RADAR BANYUWANGI – Belum menjalani musim resmi, Megawati Hangestri Pertiwi sudah membuat alarm persaingan Liga Voli Korea berbunyi. Pevoli putri Indonesia itu mencetak 38 poin dan dinobatkan sebagai MVP ketika Suwon Hyundai E&C Hillstate menaklukkan Saga Hisamitsu Springs 3-1 dalam laga persahabatan Korea Expedition pada akhir Agustus lalu.
Angka 38 poin menjadi bukti paling nyata bahwa Megawati bukan sekadar nama baru di skuad Hyundai Hillstate. Sebagai opposite hitter, Megatron langsung menunjukkan kapasitasnya sebagai mesin poin yang bisa diandalkan untuk menghadapi musim 2026/2027.
Pertandingan yang menjadi bagian dari persiapan Hyundai Hillstate menuju kompetisi resmi itu berlangsung sengit sejak awal. Hyundai Hillstate mengambil set pertama dengan kemenangan 25-21.
Saga Hisamitsu Springs tidak tinggal diam. Klub Jepang tersebut mampu merespons pada set kedua dan menyamakan kedudukan setelah menang 25-22.
Namun, momentum kemudian kembali menjadi milik Hyundai Hillstate.
Pada set ketiga, Megawati dan kolega mulai menemukan kembali ritme permainan. Serangan-serangan Hyundai Hillstate membuat pertahanan lawan kesulitan berkembang.
Set ketiga pun diamankan dengan skor 25-19.
Hyundai Hillstate semakin tak terbendung pada set keempat. Mereka mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 25-18 sekaligus memastikan kemenangan 3-1.
38 Poin Megawati Jadi Ancaman
Di tengah kemenangan tersebut, satu nama paling menonjol adalah Megawati.
38 poin menjadi kontribusi luar biasa dari pemain Indonesia tersebut. Produktivitas itu sekaligus mengantarkannya mendapatkan penghargaan MVP.
Bagi Megawati, penampilan tersebut menjadi lanjutan dari tren positif selama menjalani pertandingan persahabatan bersama Hyundai Hillstate.
Sebelumnya, Megawati juga tampil tajam ketika menghadapi Pilseung Wonder Dogs. Ia mencetak 32 poin dan membantu Hyundai Hillstate menang telak 3-0.
Artinya, dalam dua laga uji coba tersebut, Megawati telah menunjukkan produktivitas yang membuatnya layak diperhitungkan sebagai salah satu senjata utama Hyundai Hillstate.
Bukan hanya soal jumlah poin.
Megawati memperlihatkan kemampuan menyerang dari posisi opposite hitter dengan kombinasi kekuatan pukulan, lompatan, serta penempatan bola yang menyulitkan lawan membaca arah serangan.
Jika performa tersebut berlanjut ke kompetisi resmi, Megawati berpotensi menjadi salah satu pemain yang paling diperhatikan pertahanan lawan.
Pelatih Jepang Sampai Bicara Eropa
Menariknya, kualitas Megawati tidak hanya mendapat sorotan dari publik Indonesia.
Pelatih Saga Hisamitsu Springs, Kumi Nakada, ikut memberikan penilaian terhadap permainan Megawati.
Nakada melihat Megawati memiliki kualitas yang memungkinkan dirinya bersaing di level yang lebih tinggi. Bahkan, ia menyebut kompetisi Eropa seperti Liga Italia dan Liga Turki sebagai opsi yang layak dipertimbangkan Megawati.
Pujian dari pelatih klub Jepang itu menjadi tambahan pengakuan terhadap perkembangan karier Megawati di pentas voli internasional.
Dari Indonesia, kemudian Korea Selatan, Megawati kini semakin mendapatkan perhatian dari lingkungan voli Asia.
Megatron Tetap Punya Sisi Lembut
Ada sisi menarik lain dari penampilan Megawati yang tidak berkaitan dengan angka di papan skor.
Dalam pertandingan melawan Saga Hisamitsu Springs, salah satu serangannya sempat mengenai pemain belakang klub Jepang tersebut.
Megawati kemudian langsung menghampiri pemain yang terkena bola. Ia memastikan kondisinya dan menyampaikan permintaan maaf.
Momen itu menunjukkan bahwa agresivitas Megawati hanya berlaku ketika pertandingan berlangsung.
Di luar persaingan perebutan poin, ia tetap menunjukkan sikap sportif sebagai atlet profesional.
Hyundai Hillstate Mulai Punya Senjata Baru
Kemenangan 3-1 atas Saga Hisamitsu Springs menjadi modal positif bagi Hyundai Hillstate sebelum memasuki musim resmi 2026/2027.
Bagi klub Korea Selatan tersebut, keberadaan Megawati memberi tambahan daya gedor yang penting.
Sementara bagi Megawati, dua penampilan produktif dalam laga uji coba menjadi kesempatan untuk membangun chemistry dengan rekan-rekan barunya.
32 poin pada laga sebelumnya, kemudian 38 poin plus MVP.
Rangkaian catatan itu membuat ekspektasi terhadap Megawati tentu semakin tinggi.
Namun, tantangan sebenarnya baru dimulai ketika kompetisi resmi bergulir.
Liga Voli Korea memiliki persaingan ketat dan setiap pertandingan menghadirkan tekanan berbeda. Konsistensi Megawati, kemampuan beradaptasi, serta chemistry bersama Hyundai Hillstate akan menjadi faktor penting.
Satu hal sudah terlihat dari rangkaian pramusim.
Megatron datang ke Korea dengan ambisi besar. Dan 38 poin serta MVP menjadi peringatan pertama bahwa Megawati Hangestri siap membuat musim 2026/2027 jauh lebih menarik. (*)
Editor : Ali Sodiqin