RADAR BANYUWANGI – Megawati Hangestri Pertiwi belum sekalipun mengenakan seragam pertandingan Hyundai E&C Hillstate, tetapi magnetnya sudah lebih dulu bekerja. Tiket laga eksibisi debutnya di Korea Selatan ludes dalam waktu kurang dari dua menit, menandai betapa besar perhatian publik terhadap bintang voli putri Indonesia tersebut menjelang V-League 2026/2027.
Megawati dipastikan menjalani debut bersama Hyundai E&C Hillstate dalam pertandingan eksibisi pramusim melawan Pilseung Wonder Dogs. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Jamsil Student Gymnasium, Seoul, Kamis (20/8) mulai pukul 17.00 WIB.
Laga itu memang berstatus pertandingan persahabatan. Namun, atmosfer yang mengitarinya jauh dari kata biasa.
Bagi Hillstate, pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting untuk menguji komposisi tim sebelum memasuki persaingan V-League 2026/2027. Bagi Megawati, duel itu menjadi panggung pertama untuk memperlihatkan aksinya setelah resmi meninggalkan Daejeon JungKwanJang Red Sparks dan bergabung dengan klub juara bertahan tersebut.
Perhatian terbesar tentu tertuju kepada Megawati.
Pevoli asal Jember, Jawa Timur, yang mendapat julukan “Megatron”, kembali menjadi pusat perhatian setelah kepindahannya ke Hillstate. Antusiasme itu bahkan terlihat sebelum pertandingan dimulai.
Berdasarkan laporan resmi platform Ticketlink, penjualan tiket pertandingan Hyundai Hillstate kontra Pilseung Wonder Dogs yang dibuka pada 11 Agustus 2026 langsung mendapat respons luar biasa. Seluruh tiket yang tersedia dinyatakan habis hanya dalam waktu kurang dari dua menit.
Angka tersebut menjadi gambaran kuat mengenai besarnya Megatron Effect di industri bola voli Korea Selatan.
Kehadiran Megawati bukan sekadar menambah kekuatan di lapangan bagi Hillstate. Namanya juga membawa basis penggemar yang besar, termasuk dari Indonesia. Perpindahannya dari Red Sparks ke Hillstate pun membuat pertandingan pramusim yang seharusnya menjadi ajang pemanasan berubah menjadi salah satu tontonan paling dinanti.
Debut yang Langsung Menguji Megawati
Pertandingan kontra Pilseung Wonder Dogs akan menjadi ujian awal bagi Megawati untuk beradaptasi dengan sistem permainan Hillstate.
Pergantian klub berarti Megawati harus membangun kembali koneksi dengan rekan-rekan setimnya. Chemistry menjadi salah satu faktor penting karena efektivitas seorang spiker tidak hanya ditentukan kemampuan menyerang, tetapi juga hubungan dengan setter dan pola permainan tim.
Di Hillstate, Megawati diharapkan menjadi salah satu tumpuan utama dalam serangan. Status klub sebagai juara bertahan membuat tuntutan terhadap pemain baru juga semakin besar.
Karena itu, pertandingan eksibisi ini memiliki arti lebih dari sekadar laga pemanasan. Pelatih dapat mengukur kesiapan pemain, menguji kombinasi, sekaligus melihat respons tim terhadap situasi pertandingan sebelum kompetisi resmi dimulai.
Di sisi lain, Megawati memiliki kesempatan untuk memperkenalkan kembali kualitas permainannya kepada publik Korea Selatan dengan seragam baru.
Magnet Indonesia di Panggung Korea
Popularitas Megawati di Korea Selatan bukan fenomena yang muncul tiba-tiba. Saat membela Red Sparks, performanya membuat namanya semakin dikenal dan menjadi salah satu pemain asing yang paling mendapat sorotan.
Kini, kepindahan ke Hillstate membuka babak baru.
Debut melawan Pilseung Wonder Dogs akan menjadi momen pertama publik melihat bagaimana Megawati beradaptasi dengan klub barunya. Besarnya permintaan tiket menunjukkan bahwa rasa penasaran terhadap duet Megawati dan Hillstate jauh melampaui konteks pertandingan pramusim.
Bahkan sebelum bola pertama dipukul, satu hal sudah terlihat jelas: Megawati tetap menjadi magnet besar V-League.
Rekor penjualan tiket dalam hitungan menit menjadi sinyal awal bahwa musim 2026/2027 berpotensi menghadirkan kembali fenomena Megatron Effect, sekaligus memperkuat posisi Megawati sebagai salah satu wajah paling populer dalam pervolian Korea Selatan. (*)
Editor : Ali Sodiqin