RADAR BANYUWANGI — Persaingan Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona Situbondo-Banyuwangi bakal semakin menarik. Sebanyak 16 tim SMA sederajat siap bertanding pada 5–6 Oktober 2026, dengan satu tiket menuju putaran final di Surabaya. Tak hanya hadiah resmi panitia, Ketua DPD Partai Golkar Situbondo Yani Wijaya Baihaqi juga menyiapkan bonus pribadi bagi para pemenang.
Belasan tim tersebut terdiri atas lima tim dari Banyuwangi dan 11 tim dari Situbondo. Mereka mengikuti temu teknik di Kantor DPD Partai Golkar Situbondo, Sabtu (26/9), sebelum menjalani pertandingan yang dipusatkan di Jl. Melati, Parse, Dawuhan, Kecamatan Situbondo.
Wakil Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi HM Sidtorul Muntoha mengatakan, setiap zona akan menghasilkan satu juara untuk mewakili daerahnya dalam putaran final di Surabaya.
“Turnamen minisoccer khusus pelajar Banyuwangi dan Situbondo ini merupakan penyelenggaraan terakhir Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak yang digelar di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur,” katanya.
Zona ke-11, Penutup Rangkaian Jawa Timur
Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak terselenggara melalui kerja sama DPD Partai Golkar Jawa Timur dengan jaringan Radar se-Jawa Timur.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Situbondo periode 2025–2030, Yani Wijaya Baihaqi, menyebut terdapat 11 zona penyelenggaraan di Jawa Timur. Zona Situbondo-Banyuwangi menjadi penutup rangkaian tersebut.
“Di seluruh Jawa Timur ada 11 zona. Dan di Situbondo dan Banyuwangi ini merupakan zona terakhir penyelenggaraan. Kita harus junjung tinggi sportivitas dan kejujuran,” katanya.
Yani merupakan ketua DPD Partai Golkar Situbondo yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Situbondo pada September 2025.
Bonus Pribadi untuk Pemenang
Ada kejutan yang disiapkan Yani dalam temu teknik tersebut. Di sela-sela acara, dia menguji pengetahuan peserta maupun undangan dengan menanyakan sejumlah nama pengurus Partai Golkar.
Peserta yang mampu menjawab secara spontan mendapatkan hadiah dari kantong pribadi Yani.
Bonus lebih besar juga disiapkan untuk para peraih prestasi di turnamen.
Yani mengatakan hadiah resmi untuk juara pertama yang disiapkan panitia sebesar Rp4 juta. Dia kemudian menambahkan bonus pribadi Rp4 juta sehingga total hadiah untuk juara pertama menjadi Rp8 juta.
“Hadiah resmi juara yang disiapkan panitia adalah Rp4 juta. Saya tambahi Rp4 juta bagi pemenang pertama,” ujar Yani.
Untuk juara kedua, Yani menambahkan bonus Rp3 juta. Juara ketiga mendapat tambahan Rp2 juta, sedangkan juara harapan pertama memperoleh tambahan Rp1 juta.
Tak berhenti di sana. Pemain terbaik mendapat bonus Rp500 ribu, suporter terbaik Rp1 juta, dan top skor memperoleh tambahan Rp1 juta.
“Itu di luar hadiah resmi. Itu bonus dari saya,” pungkas pengusaha asal Desa Widoropayung, Situbondo, tersebut.
Eva Hestiawati Turut Mendukung
Pelaksanaan zona Situbondo-Banyuwangi juga mendapat dukungan dari Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi Eva Hestiawati.
Keterlibatan dua wilayah tersebut membuat turnamen tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarsekolah di Situbondo. Lima tim dari Banyuwangi turut menjadi bagian dari persaingan di zona terakhir.
Sementara itu, Yani mengingatkan peserta agar tidak menjadikan hadiah sebagai satu-satunya orientasi dalam pertandingan. Sportivitas dan kejujuran tetap menjadi bagian penting dari kompetisi pelajar tersebut.
Setelah temu teknik rampung, 16 tim akan bersiap menghadapi pertandingan pada 5–6 Oktober 2026. Dari zona terakhir ini, satu tim terbaik akan membawa nama Situbondo-Banyuwangi menuju putaran final Bahlil Mini Soccer di Surabaya. (*)
Editor : Ali Sodiqin