RADAR BANYUWANGI – Jordan Wilson tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan sosok yang membuatnya nyaman di Hyundai E&C Hillstate. Outside hitter asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri Pertiwi menjadi salah satu pemain yang paling membantunya beradaptasi, baik dengan lingkungan baru maupun gaya permainan Liga Voli Korea.
Kedekatan tersebut ternyata memiliki alasan sederhana.
Wilson dan Megawati menggunakan penerjemah yang sama, Yoo So-yeon. Kondisi itu membuat keduanya lebih sering berada di sekitar satu sama lain selama menjalani rangkaian persiapan Hillstate.
Dari situlah hubungan keduanya berkembang.
Wilson bahkan mengaku bisa mengenal Megawati jauh lebih cepat dibandingkan pemain Hillstate lainnya.
"Karena Mega juga sama, dia menggunakan penerjemah yang sama dengan saya, jadi saya sering berada di dekatnya," ujar Wilson dalam wawancara bersama tim media sosial Hyundai E&C Hillstate.
"Saya mengenalnya jauh lebih cepat daripada pemain lain," lanjutnya.
Bagi Wilson, kedekatan tersebut bukan sekadar membuat proses adaptasi sosialnya lebih mudah. Megawati juga menjadi salah satu sumber masukan ketika ia mulai mempelajari karakter permainan V-League.
Megawati sudah memasuki tahun ketiganya berkarier di Korea Selatan. Sebaliknya, musim 2026/2027 akan menjadi pengalaman pertama Wilson tampil di kompetisi voli Korea.
Perbedaan pengalaman itu membuat Megawati memiliki peran tersendiri bagi pemain Amerika Serikat tersebut.
Megawati Banyak Beri Masukan
Wilson mengaku mendapat banyak bantuan dari para pemain Hillstate selama menjalani persiapan. Menurutnya, rekan-rekan setimnya bersikap ramah dan terbuka dalam membantunya memahami pola permainan yang diterapkan tim.
"Para pemain sangat ramah, baik, dan sangat membantu di lapangan dalam membantu saya menyesuaikan diri dengan gaya bermain mereka," kata Wilson.
Namun, Megawati menjadi salah satu pemain yang paling dekat dengannya.
Dalam daftar pemain yang ia sebut, Wilson juga menyebut Jeong Ji-yun dan Koo Sol. Selain itu, ada beberapa pemain lain yang mulai dekat dengannya selama proses persiapan.
"Di luar lapangan, sejauh ini saya cukup akrab dengan (Jeong) Ji-yun, (Koo) Sol, Mega (Megawati Hangestri) dan beberapa pemain lainnya," ungkap Wilson.
Hubungan tersebut kemudian memberi keuntungan lain ketika keduanya berada di lapangan.
Wilson menyebut Megawati kerap memberikan masukan yang membantunya memahami bagaimana bermain di V-League.
"Ketika saya bermain dengannya, dia memberi saya banyak masukan yang membantu saya menyesuaikan diri dengan gaya bermain di V-League," ujarnya.
Bagi pemain baru seperti Wilson, masukan tersebut menjadi penting. V-League memiliki karakter permainan dan lingkungan kompetisi yang berbeda dari pengalaman yang sebelumnya ia jalani.
Karena itu, keberadaan pemain yang sudah memahami kompetisi Korea menjadi modal berharga dalam proses adaptasi.
Dan Megawati memiliki pengalaman tersebut.
Wilson Puji Etos Kerja Megawati
Bukan hanya kemampuan membantu pemain baru beradaptasi yang mendapat apresiasi Wilson.
Ia juga memberikan pujian terhadap karakter Megawati ketika menjalani latihan dan persiapan bersama Hillstate.
Menurut Wilson, Megawati merupakan sosok pekerja keras sekaligus suportif.
"Dari apa yang saya lihat, dia adalah pemain yang sangat pekerja keras dan juga sangat suportif," tandas Wilson.
Penilaian tersebut memperlihatkan bagaimana Megawati mulai memainkan peran penting di lingkungan barunya.
Musim ini, Megawati bukan lagi sekadar pemain asing yang harus beradaptasi dengan Korea Selatan. Ia justru menjadi salah satu pemain yang membantu pemain asing lainnya memahami lingkungan dan permainan Hillstate.
Hal tersebut cukup menarik mengingat keduanya sama-sama berstatus pemain asing.
Megawati datang dengan pengalaman dua musim di Liga Voli Korea, sedangkan Wilson baru memulai petualangan pertamanya.
Jeju Jadi Awal Kekompakan
Kedekatan Wilson dan Megawati mulai terbentuk selama rangkaian persiapan Hyundai Hillstate, termasuk pemusatan latihan dan pertandingan uji coba di Pulau Jeju.
Agenda tersebut menjadi fase penting bagi pemain baru untuk mengenal sistem permainan sekaligus membangun hubungan dengan rekan setim.
Bagi Wilson, proses tersebut tampaknya berjalan lebih mudah karena ia memiliki Megawati sebagai salah satu teman dekat di dalam tim.
Kini, keduanya akan menghadapi tantangan yang sesungguhnya.
Hyundai E&C Hillstate tengah mempersiapkan diri menghadapi V-League 2026/2027. Kombinasi Megawati dan Wilson menjadi salah satu bagian menarik dari komposisi pemain asing Hillstate musim ini.
Megawati diharapkan kembali menjadi tumpuan serangan, sementara Wilson akan berusaha membuktikan kemampuannya pada musim debut di Liga Voli Korea.
Jika keduanya mampu membangun chemistry dengan cepat, hubungan yang bermula dari penggunaan penerjemah yang sama itu bisa berkembang menjadi koneksi penting di dalam lapangan.
Setidaknya, Wilson sudah mengungkap siapa salah satu sosok yang membuat langkah pertamanya di Korea menjadi lebih mudah: Megawati Hangestri. (*)
Editor : Ali Sodiqin