Lance Stroll Terancam Penalti Besar di F1 GP Spanyol, Aston Martin Ganti Sejumlah Komponen Mesin

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 19:16 WIB
Lance Stroll menghadapi potensi penalti posisi start pada GP Spanyol setelah Aston Martin mengganti sejumlah komponen power unit AMR26. (F1)
Lance Stroll menghadapi potensi penalti posisi start pada GP Spanyol setelah Aston Martin mengganti sejumlah komponen power unit AMR26. (F1)

RADAR BANYUWANGI - Lance Stroll terancam mendapat penalti posisi start pada Grand Prix Spanyol setelah Aston Martin mengganti sejumlah komponen power unit pada mobil AMR26 miliknya. Beberapa komponen yang kini digunakan pembalap Kanada tersebut telah melewati batas alokasi yang ditetapkan dalam regulasi Formula 1.

Situasi ini menjadi perhatian menjelang balapan perdana Formula 1 di Madrid. Selain menghadapi tantangan dari karakter sirkuit baru, Stroll berpotensi harus memulai balapan dari posisi yang lebih rendah akibat hukuman grid.

Sejumlah komponen sudah melewati batas alokasi

Laporan Technical Delegate yang diterbitkan pada Sabtu (12/9) mengonfirmasi perubahan pada mobil Stroll.

AMR26 milik Stroll kini menggunakan mesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) kelima. Aston Martin juga telah memasang turbocharger kelima dan MGU-K kelima.

Selain tiga komponen tersebut, mobil Stroll tercatat menggunakan energy store keenam dan PU-ANC ketujuh.

Jumlah itu telah melampaui batas alokasi yang diperbolehkan untuk pembalap. Karena itu, Stroll harus menghadapi konsekuensi berupa penalti posisi start.

Bagaimana aturan penalti grid berlaku?

Dalam sistem penalti Formula 1, pelanggaran pertama ketika alokasi sebuah komponen terlampaui dapat menghasilkan hukuman turun 10 posisi di grid.

Jika batas alokasi komponen kembali terlampaui dalam pelanggaran berikutnya, penalti yang diterapkan adalah lima posisi.

Dengan beberapa komponen pada mobil Stroll yang telah melewati batas, pembalap Aston Martin tersebut berpotensi menghadapi hukuman yang cukup berat. Namun, besaran akhir penalti tetap bergantung pada penerapan regulasi dan keputusan resmi sebelum balapan.

Bagi Stroll, situasi ini tentu bukan kondisi ideal. Posisi start memiliki peran penting, terlebih Formula 1 untuk pertama kalinya menggelar balapan di Madrid.

Masalah teknis juga muncul saat latihan

Pergantian komponen tersebut terjadi setelah Aston Martin menghadapi sejumlah persoalan keandalan selama sesi latihan Jumat di Madring.

Stroll mengalami dugaan masalah pada baterai menjelang akhir sesi Free Practice 2. Gangguan tersebut menambah perhatian terhadap kondisi power unit mobil Aston Martin sepanjang akhir pekan balapan.

Rekan setimnya, Fernando Alonso, juga tidak sepenuhnya terbebas dari masalah teknis.

Alonso mengalami persoalan pada kopling saat menjalani sesi latihan pertama. Pembalap Spanyol tersebut kemudian dapat kembali menjalankan programnya pada sesi latihan kedua.

Rangkaian masalah tersebut membuat Aston Martin harus memastikan kedua mobilnya memiliki tingkat keandalan yang memadai sebelum memasuki sesi-sesi penting berikutnya.

Tantangan Stroll semakin besar di Madrid

Potensi penalti menjadi tambahan persoalan bagi Stroll di tengah akhir pekan yang sudah diwarnai masalah teknis.

Jika harus turun beberapa posisi dari hasil kualifikasi, Stroll akan menghadapi pekerjaan lebih berat saat balapan. Ia perlu mengandalkan strategi, manajemen ban, serta performa mobil untuk memperbaiki posisinya di lintasan.

Situasinya menjadi semakin menarik karena balapan berlangsung di Madrid untuk pertama kalinya. Dengan karakter sirkuit yang masih relatif baru bagi para pembalap, setiap keuntungan posisi di awal balapan dapat menjadi penting.

Bagi Aston Martin, perhatian kini tidak hanya tertuju pada performa AMR26, tetapi juga bagaimana tim mengelola persoalan keandalan yang muncul sepanjang sesi latihan.

Sementara itu, Stroll harus menunggu kepastian mengenai hukuman yang akan diterimanya sebelum menentukan tantangan berikutnya pada balapan. Jika penalti grid benar-benar diterapkan, pembalap Kanada tersebut harus memulai perjuangan dari posisi yang lebih sulit dibandingkan hasil kualifikasinya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : F1
Madring GP Spanyol lance stroll formula 1 aston martin