RADAR BANYUWANGI - Lewis Hamilton sempat berada di posisi terdepan pada awal Q3, tetapi harus mengakhiri kualifikasi Grand Prix Spanyol di posisi keempat. Pembalap Ferrari itu mengakui timnya masih harus bekerja lebih keras untuk mengejar kecepatan McLaren dan Mercedes.
Hasil tersebut menjadi cukup menarik mengingat Hamilton sebelumnya mengalami kecelakaan dalam sesi latihan bebas ketiga (FP3). Mobil Ferrari yang dikendarainya menghantam pembatas di tikungan terakhir sehingga mengalami kerusakan.
Tim kemudian meminta Hamilton menghentikan mobilnya ketika ia berusaha kembali ke pit. Insiden itu membuat waktu persiapannya menghadapi kualifikasi menjadi terbatas.
Namun, kehilangan waktu di FP3 ternyata tidak terlalu mengganggu penampilan Hamilton pada sesi penentuan posisi start. Ia mampu membawa Ferrari tampil kompetitif dan bahkan sempat menempati provisional pole ketika pembalap-pembalap memasuki putaran awal Q3.
Situasi berubah pada putaran terakhir. Hamilton memang berhasil memperbaiki catatan waktunya, tetapi sejumlah rival mampu melaju lebih cepat. Ia akhirnya berada di posisi keempat, kurang dari dua persepuluh detik di belakang Lando Norris yang merebut pole position.
Hamilton Akui Ferrari Masih Harus Bekerja Lebih Keras
Hamilton tidak menganggap hasil kualifikasi sebagai kegagalan total. Menurutnya, performa Ferrari secara keseluruhan cukup baik setelah masalah yang dialaminya pada sesi latihan.
Saat diminta mengevaluasi penampilannya, Hamilton mengatakan, “Tidak ada yang perlu dikatakan mengenai FP3. Kualifikasi berjalan cukup baik.”
Ia menilai dirinya cukup nyaman dengan mobil sepanjang kualifikasi. Persoalan utama justru terletak pada kemampuan Ferrari untuk menyamai kecepatan para pesaing ketika sesi memasuki tahap paling menentukan.
“Secara umum, saya merasa cukup baik. Kami harus mengerahkan semuanya agar bisa bersaing dengan dua tim bermesin kuat, Mercedes dan McLaren, yang berada di depan,” ungkapnya.
Menurut Hamilton, McLaren dan Mercedes terlihat mampu mendapatkan tambahan performa ketika memasuki kualifikasi. Ferrari belum mampu memberikan respons yang sama.
“Mereka sepertinya mampu meningkatkan tenaga mesin atau sesuatu ketika memasuki kualifikasi, sementara kami tidak bisa menyamainya. Kami harus bekerja lebih keras,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Hamilton masih melihat celah yang harus ditutup Ferrari. Posisi keempat memang menempatkannya di barisan depan, tetapi persaingan di papan atas berlangsung sangat ketat.
Selisih waktu yang tipis dengan Norris juga menunjukkan bahwa Ferrari tidak sepenuhnya tertinggal. Tambahan performa kecil saja dapat mengubah posisi start secara signifikan dalam persaingan ketat di depan.
Leclerc Finis Tepat di Belakang Hamilton
Rekan setim Hamilton, Charles Leclerc, mengakhiri kualifikasi di posisi kelima. Pembalap Monako tersebut juga berada dalam jarak kurang dari dua persepuluh detik dari catatan waktu Norris.
Leclerc menilai lap terakhirnya di Q3 sebenarnya sudah cukup baik. Namun, ia merasa terlalu memaksakan diri di sejumlah tikungan ketika berusaha mengejar waktu.
“Saya rasa putaran saya di Q3 cukup bagus. Ini kualifikasi yang sulit karena Anda harus benar-benar berkomitmen penuh di Q3, dan saya sudah melakukannya,” katanya.
Menurutnya, usaha tersebut justru membuat sebagian kecil waktu terbuang. Leclerc juga menyebut Ferrari kehilangan kecepatan di lintasan lurus karena menggunakan spesifikasi mesin yang lebih lama.
“Namun, saya merasa mungkin sedikit melewati batas di beberapa tikungan dan kehilangan sedikit waktu. Selain itu, kami mungkin juga kehilangan waktu di lintasan lurus karena menggunakan spesifikasi mesin yang lebih lama,” ujarnya.
Meski demikian, Leclerc tidak menyalahkan tim atas hasil tersebut. Ia menganggap kesalahan ketika melewati batas merupakan tanggung jawabnya sendiri dan menilai Ferrari sudah memaksimalkan potensi yang tersedia.
“Namun, pada akhirnya itu adalah tanggung jawab saya. Saya pikir kami sudah melakukan pekerjaan dengan baik hari ini dan memaksimalkan potensi yang kami miliki,” pungkasnya.
Ferrari Punya Pekerjaan Besar Jelang Balapan
Dua mobil Ferrari yang menempati posisi keempat dan kelima membuat tim asal Italia tersebut tetap berada dalam posisi kompetitif untuk menghadapi balapan.
Namun, kualifikasi juga memperlihatkan pekerjaan yang masih harus dilakukan Ferrari. Hamilton secara terbuka menilai timnya perlu meningkatkan performa jika ingin secara konsisten menantang McLaren dan Mercedes.
Bagi Hamilton, tantangannya kini bukan hanya mempertahankan posisi di barisan depan. Ferrari perlu menemukan tambahan kecepatan agar mampu mengubah peluang start dari posisi keempat menjadi kesempatan nyata untuk memperebutkan kemenangan.
Setelah sempat mengalami kecelakaan beberapa jam sebelumnya, Hamilton setidaknya berhasil mengubah situasi sulit itu menjadi hasil kualifikasi yang tetap kompetitif. Pertanyaan berikutnya adalah apakah Ferrari mampu mempertahankan performa tersebut ketika balapan berlangsung.
Bagi pembalap tujuh kali juara dunia itu, jawabannya bergantung pada seberapa cepat Ferrari dapat memperbaiki kekurangan yang terlihat pada sesi kualifikasi.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : F1