RADAR BANYUWANGI — Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuri perhatian publik Korea Selatan menjelang V-League 2026/2027. Bukan hanya karena statusnya sebagai tumpuan baru Suwon Hyundai E&C Hillstate, pemain berjuluk Megatron itu kini disorot karena transformasi fisiknya yang disebut semakin impresif.
Sorotan tersebut muncul setelah media Korea Selatan, Xsportsnews, mengulas perjalanan karier Megawati sekaligus perubahan posturnya. Penampilan fisik terbaru pemain asal Jember tersebut dinilai semakin menunjang perannya sebagai salah satu senjata utama Hyundai Hillstate.
Dalam laporan yang terbit Minggu (6/9/2026), Xsportsnews menyebut transformasi fisik Megawati menjadi perbincangan hangat di Korea Selatan. Media tersebut bahkan menyematkan julukan “Kim Yeon-koung-nya Indonesia” untuk menggambarkan besarnya pengaruh Megawati di lapangan.
Berat Badan Megawati Jadi Sorotan
Salah satu hal yang paling menarik perhatian adalah perubahan berat badan Megawati.
Mengutip basis data Women Volleybox, Xsportsnews mencatat Megawati memiliki tinggi 186 sentimeter dengan berat 65 kilogram.
Jika dibandingkan dengan data pada Januari 2023, ketika berat badannya tercatat 87 kilogram, angka tersebut menunjukkan selisih hingga 22 kilogram.
Namun, data tersebut perlu ditempatkan secara proporsional. Xsportsnews juga memberikan catatan bahwa angka berat badan berasal dari basis data statistik pemain dan bukan hasil pengukuran medis resmi terbaru dari manajemen Hyundai Hillstate.
Artinya, perubahan angka tersebut lebih tepat dibaca sebagai informasi statistik yang beredar dalam basis data pemain, bukan sebagai klaim medis mengenai kondisi tubuh Megawati saat ini.
Bukan Sekadar Soal Berat Badan
Transformasi Megawati tidak hanya menarik perhatian karena angka pada timbangan.
Sebagai opposite spiker, pemain Indonesia itu memiliki modal fisik yang mendukung permainan menyerang. Berdasarkan data yang dikutip Xsportsnews, Megawati memiliki spike reach 322 sentimeter dan block reach 315 sentimeter.
Jangkauan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam permainan bola voli modern.
Dengan kemampuan mencapai titik kontak bola yang tinggi, Megawati memiliki keuntungan ketika melakukan serangan maupun menghadang bola lawan di depan net.
Kekuatan tersebut semakin menarik karena dibarengi pengalaman bermain di Liga Voli Korea. Megawati tidak lagi sekadar menjadi pemain asing yang mengandalkan kemampuan fisik, tetapi telah berkembang menjadi salah satu nama yang diperhitungkan.
38 Poin dan MVP Jadi Jawaban di Lapangan
Sorotan terhadap kondisi fisik Megawati juga mendapatkan jawaban langsung dari performanya di lapangan.
Dalam laga uji coba menghadapi klub Jepang Saga Hisamitsu Springs pada 31 Agustus 2026, Megawati tampil dominan.
Ia menyumbangkan 38 poin untuk Hyundai Hillstate.
Kontribusi tersebut membantu Hyundai Hillstate mengamankan kemenangan dengan skor 3-1, melalui set yang berakhir 25-21, 22-25, 25-19, dan 25-18.
Tak berhenti pada catatan poin, Megawati juga mendapat penghargaan sebagai Most Valuable Player (MVP) setelah pertandingan.
Performa tersebut menjadi sinyal kuat bahwa persiapan Megawati menuju musim baru bukan hanya terlihat dari perubahan penampilan fisik. Produktivitasnya di lapangan juga menunjukkan ketajaman yang semakin matang.
Megatron Disiapkan Jadi Mesin Poin Hillstate
Musim 2026/2027 bakal menjadi babak penting bagi Megawati bersama Hyundai Hillstate.
Ekspektasi besar berada di pundaknya karena tim membutuhkan pemain yang mampu menjadi sumber poin sekaligus memberikan tekanan konstan kepada lawan.
Dengan postur 186 sentimeter, spike reach 322 sentimeter, block reach 315 sentimeter, serta pengalaman bertanding di level profesional Korea, Megawati memiliki modal lengkap untuk menjalankan peran tersebut.
Performa pada laga uji coba melawan Saga Hisamitsu Springs semakin memperkuat ekspektasi itu.
38 poin dan gelar MVP menjadi bukti paling konkret bahwa Megawati tidak hanya menarik perhatian karena transformasi fisik.
Ia juga mampu menerjemahkan kondisi fisik dan pengalaman tersebut menjadi produktivitas di lapangan.
Sorotan Korea Menjelang Musim Baru
Perhatian media Korea terhadap Megawati menunjukkan bahwa namanya sudah memiliki daya tarik tersendiri di kompetisi voli Korea Selatan.
Menjelang bergulirnya V-League 2026/2027, sorotan bukan lagi sebatas apakah Megawati mampu beradaptasi dengan kompetisi Korea.
Kini pertanyaannya bergeser: seberapa besar Megawati mampu membawa Hyundai Hillstate bersaing dengan kekuatan terbaik V-League?
Transformasi fisik yang ramai dibahas, ditambah performa 38 poin dan MVP dalam laga uji coba, memberikan jawaban awal.
Megawati datang ke musim baru bukan hanya dengan julukan Megatron, tetapi juga dengan ekspektasi sebagai salah satu mesin poin utama Hyundai Hillstate.
Dan kali ini, media Korea sudah lebih dulu menyalakan sorotan untuknya. (*)
Editor : Ali Sodiqin