Wilson Bikin Hillstate Punya Opsi Baru di Balik Megawati Hangestri

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 15:00 WIB
Liburan di Jeju, kedekatan Megawati dan Jordan Wilson jadi sorotan penggemar. (Instagram @@hdecvolleyballteam)
Liburan di Jeju, kedekatan Megawati dan Jordan Wilson jadi sorotan penggemar. (Instagram @@hdecvolleyballteam)

RADAR BANYUWANGI – Hyundai Hillstate ternyata punya kartu lain selain duet serangan Megawati Hangestri Pertiwi dan Jordan Wilson. Pemain asal Amerika Serikat itu mulai menunjukkan kemampuan bermain sebagai opposite, membuka opsi taktik baru bagi Hillstate ketika menjalani panjangnya kompetisi V-League 2026/2027.

Semula Wilson diproyeksikan sebagai outside hitter untuk mendampingi Megawati yang mengisi posisi opposite. Namun, situasi berubah setelah Wilson mendapat kesempatan bermain sebagai opposite dalam laga uji coba melawan SAGA Hisamitsu Springs di Jepang pada Agustus 2026.

Ketika Megawati tidak tampil, Wilson dipercaya mengisi posisi tersebut.

Kesempatan itu tidak disia-siakan.

Wilson mampu menunjukkan kemampuan menyerang yang menjanjikan. Beberapa kali serangannya berhasil menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.

Bagi Hillstate, fleksibilitas tersebut merupakan keuntungan penting. Tim asuhan Kang Sung-hyung kini memiliki alternatif apabila Megawati membutuhkan waktu istirahat atau tim membutuhkan perubahan komposisi permainan.

Wilson Bisa Jadi Kartu Taktis Hillstate

Kemampuan Wilson bermain sebagai opposite membuat peta kekuatan Hillstate menjadi lebih fleksibel.

Jika Wilson dimainkan sebagai opposite, posisi outside hitter dapat diberikan kepada pemain lain. Sebaliknya, Wilson tetap bisa digunakan sebagai outside hitter ketika Hillstate membutuhkan kombinasi berbeda.

Opsi tersebut menjadi penting karena V-League merupakan kompetisi panjang. Pergantian komposisi pemain bukan hanya diperlukan karena strategi lawan, tetapi juga untuk menjaga kondisi pemain sepanjang musim.

Meski demikian, Wilson masih memiliki pekerjaan rumah.

Sebagai outside hitter, ia dituntut memiliki kemampuan receive dan pertahanan yang solid. Aspek tersebut masih terus mendapat perhatian dari Kang Sung-hyung dalam proses pembinaan Wilson.

Dengan kata lain, kemampuan menyerang Wilson mulai menjadi modal. Namun, kualitas receive dan pertahanannya akan menentukan seberapa jauh fleksibilitas tersebut bisa dimanfaatkan Hillstate dalam pertandingan resmi.

Megawati Ikut Membentuk Mental Wilson

Ada cerita menarik di balik proses adaptasi Wilson di Korea Selatan.

Megawati ternyata ikut memberikan masukan kepada pemain Amerika Serikat tersebut selama menjalani masa awal bersama Hillstate.

Wilson mengungkapkan hal itu kepada media Korea Selatan, Sports Hankook.

Menurut Wilson, Megawati secara bertahap memberikan nasihat kepadanya dalam menjalani aktivitas bersama di Hyundai.

Salah satu pesan yang paling membekas adalah agar Wilson tidak terlalu terbebani dengan keharusan tampil sempurna.

Wilson mengakui dirinya termasuk pemain yang selalu berusaha melakukan sesuatu dengan sempurna, termasuk ketika berada di lapangan voli.

Megawati justru mengingatkannya bahwa kompetisi masih panjang dan Wilson harus percaya kepada kemampuannya sendiri.

Nasihat tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi Wilson menghadapi musim pertamanya di V-League.

Bagi pemain yang baru memasuki lingkungan kompetisi Korea Selatan, kemampuan beradaptasi secara mental sama pentingnya dengan kemampuan teknis.

Punya Jembatan Komunikasi yang Sama

Hubungan Megawati dan Wilson juga semakin mudah terjalin karena keduanya memiliki penerjemah yang sama, Yoo So-yeon.

Kediaman keduanya juga disebut berdekatan.

Kondisi tersebut membuat komunikasi antara Megawati dan Wilson relatif lebih mudah, baik ketika menjalani latihan maupun di luar lapangan.

Bagi Hillstate, kedekatan tersebut bisa menjadi keuntungan tambahan.

Megawati sudah memiliki pengalaman dua musim bermain di Liga Voli Korea. Sementara Wilson sedang memasuki fase awal adaptasinya.

Pengalaman Megawati dapat membantu Wilson memahami karakter kompetisi, kehidupan sebagai pemain asing, hingga tuntutan permainan di Korea Selatan.

Megawati-Wilson, Bukan Sekadar Duet

Musim 2026/2027 berpotensi menjadi panggung penting bagi kombinasi Megawati dan Wilson.

Megawati diproyeksikan menjadi salah satu tumpuan utama serangan Hillstate. Di sisi lain, Wilson memiliki kemampuan menyerang sekaligus fleksibilitas untuk mengisi lebih dari satu posisi.

Jika kemampuan receive dan pertahanan Wilson terus berkembang, Hillstate mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Bukan hanya memiliki tandem serangan Megawati-Wilson, Hyundai juga mempunyai opsi untuk mengubah komposisi pemain tanpa kehilangan daya gedor.

Di sinilah fleksibilitas Wilson bisa menjadi senjata tersembunyi Hillstate.

Sebab, dalam kompetisi panjang seperti V-League, kekuatan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh siapa yang menjadi pencetak poin terbanyak.

Kemampuan mengubah strategi, menjaga kondisi pemain, dan menemukan kombinasi paling efektif dalam situasi berbeda bisa menjadi pembeda.

Dan Wilson kini memberikan Hillstate satu pilihan tambahan yang sebelumnya tidak terlalu terlihat: opposite alternatif di balik bayang-bayang Megawati.

Jika terus berkembang, kombinasi keduanya bukan hanya menarik karena kedekatan di luar lapangan, tetapi juga karena bisa memberikan dimensi baru bagi permainan Hyundai Hillstate sepanjang musim 2026/2027. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Jordan Wilson V-League 2026 Hyundai Hillstate Liga Voli Korea Megawati Hangestri