Blambangan Taekwondo Club Banyuwangi Gemilang, Juara Umum & Raih The Best Player

Niklaas Andries • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 03:46 WIB
BUAH PEMBINAAN: Blambangan Taekwondo Club Banyuwangi sukses meraih juara umum di ajang Poliwangi Director
BUAH PEMBINAAN: Blambangan Taekwondo Club Banyuwangi sukses meraih juara umum di ajang Poliwangi Director's Taekwondo Championship 2026 (Blambangan Taekwondo Club)

RADARBANYUWANGI.ID – Gelar juara umum menjadi bukti bahwa latihan keras tidak pernah benar-benar mengkhianati hasil. Blambangan Taekwondo Club Banyuwangi pulang dengan kepala tegak dari Poliwangi Director's Taekwondo Championship 2026 setelah mengoleksi 21 medali emas, 4 perak, dan 6 perunggu.

Kejuaraan yang berlangsung pada 12–13 September 2026 di GOR Tawangalun Banyuwangi tersebut menjadi panggung bagi para atlet Blambangan Taekwondo Club untuk menunjukkan hasil latihan mereka. Bukan hanya berbicara soal jumlah medali, capaian itu juga memperlihatkan kedalaman skuad klub yang mampu bersaing di kategori prestasi.

Sebanyak 21 atlet Blambangan Taekwondo Club meraih juara pertama alis medali emas. Empat atlet membawa pulang medali perak, sedangkan enam atlet lainnya finis di peringkat ketiga dan berhak atas medali perunggu.

Rinciannya, para peraih juara pertama adalah Dastan dan Syahidatun Nafisa dari nomor poomsae, Khawla, Keisyah, Jacinda, Ahnaf, Zevita, Piaggio, Tata, Fairuz, Arga, Wulan Sriwilujeng, Zelin, Prabu, Syahidatun, Aberchio, Uwais, Janitra, Balqis, dan Bilal. Sementara itu, posisi juara kedua diraih Arsya, Dastan, Mauza, dan Ayman.

Adapun enam atlet yang berhasil menempati juara ketiga adalah Angga, Shelly, Khaira, Reyki, Noval, dan Rian. Namun, ada satu catatan yang membuat pencapaian Blambangan Taekwondo Club semakin menarik. Klub tersebut juga mampu menempatkan sejumlah atletnya dalam daftar The Best Player.

Para atlet yang mendapat penghargaan tersebut berasal dari beberapa kategori. Piaggio Deydan Narendra Riawan terpilih sebagai The Best Player Kyorugi Pra Kadet Putra. Dari kategori Kyorugi Pra Kadet Putri, penghargaan diraih Khawla Anindyaswari Efendi.

Kemudian Jacinda Putri Wardhana menjadi The Best Player Kyorugi Kadet Putri. Untuk kategori poomsae, Dastan Dhelfio Candhan Wasista menjadi yang terbaik di kelompok putra, sedangkan Syahidatun Nafisa meraih penghargaan di kelompok putri.

Blambangan Taekwondo Club juga mencatatkan prestasi pada kategori penghargaan tim. Klub tersebut disebut meraih Juara Umum 2 kategori Prestasi serta Juara Umum 3 kategori Semi Prestasi. Capaian itu tidak datang secara tiba-tiba.

Ketua Blambangan Taekwondo Club, Arif Taekwondo, menyebut persiapan menjadi salah satu faktor penting di balik hasil tersebut. Para atlet meningkatkan frekuensi latihan, bahkan berlatih setiap hari menjelang kejuaraan. Latihan juga tidak berhenti pada teknik dasar.

Program persiapan mencakup latihan beban dan sparring. Kombinasi tersebut diperlukan karena pertandingan taekwondo bukan hanya membutuhkan kemampuan teknik, tetapi juga daya tahan, kekuatan, kecepatan mengambil keputusan, serta kesiapan menghadapi tekanan pertandingan.

Terlebih, sebagian anak didik Blambangan Taekwondo Club memilih turun pada kategori prestasi, yang mempertemukan mereka dengan atlet-atlet yang sudah memiliki pengalaman bertanding. Di titik inilah hasil 21 emas menjadi penting.

Jumlah medali tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan Blambangan bukan sekadar bergantung pada satu atau dua atlet unggulan. Sebaran gelar juara di berbagai nomor memperlihatkan bahwa pembinaan di klub mulai menghasilkan kedalaman atlet.

Bagi klub yang bermarkas di Depan Polresta Banyuwangi, Gang Cemara, Kebalenan, Banyuwangi, kejuaraan tersebut juga menjadi sarana mengukur sejauh mana program latihan mampu diterapkan dalam situasi pertandingan sebenarnya.

Arif menyampaikan rasa syukur atas antusiasme anak-anak didiknya mengikuti kejuaraan. Menurutnya, keberanian para atlet turun di kategori prestasi menjadi pengalaman penting. Mereka tidak hanya mengejar medali, tetapi juga belajar menghadapi lawan yang lebih berpengalaman.

Pada akhirnya, 21 emas, 4 perak, dan 6 perunggu menjadi angka yang mudah dibaca. Tetapi di balik angka itu terdapat proses panjang berupa latihan yang lebih sering, latihan fisik, sparring, serta keberanian para atlet untuk masuk ke level persaingan yang lebih tinggi.

Blambangan Taekwondo Club kini punya alasan kuat untuk melihat ke depan. Juara umum bukan sekadar trofi yang dibawa pulang dari GOR Tawangalun, melainkan penanda bahwa pembinaan atlet taekwondo Banyuwangi memiliki fondasi yang semakin serius. (*)

Daftar Perolehan Medali:

Medali Emas: 1. Dastan (poomsae) 2. Syahidatun Nafisa (poomsae) 3. Khawla (poomsae) 4. Keisyah (poomsae) 5. Khawla (poomsae) 6. Jacinda 7. Ahnaf 8. Zevita 9. Piaggio 10. Tata 11. Fairuz 12. Arga 13. Wulan Sriwilujeng 14. Zelin 15. Prabu 16. Syahidatun 17. Aberchio 18. Uwais 19. Janitra 20. Balqis 21. Bilal

Medali Perak:  1. Arsya 2. Dastan 3. Mauza 4. Ayman

Medali Perunggu: 1. Angga 2. Shelly 3. Khaira 4. Reyki 5. Noval 6. Rian,

THE BEST PLAYER:

KYORUGI PRA KADET PUTRA =Piaggio Deydan Narendra Riawan

KYORUGI PRA KADET PUTRI = Khawla Anindyaswari Efendi

KYORUGI KADET PUTRI = Jacinda Putri Wardhana

POOMSAE PUTRA = Dastan Dhelfio Candhan Wasista

POOMSAE PUTRI = Syahidatun Nafisa

BLAMBANGAN TAEKWONDO CLUB : JUARA UMUM 2 PRESTASI

BLAMBANGAN TAEKWONDO CLUB : JUARA UMUM 3 SEMI PRESTASI

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
taekwondo Banyuwangi Blambangan Taekwondo Club Poliwangi Championship 2026 The Best Player GOR Tawangalun