Pulerejo Sport Park Tulungagung Bergemuruh, Bahlil Mini Soccer Asyik Zona 3 Resmi Dimulai

Syaifuddin Mahmud • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 16:14 WIB
MERIAH: Perwakilan empat DPD Partai Golkar berfoto bersama peserta Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona 3 Tulungagung di Pulerejo Sport Park, Senin (7/9). (DR Perdana/Radar Tulungagung)
MERIAH: Perwakilan empat DPD Partai Golkar berfoto bersama peserta Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona 3 Tulungagung di Pulerejo Sport Park, Senin (7/9). (DR Perdana/Radar Tulungagung)

RADAR BANYUWANGI – Pulerejo Sport Park, Desa Pulerejo, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, berubah menjadi arena adu kemampuan sekaligus ruang perjumpaan generasi muda dari tiga wilayah. Kompetisi Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026 Zona 3 Tulungagung resmi bergulir Senin (7/9), mempertemukan tim dari Tulungagung, Blitar Raya, dan Trenggalek selama dua hari.

Tak sekadar mengejar kemenangan di lapangan, kompetisi yang berlangsung hingga Selasa (8/9) itu membawa misi lain: menumbuhkan sportivitas, memperkuat kebersamaan, sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Tulungagung kepada peserta dari luar daerah.

Pembukaan kompetisi berlangsung mulai pukul 09.00 WIB. Nuansa olahraga dipadukan dengan kekayaan budaya lokal melalui penampilan Reog Kendang, kesenian khas Tulungagung yang menjadi pembuka sebelum para pemain memulai rangkaian pertandingan.

Suasana semakin semarak ketika DPD Partai Golkar Jawa Timur menghadirkan sejumlah game berhadiah. Peserta pun menyambut antusias hiburan tersebut di sela-sela atmosfer kompetisi.

Tulungagung Jadi Tuan Rumah

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyambut positif kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah. Menurut dia, kompetisi tersebut memberikan manfaat ganda bagi Tulungagung.

Selain menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkompetisi, kehadiran peserta dari Blitar Raya dan Trenggalek membuka peluang promosi potensi daerah.

logo minisoccer

“Alhamdulillah, Tulungagung menjadi tuan rumah. Pesertanya berasal dari Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek. Saya menyampaikan terima kasih kepada panitia dan tim Partai Golkar yang sudah menempatkan kompetisi ini di Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.

Baharudin mengatakan, kedatangan tim dari luar daerah menjadi kesempatan untuk mengenalkan Tulungagung secara lebih luas. Termasuk potensi fasilitas olahraga yang dimiliki kabupaten tersebut.

“Ini menjadi kebanggaan Kabupaten Tulungagung karena dipercaya menjadi tuan rumah mini soccer. Saya juga menyampaikan terima kasih karena kegiatan ini secara tidak langsung membantu pemerintah dalam mempromosikan kabupaten ini,” katanya.

Namun, ada pesan yang lebih penting dibanding sekadar hasil akhir pertandingan. Baharudin meminta seluruh peserta menjaga semangat kebersamaan dan menjunjung tinggi aturan selama kompetisi.

“Kepada seluruh peserta, selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitas dan ikuti aturan-aturan pertandingan yang ada,” pungkasnya.

Menanamkan Fair Play Sejak Muda

Perwakilan DPD Partai Golkar Jawa Timur Arif Fatoni menjelaskan, kompetisi tersebut digagas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur Ali Mufti.

Menurut dia, mini soccer tidak dirancang semata-mata sebagai ajang mencari tim terbaik. Lapangan juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai yang lebih besar kepada generasi muda.

“Generasi muda merupakan pemilik masa depan bangsa Indonesia. Untuk itu, sejak awal Golkar ingin membersamai agar nilai-nilai sportivitas, gotong royong, persatuan, dan kesatuan tumbuh dalam diri generasi muda di Jawa Timur,” ungkapnya.

Karena itu, setiap pertandingan diharapkan tidak hanya menghasilkan skor, tetapi juga pengalaman berkompetisi secara sehat. Menang dan kalah menjadi bagian dari permainan, sedangkan sportivitas menjadi nilai yang harus dibawa pulang setiap peserta.

Arif bahkan berharap mini soccer dapat berkembang menjadi agenda rutin DPD Partai Golkar Jawa Timur. Popularitas olahraga tersebut yang terus menjangkau berbagai kelompok usia dinilai menjadi modal untuk mengembangkannya sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat.

“Mudah-mudahan setelah pelaksanaan ini, kegiatan mini soccer ini bisa menjadi kalender rutin bagi DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur,” harapnya.

Golkar dan Gerindra Berbagi Skor

Kemasan pembukaan kompetisi semakin menarik ketika lapangan juga menjadi tempat pertemuan dua kekuatan politik melalui pertandingan ekshibisi Partai Golkar melawan Gerindra.

Laga tersebut berlangsung sengit dan berakhir dengan skor imbang 3-3. Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin turut turun ke lapangan memperkuat tim Gerindra.

Sementara dari kubu Golkar, pertandingan turut diperkuat Ketua DPD Golkar Tulungagung Jairi Irawan.

Skor imbang menjadi penutup yang pas untuk pembukaan kompetisi. Sebab, di Pulerejo Sport Park, pertandingan bukan semata tentang siapa yang mencetak gol paling banyak.

Ada budaya yang ikut ditampilkan, daerah yang diperkenalkan, persahabatan yang dibangun, dan nilai sportivitas yang ingin ditanamkan kepada generasi muda melalui olahraga. (bac/rka)

Editor : Ali Sodiqin
Bahlil Mini Soccer Golkar Jawa Timur Mini soccer Tulungagung Pulerejo Sport Park olahraga Tulungagung