Megawati Jadi Senior di Hillstate, Jordan Wilson Banyak Minta Saran

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 20:30 WIB
Liburan di Jeju, kedekatan Megawati dan Jordan Wilson jadi sorotan penggemar. (Instagram @@hdecvolleyballteam)
Megawati Hangestri kini bukan hanya tumpuan serangan Hillstate. Pengalaman dua musim di Korea membuatnya menjadi panutan Jordan Wilson. (Instagram @@hdecvolleyballteam)

RADAR BANYUWANGI – Dua musim berkarier di Liga Voli Korea membuat Megawati Hangestri Pertiwi datang ke Hyundai E&C Hillstate dengan modal yang lebih lengkap. Bukan hanya dipersiapkan sebagai tumpuan serangan, Megawati kini juga dipercaya menjadi panutan bagi pemain baru, termasuk outside hitter asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, yang akan menjalani musim pertamanya di V-League.

Peran tersebut menunjukkan perubahan posisi Megawati di dalam tim. Pengalaman menghadapi atmosfer pertandingan Korea, tuntutan klub, tekanan terhadap pemain asing, hingga proses adaptasi dengan kompetisi menjadi bekal yang kini bisa dibagikan kepada rekan setim.

Wilson pun mengaku cukup sering menerima masukan dari Megawati sejak bergabung dengan Hillstate. Saran tersebut tidak sebatas teknik bermain, tetapi juga menyentuh aspek psikologis yang menjadi bagian penting ketika seorang pemain memasuki lingkungan kompetisi baru.

Jordan Wilson Banyak Belajar dari Megawati

Wilson untuk pertama kalinya akan merasakan ketatnya persaingan V-League setelah sebelumnya berkarier di kompetisi NCAA Amerika Serikat.

Situasi itu membuat keberadaan Megawati menjadi keuntungan tersendiri. Megawati sudah memiliki pengalaman dua musim di Liga Voli Korea bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada 2023/2024 dan 2024/2025.

Pengalaman tersebut membuat Megawati memahami lebih banyak sisi kehidupan sebagai pemain asing di Korea. Mulai dari tuntutan pertandingan, komunikasi dengan tim, atmosfer kompetisi, hingga tekanan untuk terus tampil konsisten.

Wilson mengatakan Megawati rutin memberikan masukan kecil dalam keseharian mereka.

“Mega sering memberi saya saran-saran kecil setiap hari. Dia berbicara banyak soal aspek psikologis di berbagai hal, termasuk teknik bermain,” ujar Wilson, dikutip dari Sports Hankook.

Komunikasi keduanya juga relatif mudah karena sama-sama menggunakan jasa penerjemah Yoo So-yeon. Kondisi tersebut membantu Wilson lebih cepat memahami berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan dan persiapan sebagai pemain Hillstate.

Bukan Cuma Soal Teknik

Menariknya, masukan Megawati kepada Wilson tidak hanya berkaitan dengan bagaimana menjalankan tugas di lapangan.

Aspek psikologis menjadi salah satu bagian yang ikut mendapat perhatian.

Bagi pemain yang baru memasuki V-League, adaptasi tidak berhenti pada memahami sistem permainan. Wilson juga harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, gaya latihan, karakter pertandingan, tuntutan klub, serta ekspektasi terhadap pemain asing.

Dalam konteks tersebut, pengalaman Megawati menjadi modal penting.

Ia sudah melewati fase tersebut ketika pertama kali datang ke Korea. Kini, pengalaman yang sama dapat digunakan untuk membantu Wilson menghadapi masa awalnya bersama Hillstate.

Wilson sendiri menilai Megawati sebagai sosok yang ramah, suportif, dan pekerja keras. Hubungan yang terbangun selama persiapan membuat status Megawati sebagai pemain yang lebih berpengalaman tidak menciptakan jarak di antara keduanya.

Pengalaman Dua Musim Jadi Modal Megawati

Megawati memasuki musim ketiganya di Liga Voli Korea dengan pengalaman yang berbeda dibanding ketika pertama kali datang pada 2023.

Dua musim bersama Red Sparks memberinya gambaran mengenai karakter V-League. Ia tidak lagi datang sebagai pemain yang harus memulai semuanya dari nol.

Kini, pengalaman tersebut dibawa ke Hillstate.

Perubahan itu penting karena Megawati bukan hanya dituntut menghasilkan poin sebagai opposite. Ia juga diharapkan dapat menjadi salah satu pemain yang membantu membangun lingkungan kompetitif di dalam tim.

Apalagi Hillstate memiliki pemain baru seperti Wilson yang harus segera beradaptasi dengan sistem permainan dan atmosfer V-League.

Duet Megawati-Wilson Mulai Diuji

Secara posisi, Megawati dan Wilson memiliki peran berbeda.

Megawati bermain sebagai opposite, sementara Wilson menempati posisi outside hitter. Keduanya menjadi bagian dari komposisi yang disiapkan pelatih Kang Sung-hyung untuk menghadapi musim 2026/2027.

Perbedaan posisi tersebut justru membuka peluang terciptanya kombinasi yang saling melengkapi.

Wilson diharapkan memberikan kontribusi dalam penerimaan servis dan pertahanan. Sementara Megawati tetap menjadi salah satu kekuatan utama Hillstate dalam urusan serangan.

Jika kombinasi tersebut berjalan sesuai rencana, Hillstate tidak hanya memiliki dua pemain asing dengan fungsi berbeda. Tim juga mempunyai Megawati sebagai pemain berpengalaman yang dapat membantu Wilson memahami tuntutan kompetisi Korea.

KOVO Cup 2026 Jadi Panggung Awal

KOVO Cup 2026 menjadi salah satu kesempatan bagi Megawati dan Wilson untuk mulai menguji kerja sama mereka dalam pertandingan resmi.

Hillstate tergabung di Grup B bersama Korea Expressway Hi-Pass dan GS Caltex Seoul KIXX.

Turnamen tersebut dapat menjadi gambaran awal bagaimana komposisi baru Hillstate bekerja sebelum memasuki kompetisi V-League 2026/2027.

Bagi Wilson, pertandingan resmi akan menjadi pengalaman penting untuk melihat langsung perbedaan antara persiapan dan atmosfer kompetisi Korea.

Bagi Megawati, KOVO Cup juga menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa kontribusinya di Hillstate tidak hanya dihitung melalui jumlah poin.

Dari Mesin Poin Menjadi Pemain Panutan

Perjalanan Megawati di Liga Voli Korea kini memasuki babak berbeda.

Ketika pertama kali datang ke Korea, perhatian utama tertuju pada kemampuannya sebagai pemain asing yang harus membuktikan diri di V-League. Setelah dua musim bersama Red Sparks, pengalaman tersebut kini menjadi modal yang bisa dibagikan kepada pemain lain.

Wilson menjadi salah satu penerima manfaatnya.

Megawati tetap memiliki tugas utama sebagai opposite dan salah satu tumpuan serangan Hillstate. Namun, di luar statistik pertandingan, ada tanggung jawab lain yang mulai melekat: membantu pemain baru memahami bagaimana menghadapi kompetisi Korea.

Bagi Hillstate, kombinasi pengalaman Megawati dan energi pemain baru seperti Wilson menjadi bagian dari persiapan menuju musim 2026/2027.

Sedangkan bagi Megawati, kepercayaan tersebut memperlihatkan satu hal penting: semakin lama berkarier di V-League, semakin besar pula perannya di dalam tim—bukan hanya sebagai pencetak poin, tetapi juga sebagai pemain yang menjadi tempat rekan baru belajar dan beradaptasi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Jordan Wilson KOVO Cup 2026 V-League 2026 Megawati Hillstate Megawati Hangestri