 juta. Bonus Rp 10 juta kalau jadi juara di Situbondo. Kalau juara di Surabaya dapat Rp 20 juta,” kata Eva.
Lima Wakil Banyuwangi Siap Bertarung
Dukungan tersebut menjadi modal tambahan bagi lima wakil Banyuwangi yang masuk dalam persaingan Zona 11. Total terdapat 16 tim SMA sederajat yang akan bertanding pada 5–6 Oktober 2026.
Sebanyak 11 tim berasal dari Situbondo, sedangkan lima lainnya merupakan wakil Banyuwangi. Pertandingan dipusatkan di kawasan Jalan Melati, Parse, Dawuhan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo.
Hasil drawing yang dilakukan Sabtu lalu telah membagi 16 peserta ke dalam dua pot, masing-masing berisi delapan tim.
Pot A:
-
SMAN 2 Situbondo
-
SMKN 1 Panji
-
SMKN 1 Kendit
-
SMAN 1 Panarukan
-
SMAN 1 Asembagus
-
MAN 1 Banyuwangi
-
SMKN 1 Wongsorejo
-
SMAN 1 Suboh
Pot B:
-
SMAN 1 Panji
-
SMKN 2 Situbondo
-
SMAN Darussolah Singojuruh
-
SMAN 1 Glagah
-
SMAN 1 Giri
-
SMAN 1 Situbondo
-
SMKN 1 Situbondo
-
MAN 2 Situbondo
Komposisi tersebut mempertemukan kekuatan sekolah dari Banyuwangi dan Situbondo dalam satu zona. Persaingan diprediksi berlangsung ketat karena hanya satu tim terbaik yang berhak menjadi wakil Zona 11 menuju putaran final di Surabaya.
Bendahara DPD sekaligus Ketua Fraksi Golkar Banyuwangi Mochammad Zaenul Arifin mengatakan kualitas pemain Banyuwangi tidak kalah meski pembinaan olahraga di daerah masih memiliki keterbatasan.
“Walaupun kurang pembinaan, pemain Banyuwangi tidak kalah kualitas. Termasuk dengan Situbondo,” ujarnya.
Mantan komite pertandingan PSSI Banyuwangi itu menegaskan, dukungan Rp 40 juta dari DPD Partai Golkar Banyuwangi merupakan bentuk support terhadap tim-tim Banyuwangi yang ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Zona Terakhir Menuju Final Surabaya
Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026 digelar dalam 11 zona di Jawa Timur. Sebanyak 176 tim pelajar ambil bagian dalam rangkaian turnamen tersebut.
Zona 11 Situbondo-Banyuwangi menjadi zona terakhir. Setelah seluruh zona menyelesaikan pertandingan, para juara zona akan bertemu dalam putaran final di Surabaya pada 18–19 Oktober 2026.
Turnamen tersebut merupakan hasil kerja sama DPD Partai Golkar Jawa Timur dengan jaringan Radar se-Jawa Timur. Setiap zona diikuti 16 tim, dengan satu juara yang berhak melaju ke panggung final.
Wakil Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi MS Muntoha mengatakan, drawing peserta Zona 11 telah dilakukan. Namun, jadwal pertandingan masing-masing tim baru akan ditentukan setelah rangkaian pembukaan.
“Harapan kami sebagai penyelenggara, semua tim bisa hadir saat defile Senin pagi, 5 Oktober. Karena itu, jam pertandingan baru akan diundi usai upacara pembukaan,” katanya.
Dengan drawing yang telah dilakukan, peta persaingan Zona 11 kini mulai terlihat. Lima wakil Banyuwangi harus bersaing dengan 11 tim Situbondo untuk merebut satu tiket ke Surabaya.
Dukungan Eva Hestiyawati dan DPD Partai Golkar Banyuwangi menjadi tambahan motivasi bagi para pemain. Berikutnya, kemampuan di lapangan yang akan menentukan siapa yang mampu mengamankan tiket Zona 11 menuju final Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026 di Surabaya. (*)
Editor : Ali Sodiqin