RADAR BANYUWANGI – Trek sepanjang 2,3 kilometer di Gantasan Bike Park, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, bukan lintasan yang mudah ditaklukkan. Ratusan downhiller harus menjaga keseimbangan sekaligus mempertahankan fokus saat melibas berbagai obstacle teknikal dalam kualifikasi BIG Downhill Banyuwangi 2026, Sabtu (19/9). Bahkan, Ketua ISSI Banyuwangi sekaligus founder Sego Anget Racing, Munif, ikut turun langsung di kelas Master F untuk menjajal karakter ekstrem lintasan tersebut.
Kualifikasi menjadi pemanasan sebelum pertarungan utama dalam babak final yang digelar hari ini, Minggu (20/9). Adu cepat para rider dijadwalkan menjadi salah satu tontonan olahraga ekstrem di lereng Gunung Ijen dan disaksikan langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Trek 2,3 Kilometer Penuh Jebakan
Sejak start dibuka, ratusan downhiller langsung melesat mencari racing line tercepat. Setiap detik menjadi penting karena perbedaan catatan waktu antarpembalap sangat tipis.
Lintasan Gantasan Bike Park memiliki karakter teknikal yang membuat para rider tidak bisa sekadar mengandalkan kecepatan. Tikungan tajam, perubahan karakter trek, hingga berbagai rintangan memaksa pembalap mampu mengendalikan sepeda dengan presisi.
Kesalahan kecil saat mengambil tikungan atau kehilangan keseimbangan bisa berdampak langsung terhadap catatan waktu dan posisi di papan klasemen.
Rider elite nasional Popo Aryo Sejati mengakui karakter trek Gantasan cukup menantang. Menurut dia, panjang lintasan mencapai 2,3 kilometer dan dipenuhi rintangan yang menuntut konsentrasi tinggi.
“Panjang trek mencapai 2,3 kilometer dan penuh jebakan rintangan ekstrem. Pembalap tidak boleh hilang fokus sedetik pun saat meluncur,” ujar Popo.
Munif Ikut Rasakan Keganasan Trek
Persaingan BIG Downhill Banyuwangi 2026 semakin menarik dengan keikutsertaan Munif. Ketua ISSI Banyuwangi sekaligus founder Sego Anget Racing itu memilih turun langsung di kelas Master F.
Kehadiran Munif bukan sekadar menjadi bagian dari jajaran pengurus olahraga balap sepeda Banyuwangi. Dia ikut merasakan langsung tantangan yang harus dihadapi para rider ketika meluncur di lintasan Gantasan.
Dengan karakter trek yang teknikal, pembalap dituntut mampu menentukan jalur terbaik dalam waktu singkat. Kecepatan harus berjalan beriringan dengan kontrol sepeda agar tidak kehilangan waktu di setiap tikungan dan rintangan.
Final Jadi Penentuan
Kualifikasi pada Sabtu menjadi penentu posisi sekaligus pemanasan menuju pertarungan puncak.
Babak final BIG Downhill Banyuwangi 2026 digelar Minggu (20/9). Para pembalap akan kembali beradu cepat untuk mencatatkan waktu terbaik di lintasan Gantasan Bike Park.
Lokasi trek yang berada di tepi jalan raya juga memberikan daya tarik tersendiri. Penonton bisa menyaksikan langsung aksi downhiller ketika menaklukkan lintasan ekstrem di kawasan lereng Gunung Ijen.
Namun, atmosfer penonton sekaligus menjadi tantangan mental bagi pembalap. Konsentrasi mutlak dibutuhkan sejak garis start hingga menyentuh garis finis.
Puncak persaingan tersebut dijadwalkan disaksikan langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. (ram/ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin