Megawati Hangestri Ternyata Tak Suka Voli, Dulu Lebih Gemar Sepak Bola

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 20:00 WIB
Pemain andalan Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri. (Instagram @Hyundai Hillstate)
Megawati Hangestri ternyata dulu lebih suka sepak bola dan tak menikmati voli. Kini, ia berkarier di Korea bersama Hyundai E&C Hillstate. (Instagram @Hyundai Hillstate)

RADAR BANYUWANGI – Megawati Hangestri Pertiwi ternyata tidak langsung jatuh cinta pada voli. Saat masih kecil, opposite spiker asal Indonesia itu justru lebih menyukai sepak bola dan sempat merasa tidak nyaman ketika harus bermain voli karena latihan melelahkan hingga membuat tangannya sakit. Kini, olahraga yang dulu tidak disukainya justru membawanya ke panggung Proliga, Timnas Indonesia, hingga kompetisi voli Korea bersama Hyundai E&C Hillstate.

Cerita tersebut diungkap Megawati dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube Hyundai E&C Hillstate pada 24 September 2026.

Megawati mengakui, voli bukan olahraga yang langsung membuatnya tertarik.

Saat masih kecil, ia menjalani latihan voli dengan perasaan kurang nyaman. Aktivitas tersebut terasa melelahkan dan membuat tangannya sakit.

Namun, perjalanan Megawati kemudian berubah.

Postur Tinggi Membawa Megawati ke Voli

Salah satu alasan yang membuat Megawati akhirnya serius menekuni voli adalah posturnya.

Dengan tubuh yang tinggi, ia memiliki modal fisik yang mendukung untuk bermain di olahraga tersebut.

Awalnya, keputusan itu lebih seperti pilihan yang didorong keadaan. Namun, seiring waktu, Megawati mulai menemukan alasan untuk bertahan.

Lingkungan pertemanan menjadi salah satu faktor penting.

Megawati mendapatkan banyak teman dari olahraga voli. Dari sana, aktivitas yang sebelumnya terasa melelahkan perlahan berubah menjadi sesuatu yang ia nikmati.

Kesempatan untuk bepergian dan mendapatkan penghasilan dari olahraga juga semakin memperkuat pilihannya.

Kariernya kemudian berkembang dari level nasional hingga internasional.

Megawati tampil di Proliga, memperkuat Timnas Indonesia, dan kemudian mendapatkan kesempatan berkarier di luar negeri.

Korea Memberikan Pengalaman Berbeda

Perjalanan Megawati ke Korea membawa pengalaman baru dalam karier profesionalnya.

Ia merasakan langsung perbedaan karakter kompetisi yang pernah dijalani. Menurut Megawati, kompetisi di Korea memiliki jumlah pertandingan yang lebih banyak dengan musim yang lebih panjang.

Situasi tersebut membuat tuntutan terhadap pemain juga berbeda.

Megawati mengaku perkembangan permainannya semakin terasa ketika memasuki musim kedua berkompetisi di Korea.

“Saya merasakan peningkatan level permainan lebih terlihat ketika memasuki musim keduanya di Korea,” ujar Megawati.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam prosesnya berkembang sebagai pemain.

Bukan hanya teknik dan kemampuan bertanding, Megawati juga harus beradaptasi dengan pola latihan, ritme kompetisi, serta kehidupan sebagai atlet asing.

Dulu Lawan, Kini Jadi Teman Setim

Ada pengalaman lain yang membuat perjalanan Megawati bersama Hyundai E&C Hillstate terasa menarik.

Sebagian rekan setimnya saat ini bukan sosok asing.

Mereka sebelumnya pernah berhadapan dengan Megawati sebagai lawan di lapangan. Kini situasinya berubah. Tidak ada lagi net yang memisahkan mereka sebagai rival.

Megawati mengaku sempat merasa malu ketika pertama kali bertemu dengan pemain-pemain tersebut sebagai rekan satu tim.

“Saya sempat malu ketika pertama kali bertemu dengan mereka,” ungkap Megawati.

Namun, rasa canggung tersebut tidak berlangsung lama.

Sekitar satu minggu setelah bergabung, Megawati mulai lebih santai berkomunikasi dengan rekan-rekan setimnya.

Proses adaptasi pun berjalan semakin mudah.

Komunikasi yang terbangun membuat suasana di dalam tim terasa lebih nyaman. Perlahan, Megawati mulai menemukan atmosfer kekeluargaan di klub barunya.

Dari Sepak Bola hingga Panggung Korea

Kisah Megawati menunjukkan bahwa pilihan olahraga seorang atlet tidak selalu berawal dari kecintaan sejak kecil.

Ia pernah lebih menyukai sepak bola. Bahkan, ketika mulai berlatih voli, Megawati sempat merasa olahraga tersebut melelahkan dan menyakitkan.

Namun, postur tubuh, lingkungan pertemanan, serta peluang yang datang kemudian mengubah jalan kariernya.

Voli akhirnya menjadi olahraga yang membawanya berkeliling, mendapatkan penghasilan, memperkuat Timnas Indonesia, dan tampil di kompetisi internasional.

Kini, Megawati sedang menjalani fase baru bersama Hyundai E&C Hillstate di Korea.

Bukan hanya berusaha meningkatkan kemampuan di lapangan, ia juga membangun hubungan dengan rekan-rekan setim dan belajar memahami karakter kompetisi Korea.

Dari anak yang dulu lebih memilih sepak bola dan tidak menikmati latihan voli, Megawati Hangestri kini justru menjadikan voli sebagai jalan karier hingga menembus kompetisi Korea—sebuah perjalanan yang berubah karena ketekunan, lingkungan, dan kesempatan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
voli Korea Karier Megawati Hyundai Hillstate timnas indonesia Megawati Hangestri