Megawati Turun 22 Kg, Spike 101,4 Km/Jam Bikin Publik Korea Heboh

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 09:56 WIB
Pemain andalan Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri. (Instagram @Hyundai Hillstate)
Pemain andalan Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri. (Instagram @Hyundai Hillstate)

RADAR BANYUWANGI – Megawati Hangestri Pertiwi datang ke musim baru Liga Voli Korea 2026/2027 dengan perubahan fisik yang mencuri perhatian. Pemain yang dijuluki “Kim Yeon-koung dari Indonesia” itu disebut mengalami penurunan bobot hingga 22 kilogram, sementara kecepatan spike-nya dalam latihan Hyundai E&C Hillstate dilaporkan mencapai 101,4 kilometer per jam.

Transformasi tersebut menjadi sorotan media Korea Selatan, Xsportsnews, menjelang kembalinya Megawati ke panggung V-League bersama Hyundai Hillstate sebagai pemain kuota Asia.

Media tersebut menyebut perubahan kondisi fisik Megawati berpengaruh terhadap daya ledak serangannya. Indikasinya terlihat dari penampilan impresif pemain asal Jember itu dalam laga melawan klub Jepang, Saga Hisamitsu Springs, pada 31 Agustus 2026.

Megawati mencetak 38 poin sekaligus membawa Hyundai Hillstate menang 3-1 dan meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP).

Berat Megawati Disebut Turun 22 Kilogram

Mengutip data platform informasi pemain voli Women Volleybox, Xsportsnews menyebut Megawati kini tercatat memiliki tinggi 186 sentimeter dengan berat badan 65 kilogram.

Angka tersebut berbeda jauh dari data Januari 2023 yang mencatat bobot Megawati mencapai 87 kilogram.

Jika kedua data tersebut dibandingkan, terdapat selisih 22 kilogram.

Namun, ada satu catatan penting. Data 65 kilogram tersebut berasal dari platform informasi pemain dan bukan hasil pengukuran medis resmi terbaru dari Hyundai E&C Hillstate.

Karena itu, angka penurunan 22 kilogram sebaiknya dipahami sebagai perbandingan data yang dikutip media Korea, bukan sebagai hasil pemeriksaan resmi klub.

Bukan Sekadar Lebih Ringan

Perubahan fisik Megawati tidak hanya menjadi perhatian karena angka pada timbangan.

Xsportsnews juga menyoroti kemampuan eksplosif pemain berposisi opposite spiker tersebut. Berdasarkan data yang dikutip, Megawati memiliki spike reach mencapai 322 sentimeter dan block reach 315 sentimeter.

Megawati sendiri disebut merasakan perubahan positif dalam kondisi fisiknya.

"Kemampuan fisik saya meningkat pesat," demikian pernyataan Megawati yang dikutip media tersebut.

Ia merasakan kekuatan rotasi tubuh saat menyerang menjadi lebih besar. Gerakan mendorong tubuh dengan kaki ketika melakukan lompatan juga disebut terasa lebih ringan dan efisien.

Perubahan itu menjadi modal penting bagi Megawati untuk menghadapi musim baru Liga Voli Korea.

38 Poin Jadi Sinyal Awal

Sinyal peningkatan performa Megawati sudah terlihat ketika Hyundai Hillstate menghadapi Saga Hisamitsu Springs dari Jepang pada 31 Agustus 2026.

Dalam pertandingan tersebut, Megawati menjadi motor serangan Hillstate dengan torehan 38 poin.

Hyundai Hillstate menang 3-1 setelah merebut set pertama 25-21. Saga Hisamitsu Springs kemudian menyamakan kedudukan dengan kemenangan 25-22 pada set kedua.

Hillstate kembali mengambil kendali pada set ketiga dengan skor 25-19 sebelum menutup pertandingan melalui kemenangan 25-18 pada set keempat.

Megawati pun dinobatkan sebagai MVP.

Bagi pemain yang sebelumnya sudah dua musim merasakan kerasnya persaingan V-League sejak 2023, penampilan tersebut menjadi sinyal bahwa dirinya kembali ke Korea Selatan bukan sekadar untuk mengulang cerita lama.

Duet Baru Megawati di Hyundai Hillstate

Musim 2026/2027 membawa tantangan berbeda bagi Megawati.

Setelah sebelumnya memperkuat Red Sparks, Megawati kini menjadi bagian dari Hyundai E&C Hillstate. Klub tersebut berharap kehadirannya mampu memperkuat daya gedor tim.

Megawati diproyeksikan menjadi salah satu tumpuan serangan bersama pemain asing asal Amerika Serikat, Jordan Wilson.

Duet tersebut diharapkan membuat Hillstate memiliki opsi serangan yang lebih kuat dari dua sisi lapangan.

Beban Megawati pun bukan hanya mencetak angka. Ia dituntut beradaptasi dengan sistem permainan baru, lingkungan kepelatihan baru, sekaligus mempertahankan konsistensi fisik sepanjang kompetisi.

101,4 Km/Jam Jadi Angka yang Menggoda

Yang paling menarik perhatian dari laporan Xsportsnews adalah klaim mengenai kecepatan spike Megawati.

Kecepatan pukulannya saat latihan bersama Hyundai Hillstate disebut mencapai 101,4 km/jam.

Angka tersebut menjadi gambaran lain mengenai daya ledak Megawati setelah menjalani program latihan dan perubahan kondisi fisik.

Namun, angka tersebut juga perlu ditempatkan secara proporsional karena merupakan hasil pengukuran dalam sesi latihan yang dilaporkan media Korea, bukan statistik pertandingan resmi yang menjadi tolok ukur kompetisi.

Kini, perhatian penggemar voli Indonesia dan Korea Selatan tertuju pada satu pertanyaan: apakah Megawati dengan kondisi fisik barunya mampu kembali mengguncang Liga Voli Korea?

Jika performa 38 poin saat menghadapi Saga Hisamitsu Springs menjadi gambaran awal, Hyundai Hillstate punya alasan untuk berharap banyak kepada Megatron.

Musim baru akan menjadi panggung sebenarnya untuk membuktikan apakah transformasi fisik tersebut benar-benar mampu mengubah Megawati menjadi penyerang yang lebih eksplosif, efisien, dan sulit dihentikan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Megawati Hillstate Spike Megawati Hyundai Hillstate Liga Voli Korea Megawati Hangestri