16 Tim Terbagi Dua Pot, Ini Hasil Drawing Bahlil Mini Soccer Zona 11 Situbondo-Banyuwangi

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 15:28 WIB
Drawing Bahlil Mini Soccer Zona 11 membagi 16 tim Situbondo-Banyuwangi jadi dua pot. Juara berpeluang mendapat bonus Rp10 juta dan tiket final Surabaya. (Ali Sodiqin/Radar Banyuwangi)
Drawing Bahlil Mini Soccer Zona 11 membagi 16 tim Situbondo-Banyuwangi jadi dua pot. Juara berpeluang mendapat bonus Rp10 juta dan tiket final Surabaya. (Ali Sodiqin/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI — Peta persaingan Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Situbondo-Banyuwangi mulai terbentuk. Sebanyak 16 tim SMA sederajat terbagi dalam dua pot, masing-masing delapan tim, untuk menjalani persaingan Zona 11 pada 5–6 Oktober 2026. Satu tim terbaik dari zona ini nantinya berhak melaju ke putaran final di Surabaya. 

Drawing dilakukan dalam rangkaian temu teknik di Situbondo, Sabtu (26/9). Proses pengundian dipimpin langsung Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Situbondo Rosi.

logo minisoccer
Komposisi peserta Zona 11 terdiri atas 11 tim dari Situbondo dan lima tim dari Banyuwangi. Pertandingan akan dipusatkan di Jl. Melati, Parse, Dawuhan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo.

Ini 16 Tim Hasil Drawing

Pot A

  1. SMAN 2 Situbondo

  2. SMKN 1 Panji

  3. SMKN 1 Kendit

  4. SMAN 1 Panarukan

  5. SMAN 1 Asembagus

  6. MAN 1 Banyuwangi

  7. SMKN 1 Wongsorejo

  8. SMAN 1 Suboh

Pot B

  1. SMAN 1 Panji

  2. SMKN 2 Situbondo

  3. SMAN Darussolah

  4. SMAN 1 Glagah

  5. SMAN 1 Giri

  6. SMAN 1 Situbondo

  7. SMKN 1 Situbondo

  8. MAN 2 Situbondo

Pembagian tersebut mempertemukan tim-tim dari dua wilayah dalam satu zona. Lima wakil Banyuwangi berada di antara 16 peserta, sedangkan mayoritas peserta berasal dari sekolah di Situbondo.

Secara keseluruhan, Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak digelar dalam 11 zona di Jawa Timur, dengan 176 tim pelajar ambil bagian. Zona 11 Banyuwangi-Situbondo menjadi zona terakhir sebelum seluruh juara zona bertemu di Surabaya. 

Bukan Sekadar Mengejar Gelar Zona

Ketua KSMI Situbondo Rosi mengatakan kompetisi ini menjadi ruang bagi pelajar untuk menguji kemampuan yang selama ini ditempa melalui latihan di sekolah maupun klub.

Karena menjadi zona terakhir, menurut Rosi, penyelenggaraan di Situbondo memiliki arti tersendiri dalam rangkaian Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak.

“Turnamen minisoccer khusus pelajar di Situbondo ini merupakan penyelenggaraan terakhir Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak yang digelar di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur,” ujar Rosi yang juga menjabat sebagai Sekjen PSSI Situbondo.

Dia menilai keberadaan kompetisi tersebut penting untuk menumbuhkan semangat bertanding sekaligus mengasah kemampuan pemain muda.

Ketua DPD Golkar Situbondo Yani Wijaya Baihaqi memimpin acara temu teknik Bahlil Mini Soccer Zona 11 Situbondo-Banyuwangi, Sabtu (26/9). (Ali Sodiqin/Radar Banyuwangi)
Ketua DPD Golkar Situbondo Yani Wijaya Baihaqi memimpin acara temu teknik Bahlil Mini Soccer Zona 11 Situbondo-Banyuwangi, Sabtu (26/9). (Ali Sodiqin/Radar Banyuwangi)

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada penyelenggara yang telah memberikan dukungan, terutama Partai Golkar dan Jawa Pos Radar Situbondo, serta pihak-pihak yang turut mendukung, baik sekolah maupun lembaga,” lanjutnya.

Ada Bonus Tambahan di Luar Hadiah Panitia

Persaingan 16 tim juga dibumbui tambahan bonus yang disiapkan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Situbondo periode 2025–2030, Yani Wijaya Baihaqi.

Selain hadiah resmi panitia, Yani menyatakan memberikan bonus pribadi untuk sejumlah kategori. Juara pertama mendapat tambahan Rp4 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta.

Bonus juga disiapkan untuk juara harapan, pemain terbaik, top scorer, serta suporter terbaik.

Khusus juara Zona 11 yang menjadi wakil menuju putaran final di Surabaya, Yani menyiapkan tambahan bonus Rp10 juta.

Bonus tersebut diberikan di luar hadiah resmi turnamen.

“Hadiah resmi juara yang disiapkan panitia adalah Rp4 juta. Saya tambahi 4 juta bagi pemenang pertama. Untuk juara 2 sebanyak 3 juta, juara 3 sebanyak 2 juta, harapan 1 sebanyak 1 juta, pemain terbaik Rp500 ribu, suporter terbaik dapat tambahan Rp1 juta, dan top skorer dapat tambahan Rp1 juta. Itu di luar hadiah resmi. Itu bonus dari saya,” kata Yani.

Menjaga Sportivitas

Yani juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak hanya mengejar kemenangan. Sportivitas dan kejujuran menjadi pesan yang dia tekankan dalam kompetisi tersebut.

“Di seluruh Jawa Timur ada 11 zona. Dan di Situbondo dan Banyuwangi ini merupakan zona terakhir penyelenggaraan. Kita harus junjung tinggi sportivitas dan kejujuran,” katanya.

Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak merupakan hasil kerja sama DPD Partai Golkar Jawa Timur dengan jaringan Radar se-Jawa Timur. Setiap zona mempertandingkan 16 tim, sementara babak final dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 18–19 Oktober 2026. 

Wakil Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi HM Sidtorul Muntoha mengatakan, dari setiap zona akan diambil satu juara untuk mewakili wilayahnya di putaran final Surabaya.

Dukungan terhadap Zona 11 juga datang dari Ketua DPD Golkar Banyuwangi Eva Hestiawati.

Kini, 16 tim telah mengetahui pembagian potnya. Tinggal menunggu bola bergulir pada 5–6 Oktober 2026 untuk menjawab satu pertanyaan: siapa yang akan menjadi wakil Zona 11 menuju panggung final di Surabaya? (*)

Editor : Ali Sodiqin
Bahlil Mini Soccer turnamen pelajar Mini Soccer Situbondo Mini Soccer Banyuwangi Drawing Zona 11