16 Tim Pelajar dari Empat Kabupaten Adu Skill di Bahlil Mini Soccer Zona Madura

Syaifuddin Mahmud • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 18:04 WIB
Pemain SMAN 2 Sumenep dan SMAN 2 Pamekasan berebut bola dalam laga 16 besar Bahlil Mini Soccer Zona 8 Madura di Puri Dewata Mini Soccer. (Fahmi Jalil/Radar Madura)
Pemain SMAN 2 Sumenep dan SMAN 2 Pamekasan berebut bola dalam laga 16 besar Bahlil Mini Soccer Zona 8 Madura di Puri Dewata Mini Soccer. (Fahmi Jalil/Radar Madura)

RADAR BANYUWANGI – Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona 8 Madura resmi bergulir kemarin (24/9). Peluit pertandingan memang membuat para pemain menjadi rival. Namun, begitu laga berakhir, semangat persaudaraan kembali menyatukan mereka.

Sebanyak 16 tim pelajar dari empat kabupaten di Madura ambil bagian. Bangkalan mengirim dua tim, Sampang empat tim, Pamekasan tujuh tim, dan Sumenep tiga tim. Semuanya datang membawa ambisi yang sama: melaju sejauh mungkin.

Turnamen dibuka pukul 10.00. Delapan pertandingan langsung tersaji pada hari pertama. Persaingan tersebut menjadi pintu awal bagi para peserta untuk merebut tiket perempat final yang digelar hari ini (25/9).

Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Arif Fathoni mengatakan, keterlibatan tim dari empat kabupaten menunjukkan tingginya antusiasme pelajar terhadap kompetisi tersebut. Menurut dia, turnamen bukan sekadar ajang adu kemampuan, melainkan juga momentum mempererat kebersamaan antarpelajar.

Arif menyampaikan terima kasih kepada seluruh sekolah dan tim yang telah berpartisipasi. Dia berharap ketatnya persaingan tetap dibarengi sportivitas.

”Terima kasih atas partisipasi seluruh peserta. Tetap sportif dan solid, bersama-sama menuju puncak,” tegas pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya tersebut.

Direktur JPRM Abdul Aziz menyatakan, keterwakilan seluruh kabupaten di Madura menjadi salah satu hal penting dalam kompetisi itu. Turnamen bukan hanya mempertemukan tim di lapangan, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan pelajar dari berbagai daerah.

Menurut Aziz, seluruh peserta datang membawa semangat kompetisi sekaligus nama baik sekolah masing-masing. Karena itu, dia berharap seluruh pertandingan berlangsung lancar dan aman. Sportivitas serta kekompakan juga harus dijaga hingga turnamen berakhir.

Rivalitas, kata Aziz, cukup terjadi di lapangan. Selepas pertandingan, semua pemain kembali menjadi saudara. Sejalan dengan semangat semboyan warga Madura, Salam Settong Dhere.

”Tetap sportif dan solid, bersama-sama menuju puncak,” ujarnya.

Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Arif Fathoni (topi kuning), Direktur JPRM Abdul Aziz (empat dari kiri), pengurus DPD Partai Golkar Jatim, dan pengurus DPD Partai Golkar se-Madura berdoa bersama peserta. (Fahmi Jalil/Radar Madura)
Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Arif Fathoni (topi kuning), Direktur JPRM Abdul Aziz (empat dari kiri), pengurus DPD Partai Golkar Jatim, dan pengurus DPD Partai Golkar se-Madura berdoa bersama peserta. (Fahmi Jalil/Radar Madura)

Pengurus Golkar Pamekasan Hery Purwanto mengatakan, kehadiran 16 tim dari empat kabupaten menjadikan turnamen sebagai ruang pertemuan pelajar se-Madura. Persaingan di lapangan diharapkan tetap dibingkai semangat kebersamaan.

”Yang terpenting semua tim bisa bertanding dengan baik dan sportif. Siapa pun yang nanti melaju, tetap menjaga kebersamaan dan membawa semangat Madura bersama-sama,” katanya.

Sekjen KSMI Pamekasan Abdul Hamid menilai keterlibatan 16 tim dari empat kabupaten membuat atmosfer kompetisi semakin menarik. Sebab, setiap daerah membawa karakter dan kekuatan masing-masing.

”Ini bukan hanya soal siapa yang menang. Yang lebih penting, semua tim bisa bertanding dengan sportif, menjaga silaturahmi, dan bersama-sama menyukseskan kompetisi,” terangnya.

Pantauan JPRM, pertandingan Bahlil Mini Soccer Zona 8 Madura berlangsung sengit. Setiap tim tampil ngotot demi mengamankan kemenangan.

SMAN 2 Pamekasan berhasil menundukkan SMAN 2 Sumenep dengan skor 4-2. Sementara itu, SMKN 2 Sampang harus melewati drama adu penalti ketika menghadapi SMK Nurul Karomah, Bangkalan. Laga berakhir 2-2 pada waktu normal sebelum SMKN 2 Sampang memastikan kemenangan melalui adu penalti.

SMAN 1 Kedungdung juga tampil meyakinkan. Mereka menang telak 3-0 atas SMKN 1 Pamekasan. SMAN 3 Pamekasan mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas SMAN 1 Sampang. Sementara itu, MAN 2 Pamekasan menaklukkan SMAN 3 Sampang dengan skor 2-0.

Di laga lainnya, SMAN 1 Ambunten pesta enam gol tanpa balas ke gawang SMAN 1 Sumenep. SMATA Duba Pamekasan menang 4-1 atas SMKN 2 Pamekasan. Adapun MA Nurul Karomah harus mengakui keunggulan SMAN 4 Pamekasan dengan skor 0-3.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Bahlil Mini Soccer Turnamen Mini Soccer Mini Soccer Madura Pelajar Madura Olahraga Pamekasan