Lando Norris Tak Menyangka Raih Pole F1 GP Spanyol: “Salah Satu Lap Terbaik”

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 20:33 WIB
Lando Norris mengamankan pole position GP Spanyol setelah mencatat waktu 1 menit 31,824 detik dalam sesi kualifikasi di sirkuit Madring. (F1)
Lando Norris mengamankan pole position GP Spanyol setelah mencatat waktu 1 menit 31,824 detik dalam sesi kualifikasi di sirkuit Madring. (F1)

RADAR BANYUWANGI - Lando Norris sendiri tak menyangka bisa berdiri di posisi terdepan setelah kualifikasi Grand Prix (GP) Spanyol. Sehari setelah kehilangan kesempatan tampil pada latihan bebas kedua akibat masalah gearbox, pembalap McLaren itu justru menghasilkan lap yang disebutnya sebagai salah satu yang terbaik sepanjang karier.

Norris merebut pole position setelah mencatat waktu 1 menit 31,824 detik pada sesi Q3. Hasil tersebut terasa semakin istimewa karena keunggulannya atas Kimi Antonelli yang berada di posisi kedua hanya 0,011 detik.

Bagi Norris, pencapaian itu menjadi perubahan situasi yang cukup drastis. Jumat lalu, masalah gearbox pada mobilnya membuat ia tidak dapat mengikuti sesi latihan bebas kedua. Kondisi tersebut tentu mengurangi kesempatan Norris untuk memahami karakter sirkuit Madring yang menjadi lokasi baru GP Spanyol.

Namun, pembalap asal Inggris itu mampu membalasnya pada Sabtu. Ketika kualifikasi memasuki tahap penentuan, Norris berhasil menemukan kombinasi kecepatan dan ketenangan yang dibutuhkan untuk menghasilkan putaran terbaik.

“Saya terkejut. Saya sedikit terkejut bisa berada di sini sekarang, tetapi itu mungkin salah satu lap terbaik yang pernah saya lakukan dalam karier saya. Saya sangat senang, sangat bangga, dan sangat bahagia untuk tim,” ujar Norris.

Menurut Norris, lap terakhir tersebut terasa berbeda dibandingkan putaran-putaran sebelumnya. Ia sebenarnya sudah mengetahui apa yang ingin dilakukan, tetapi tantangannya adalah menjaga pikiran tetap tenang ketika berada di dalam mobil.

Semuanya akhirnya berjalan hampir sesuai rencana. Norris merasa setiap bagian yang sebelumnya ingin diperbaiki berhasil dieksekusi dengan baik sehingga catatan waktunya mampu membawa McLaren ke posisi teratas.

Lap Terakhir Jadi Penentu

Tekanan semakin besar ketika Norris menjalani percobaan terakhirnya. Sirkuit Madring memiliki sejumlah bagian yang berdekatan dengan dinding pembatas, sehingga pembalap harus mampu mempertahankan kecepatan tanpa kehilangan konsentrasi.

Norris mengakui bahwa dirinya sempat merasa terlalu tegang pada lap-lap sebelumnya. Pada percobaan terakhir, ia mencoba lebih rileks dan membiarkan mobil mengalir mengikuti ritme yang sudah dibangun.

“Adrenalin sangat tinggi pada lap terakhir. Anda harus rileks dan membiarkan semuanya mengalir,” katanya.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Norris menyebut lap terakhirnya hampir sempurna, meski masih ada satu momen yang membuatnya khawatir.

Momen itu terjadi di tikungan terakhir. Norris merasa mobilnya nyaris menghantam dinding dan bahkan sempat membayangkan tim McLaren harus melakukan perbaikan pada mobilnya setelah sesi kualifikasi.

“Itu hampir sempurna, kecuali tikungan terakhir. Saya pikir saya akan menabrak dinding dan saya pikir anak-anak di tim harus memperbaiki mobil malam ini,” ucapnya.

Meski demikian, kesalahan kecil tersebut tidak mengubah hasil akhir. Norris tetap berada di puncak dengan selisih yang sangat tipis dari Antonelli.

Norris Waspadai Antonelli dan Verstappen

Pole position memberikan Norris posisi ideal untuk memulai balapan. Ia akan berada di depan Antonelli, sementara Max Verstappen mengisi posisi berikutnya.

Meski demikian, Norris tidak menganggap pole sebagai jaminan kemenangan. Ia justru menyadari bahwa balapan di Madring akan menghadirkan tantangan berbeda, terutama karena peluang menyalip tidak akan selalu mudah.

“Saya sudah memberikan diri saya peluang terbaik untuk besok. Saya tidak berpikir ini akan menjadi trek yang paling mudah untuk menyalip, tetapi itu tetap mungkin dan saya punya dua pembalap yang sangat cepat dan bagus di belakang,” kata Norris.

Pembalap McLaren itu juga memilih menikmati kesempatan tampil dalam balapan perdana di Madrid. Menurutnya, karakter lintasan yang baru membuat jalannya balapan sulit diprediksi.

“Saya bersemangat. Ini balapan pertama di sini di Madrid dan sejauh ini menjadi pengalaman yang menyenangkan. Banyak hal bisa terjadi. Ini balapan yang panjang dan treknya sulit, jadi saya menantikan semuanya,” pungkasnya.

Kini Norris memiliki modal penting untuk menghadapi balapan. Setelah sempat kehilangan waktu berharga akibat masalah teknis pada Jumat, ia berhasil mengubah situasi menjadi pole position hanya sehari kemudian.

Tantangan sebenarnya baru akan dimulai ketika lampu start padam. Norris harus mempertahankan posisi terdepan dari tekanan Antonelli dan Verstappen sekaligus membuktikan bahwa lap spektakulernya di kualifikasi dapat menjadi awal dari hasil yang lebih besar di GP Spanyol.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : F1
Madring GP Spanyol formula 1 lando norris mclaren