RADAR BANYUWANGI – Megawati Hangestri kembali menunjukkan alasan dirinya menjadi tumpuan utama Hyundai Hill State. Dalam laga uji coba tertutup kedua jelang KOVO Cup 2026, Megawati tampil penuh selama tiga set, mencetak 40 poin, sekaligus dinobatkan sebagai MVP saat Hyundai Hill State menghajar NEC Red Rockets Kawasaki 3-0.
Catatan tersebut sekaligus mempertegas grafik impresif Megawati bersama klub barunya. Dalam dua laga uji coba menghadapi klub Jepang, Megawati mengemas total 78 poin.
Sebelumnya, pemain berjuluk Megatron tersebut membukukan 38 poin ketika Hyundai Hill State menaklukkan Saga Hisamitsu Springs 3-1.
Performa tersebut menjadi modal penting bagi Megawati dan Hyundai Hill State sebelum memasuki persaingan resmi KOVO Cup 2026.
Megawati Jadi Mesin Poin Hyundai Hill State
Pertandingan melawan NEC Red Rockets Kawasaki digelar secara tertutup sehingga tidak dapat disaksikan melalui siaran televisi.
Meski begitu, Megawati langsung memperlihatkan agresivitasnya sejak set pertama. Pemain asal Indonesia tersebut dipercaya menjadi salah satu senjata utama Hyundai Hill State untuk membongkar pertahanan NEC.
Sejumlah serangan silang Megawati menghasilkan poin penting. NEC sempat mencoba meredam tekanan dengan variasi serangan cepat, tetapi Hyundai mampu menjaga momentum melalui pertahanan yang solid.
Bola-bola tanggung yang dikembalikan NEC juga dimanfaatkan dengan baik oleh Hyundai untuk memperlebar jarak.
Memasuki set kedua, NEC berusaha memperkuat pertahanan di area belakang. Strategi tersebut belum cukup untuk menghentikan Megawati.
Dalam kondisi fisik yang prima, Megawati tetap mampu menjaga daya ledak serangannya. Lompatan tinggi dan pukulan keras membuat blok NEC berkali-kali berada dalam posisi sulit.
Bahkan, beberapa smash Megawati mampu melewati blok ganda NEC Red Rockets Kawasaki.
Hyundai pun kembali mengamankan set kedua.
40 Poin dalam Tiga Set
NEC tidak menyerah pada set ketiga. Tim asal Jepang itu meningkatkan tempo permainan dengan harapan dapat mencuri satu set.
Namun, Hyundai Hill State tetap mampu menjaga konsistensi.
Megawati semakin leluasa memanfaatkan variasi umpan dari rekan-rekannya. Ia tidak hanya mengandalkan serangan dari satu posisi, tetapi juga mampu membaca celah blok lawan.
Salah satu serangan Megawati dari posisi dua menjadi penentu ketika Hyundai Hill State mengunci kemenangan 3-0.
Total 40 poin dalam tiga set membuat Megawati menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan tersebut.
Ia kemudian dinobatkan sebagai most valuable player (MVP).
Jika digabungkan dengan laga sebelumnya melawan Saga Hisamitsu Springs, Megawati telah mengumpulkan 78 poin dari dua pertandingan uji coba melawan klub Jepang.
| Laga | Hasil Hyundai | Poin Megawati |
|---|---|---|
| vs Saga Hisamitsu Springs | Menang 3-1 | 38 |
| vs NEC Red Rockets Kawasaki | Menang 3-0 | 40 |
| Total | 2 kemenangan | 78 poin |
Angka tersebut tentu menjadi sinyal positif bagi Hyundai Hill State. Megawati terlihat semakin nyaman menjadi bagian penting dari sistem permainan tim.
Pelatih NEC Kagum dengan Megawati
Performa Megawati ternyata tidak hanya menarik perhatian dari kubu Hyundai Hill State.
Pelatih kepala NEC Red Rockets Kawasaki, Kodai Nakaya, memberikan apresiasi terhadap kualitas permainan Megawati setelah pertandingan.
Nakaya mengaku terkejut dengan kemampuan pemain Indonesia tersebut. Ia secara khusus menyoroti teknik pukulan, kekuatan fisik, serta visi Megawati ketika menghadapi blok lawan.
Menurut Nakaya, NEC sebenarnya sudah menyiapkan kombinasi blok dan pertahanan area belakang untuk meredam serangan Megawati.
Namun, rencana tersebut tidak berjalan maksimal.
Daya ledak serangan serta sudut pukulan Megawati membuat pertahanan NEC kesulitan menentukan arah antisipasi.
Kemampuan melompat Megawati juga menjadi perhatian.
Saat berada di udara, Megawati dinilai memiliki sejumlah pilihan sebelum menentukan arah pukulan. Kondisi itu membuat blok lawan tidak mudah membaca ke mana bola akan diarahkan.
Bagi Nakaya, kualitas tersebut membuat Megawati memiliki atribut yang dibutuhkan untuk bersaing di level internasional.
Ia bahkan menilai Megawati mempunyai kemampuan untuk tampil dalam kompetisi seperti Volleyball Nations League (VNL) maupun liga-liga papan atas Eropa.
Pujian tersebut menjadi tambahan pengakuan terhadap kualitas Megawati setelah sebelumnya ia juga mendapat apresiasi dari pelatih Saga Hisamitsu Springs, Kumi Nakada.
Tiga Uji Coba, Tiga Kemenangan
Performa Megawati datang bersamaan dengan hasil positif Hyundai Hill State dalam rangkaian pertandingan persiapan.
Sebelum mengalahkan NEC Red Rockets Kawasaki 3-0, Hyundai lebih dulu menundukkan Saga Hisamitsu Springs 3-1.
Hyundai kemudian juga meraih kemenangan 3-0 atas Pilsung Wonder Dogs.
Artinya, Hyundai Hill State telah mengantongi tiga kemenangan dalam tiga laga uji coba yang tercantum dalam rangkaian persiapannya.
Khusus Megawati, dua laga menghadapi klub Jepang menjadi panggung penting.
Total 78 poin dalam dua pertandingan menunjukkan bahwa Megawati bukan sekadar pemain asing yang mengisi satu posisi, tetapi mulai menjadi pusat perhatian dalam skema serangan Hyundai Hill State.
Ujian Sesungguhnya Menanti di KOVO Cup 2026
Hasil uji coba tentu belum menjadi jaminan ketika Hyundai Hill State memasuki pertandingan resmi.
KOVO Cup 2026 akan menjadi ujian berikutnya bagi Megawati dan rekan-rekannya.
Hyundai Hill State berada dalam satu grup dengan Korea Expressway Hi-Pass dan GS Caltex Seoul Kix.
Persaingan di turnamen tersebut akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai sejauh mana chemistry Megawati dengan pemain-pemain Hyundai sudah terbentuk.
Bagi Megawati, dua penampilan dengan 38 dan 40 poin menjadi modal kepercayaan diri yang besar.
Namun, tantangan berikutnya bukan sekadar mencetak banyak poin.
Megawati harus mampu mempertahankan efektivitas serangan ketika lawan sudah memiliki data dan strategi khusus untuk menghentikannya.
Dengan 40 poin sekaligus MVP saat mengalahkan NEC Red Rockets Kawasaki 3-0, Megawati Hangestri telah memberikan sinyal kuat bahwa dirinya siap menjadi salah satu senjata utama Hyundai Hill State di KOVO Cup 2026. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : Trenggalek Njenggelek