RADAR BANYUWANGI - Max Verstappen belum sepenuhnya puas dengan performa Red Bull Racing setelah menjalani dua sesi latihan bebas pertama Grand Prix (GP) Spanyol 2026 di Madring, Madrid, Jumat (11/9).
Verstappen mengakhiri latihan bebas pertama di posisi kelima dan sesi kedua di urutan keenam. Pada sesi kedua, pembalap asal Belanda itu hanya terpaut sekitar empat persepuluh detik dari Kimi Antonelli yang menjadi pembalap tercepat.
Hasil tersebut menunjukkan Red Bull belum menjadi tim tercepat pada hari pertama. Namun, posisi Verstappen juga belum menggambarkan potensi penuh mobil RB di sirkuit baru yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari kalender Formula 1.
Madring menghadirkan karakter berbeda bagi para pembalap. Lintasan jalan raya berkecepatan tinggi tersebut memiliki sejumlah tikungan cepat dan permukaan yang ternyata lebih bergelombang dari perkiraan Red Bull.
Bagi Verstappen, pekerjaan utama pada Jumat adalah memahami karakter lintasan, menemukan kecepatan dalam satu putaran, sekaligus mengumpulkan data mengenai perilaku ban dalam simulasi jarak panjang.
“Tidak terlalu buruk. Kami hanya berusaha menemukan sedikit lebih banyak kecepatan dalam satu putaran,” kata Verstappen setelah sesi latihan.
Pembalap juara dunia itu menilai timnya masih dalam proses beradaptasi. Setiap putaran menjadi kesempatan untuk memahami mobil dan mencari bagian-bagian yang masih dapat diperbaiki.
“Berusaha memahami ban sedikit lebih baik dalam jarak panjang. Kami hanya perlu sedikit lebih terbiasa dengan semuanya, putaran demi putaran,” ujarnya.
Pernyataan Verstappen menjadi gambaran bahwa Red Bull belum mengeluarkan seluruh potensinya di Madring. Fokus tim kini beralih pada sesi latihan bebas ketiga sebelum kualifikasi.
Verstappen mengatakan sesi yang berjalan tanpa gangguan akan membantu tim mendapatkan kesempatan lebih baik untuk menemukan tambahan performa.
“Akan selalu membantu jika sesi berjalan bersih dibandingkan sesi yang berantakan, tetapi kita lihat apakah kami bisa menemukan sedikit lebih banyak performa dari mobil ini,” tuturnya.
Red Bull Hadapi Lintasan Bergelombang
Tantangan Red Bull bukan hanya soal kecepatan. Tim juga harus menyesuaikan mobil dengan karakter permukaan Madring yang dinilai lebih bergelombang dari perkiraan.
Direktur Teknik Red Bull, Pierre Wache, secara khusus menyoroti tikungan 10, 11, dan 12 yang dilalui dengan kecepatan tinggi.
“Ternyata lebih bergelombang dari yang kami perkirakan, terutama di tikungan berkecepatan tinggi, Tikungan 10, 11, dan 12,” ujar Wache.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat pengaturan mobil menjadi pekerjaan yang cukup rumit. Pengelolaan energi juga menjadi salah satu aspek yang harus diperhatikan tim sepanjang akhir pekan.
Meski demikian, Wache tidak melihat Red Bull berada di luar persaingan. Simulasi jarak panjang justru memberikan sinyal positif, terutama dalam hal pengelolaan ban.
“Sekarang kami harus meningkatkan mobil, tetapi kami belum sepenuhnya keluar dari persaingan,” katanya.
Penilaian tersebut penting karena performa satu putaran belum tentu mencerminkan kekuatan mobil ketika digunakan dalam stint panjang. Red Bull masih memiliki kesempatan memperbaiki keseimbangan mobil sebelum kualifikasi.
Lawson Konsisten di Posisi 10
Sementara itu, Liam Lawson menempati posisi ke-10 pada kedua sesi latihan bebas. Ia kembali mengisi kursi Red Bull untuk menggantikan Isack Hadjar yang masih absen akibat cedera.
Hasil Lawson memberikan Red Bull dua mobil yang relatif konsisten pada hari pertama. Namun, tim masih perlu menemukan tambahan performa agar dapat mendekati Mercedes, Ferrari, dan tim-tim lain yang tampil lebih cepat dalam simulasi satu putaran.
Antonelli menjadi pembalap tercepat pada latihan bebas kedua dengan catatan waktu 1 menit 33,662 detik. Charles Leclerc dan Lewis Hamilton mengikuti di posisi berikutnya, menunjukkan persaingan ketat di barisan depan pada debut Madring sebagai venue Formula 1.
Bagi Red Bull, pekerjaan pada Sabtu menjadi semakin penting. Verstappen dan timnya harus memanfaatkan latihan bebas ketiga untuk menyempurnakan setelan mobil, terutama pada kecepatan satu putaran dan pengelolaan ban.
Dengan karakter Madring yang baru bagi hampir seluruh pembalap, setiap tambahan data dapat menjadi pembeda. Red Bull memang belum menjadi yang tercepat pada Jumat, tetapi performa dalam simulasi jarak panjang membuat peluang Verstappen untuk bersaing tetap terbuka menjelang kualifikasi.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : F1