RADAR BANYUWANGI – Tiket menuju final regional Jawa Timur menjadi taruhan 16 tim SMA sederajat dari Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan dalam Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona V. Kompetisi tersebut kickoff hari ini, Minggu (14/9), di Stadion Letjend Soedirman (SLS), Bojonegoro.
Persaingan dipastikan berlangsung ketat. Masing-masing tim membawa ambisi yang sama: menjadi kampiun Zona V sekaligus mengamankan tiket menuju babak final di Surabaya pada 18–19 Oktober mendatang.
Sebanyak 16 tim dari tiga kabupaten ambil bagian dalam turnamen tersebut. Bojonegoro mengirim enam wakil, sementara Tuban dan Lamongan masing-masing menurunkan lima tim.
Enam tim asal Bojonegoro terdiri dari SMAN 3 Bojonegoro, SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur, SMKN 2 Bojonegoro, SMAN 1 Baureno, MAN 1 Bojonegoro, dan SMA Ar-Rahmat Bojonegoro.
Dari Kabupaten Tuban, lima tim yang siap bertanding adalah SMAN 1 Tuban, SMAN 2 Tuban, SMAN 4 Tuban, SMAN 5 Tuban, dan SMAN 1 Soko.
Sementara itu, Lamongan mengandalkan SMAN 1 Lamongan, SMAN 3 Lamongan, SMAN 1 Babat, SMKN 1 Kalitengah, dan SMAN 1 Paciran.
Memburu Jejak Juara dari Kediri
Zona V Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan digelar setelah persaingan sengit di Zona III Kediri Raya. Pada zona tersebut, SMAN 6 Kediri keluar sebagai juara setelah menundukkan SMAN 3 Nganjuk dengan skor telak 3-0.
Partai final Zona III itu berlangsung di Inzia Minisoccer, Jumat (11/9). Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan SMAN 6 Kediri mengamankan tiket menuju final regional Jawa Timur.
Hasil itu menjadi gambaran betapa pentingnya setiap pertandingan di babak zona. Tim yang mampu menjaga konsistensi hingga laga terakhir akan memiliki kesempatan tampil pada panggung final regional di Surabaya.
Kini, giliran 16 tim dari Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan yang menentukan siapa paling layak melangkah ke fase berikutnya.
Golkar Beri Ruang Generasi Muda Berprestasi
Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro Ahmad Supriyanto mengatakan turnamen tersebut menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengejar prestasi di bidang olahraga.
Menurut dia, Golkar turut memberikan wadah bagi generasi bangsa melalui Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak.
“Semangat para pemain Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona 5,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Lamongan Ujik Silvian Effendi menilai turnamen tersebut memiliki manfaat lebih luas bagi perkembangan sepak bola daerah.
Menurutnya, kompetisi seperti ini dapat menjadi sarana untuk menggali potensi pemain muda, khususnya di cabang mini soccer, sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan sepak bola ke depan.
“Mudah-mudahan turnamen ini bisa sukses, dan tentunya harapan kami perwakilan dari Lamongan bisa memenangkan turnamen di Zona 5 ini,” jelasnya.
Lima Wakil Lamongan Siap Tempur
Ujik menegaskan lima tim asal Lamongan telah siap menjalani pertandingan. Mereka tidak sekadar datang untuk meramaikan kompetisi, tetapi membawa target menjadi juara Zona V.
Lima wakil tersebut adalah SMAN 1 Lamongan, SMAN 3 Lamongan, SMAN 1 Babat, SMKN 1 Kalitengah, dan SMAN 1 Paciran.
“Dan lima tim dari Lamongan siap bertanding dan memenangkan turnamen ini,” tambahnya.
Dengan komposisi 16 tim dan hanya satu tiket utama menuju final regional, setiap pertandingan di SLS menjadi penting. Adu taktik, strategi, ketahanan fisik, dan ketajaman penyelesaian akhir bakal menentukan siapa yang mampu bertahan hingga fase puncak.
Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona V bukan sekadar perebutan gelar juara antarsekolah. Kompetisi ini menjadi panggung bagi talenta muda Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan untuk membuktikan diri sekaligus mengejar tiket tampil di final regional Jawa Timur di Surabaya pada 18–19 Oktober. (irv)
Editor : Ali SodiqinSumber : Radar Kediri