Kang Sung-hyung Pusing, Chemistry Megawati dan Hillstate Belum Maksimal

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 21:11 WIB
Pemain andalan Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri. (Instagram @Hyundai Hillstate)
Megawati Hangestri menghadapi tantangan chemistry di Hyundai Hillstate jelang KOVO Cup 2026. Absennya Kim Da-in jadi kendala utama. (Instagram @Hyundai Hillstate)

RADAR BANYUWANGI – Megawati Hangestri Pertiwi diproyeksikan menjadi salah satu mesin poin utama Suwon Hyundai E&C Hillstate di KOVO Cup 2026, tetapi persiapan tim belum ideal. Pelatih kepala Kang Sung-hyung mengakui minimnya waktu latihan bersama menjadi tantangan terbesar karena sejumlah pemain lokal harus membela Tim Nasional Korea Selatan di Asian Games 2026.

Situasi tersebut membuat proses membangun chemistry antara Megawati dan skuad utama Hillstate belum berjalan maksimal.

Padahal, KOVO Cup 2026 yang berlangsung pada 11–18 Oktober 2026 di Yeosu menjadi ujian awal bagi Hillstate sebelum memasuki kompetisi musim 2026/2027.

Kim Da-in Jadi Puzzle Terbesar

Salah satu persoalan yang paling diperhatikan tim pelatih adalah absennya Kim Da-in.

Setter utama Hillstate tersebut merupakan poros pengatur serangan. Perannya sangat penting dalam membangun koneksi dengan para penyerang, termasuk Megawati yang berposisi sebagai opposite.

Ketika setter utama belum bisa berlatih penuh bersama skuad, penyatuan pola serangan otomatis menjadi lebih sulit.

Apalagi Hillstate mengandalkan serangan dari sektor sayap dengan kombinasi Megawati dan Jordan Wilson sebagai tumpuan perolehan poin.

Keduanya membutuhkan variasi dan ketepatan umpan agar serangan bisa berjalan efektif.

Pemusatan Latihan Belum Cukup

Hillstate sebenarnya telah melakukan pemusatan latihan di Pulau Jeju untuk mematangkan taktik menghadapi musim baru.

Namun, keberadaan sejumlah pemain pilar di Timnas Korea Selatan membuat latihan dengan komposisi skuad utama tidak bisa berlangsung secara optimal.

Bagi Kang Sung-hyung, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah tersendiri.

Waktu yang tersedia untuk membangun pemahaman antarpemain menjadi terbatas. Setiap pemain harus lebih cepat memahami karakter rekan setim, terutama hubungan antara setter dan penyerang.

Karena itu, Hillstate memilih pendekatan pragmatis.

Tim pelatih menyiapkan sistem permainan yang lebih sederhana dan praktis. Tujuannya, para penyerang bisa lebih mudah beradaptasi dengan setter mana pun yang tersedia di lapangan.

Strategi tersebut diharapkan dapat memangkas waktu adaptasi tanpa mengorbankan efektivitas serangan.

Megawati Harus Cepat Membaca Umpan

Dalam situasi seperti itu, kemampuan Megawati beradaptasi menjadi sangat penting.

Sebagai opposite, pemain asal Indonesia tersebut dituntut mampu membaca variasi umpan dengan cepat. Bukan hanya ketika Kim Da-in berada di lapangan, tetapi juga saat Hillstate menggunakan opsi setter lainnya.

Kombinasi Megawati dan Jordan Wilson diproyeksikan menjadi salah satu senjata utama dari sektor sayap.

Artinya, semakin cepat chemistry dengan pengatur serangan terbentuk, semakin besar pula peluang Hillstate mendapatkan konsistensi serangan.

Sebelumnya, Megawati juga menunjukkan ketajaman menjelang KOVO Cup. Ia mencetak 40 poin ketika Hyundai Hillstate mengalahkan NEC Red Rockets Kawasaki 3-0 dalam laga uji coba.

Performa tersebut menjadi sinyal positif, tetapi tantangan sebenarnya adalah mempertahankan produktivitas ketika sistem permainan Hillstate mulai diuji dalam turnamen resmi.

KOVO Cup Jadi Tes Pertama

Hillstate tergabung di Grup B KOVO Cup 2026.

Mereka dijadwalkan menghadapi Korea Expressway Corporation Hi-Pass pada 14 Oktober, kemudian bertemu GS Caltex Seoul KIXX pada 16 Oktober.

Kim Da-in dan para pemain Korea Selatan diperkirakan telah kembali bergabung sebelum turnamen dimulai.

Jika benar demikian, Hillstate memiliki waktu untuk menyatukan kembali skuad utama sebelum pertandingan kompetitif digelar.

Namun, persoalan adaptasi tetap tidak bisa dianggap remeh.

KOVO Cup akan menjadi kesempatan pertama untuk melihat seberapa cepat Megawati menyatu dengan sistem serangan Hillstate dan seberapa efektif kombinasi dirinya dengan setter utama.

Bagi Kang Sung-hyung, persoalannya kini bukan sekadar memiliki Megawati sebagai mesin poin. Tantangan sesungguhnya adalah membuat umpan, timing, dan pergerakan seluruh lini serangan menyatu tepat ketika KOVO Cup dimulai. (*)

Editor : Ali Sodiqin
KOVO Cup 2026 Kim Da-in Hyundai Hillstate Liga Voli Korea Megawati Hangestri