11 Service Megawati Bikin Hillstate Ambyar di Pertemuan Kedua V-League

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 11:25 WIB
Red Sparks kalahkan Pink Spiders. (KOVO)
Pertemuan kedua Red Sparks dan Hillstate di V-League musim lalu diwarnai 11 service Megawati yang mengubah skor 13-12 menjadi 23-12. (KOVO)

RADAR BANYUWANGI — Rentetan 11 service turn Megawati Hangestri Pertiwi menjadi salah satu adegan paling menentukan saat Red Sparks menghadapi Hillstate pada pertemuan kedua kedua tim di V-League musim lalu. Dari skor ketat 13-12, servis Megawati mengubah permainan menjadi dominasi Red Sparks hingga menutup set kedua 25-15.

Pertandingan Red Sparks melawan Hillstate pada V-League musim lalu memang berlangsung sengit. Namun, pertemuan kedua kedua tim menyimpan satu momen yang sulit dilupakan.

Ketika pertandingan set kedua masih berjalan berimbang, Megawati berdiri di garis belakang.

Satu demi satu servis dilepaskannya.

Hillstate yang sebelumnya mampu mengimbangi Red Sparks mendadak kehilangan kendali atas bola pertama. Kesalahan receive membuat serangan mereka tersendat, sementara Red Sparks semakin leluasa membangun serangan.

Inilah awal dari rentetan 11 servis Megawati yang mengubah wajah pertandingan.

Bermula dari Skor 13-12

Drama tersebut bermula setelah Park Hye-min mencetak poin melalui smash tajam.

Red Sparks unggul tipis 13-12.

Setelah poin tersebut, giliran servis berada di tangan Megawati.

Pemain asal Indonesia itu langsung memberikan tekanan sejak servis pertama.

Bola sulit dikontrol pemain Hillstate. Receive yang tidak sempurna menghasilkan free ball yang kembali ke area permainan Red Sparks.

Situasi tersebut langsung dimanfaatkan.

Tosser Yeum Hye-seon memberikan umpan matang ke belakang. Giovanna Milana kemudian menyelesaikannya melalui back attack.

Red Sparks menjauh 14-12.

Satu poin tersebut menjadi awal dari masalah besar bagi Hillstate.

Servis Megawati Bikin Receive Hillstate Berantakan

Tekanan tidak berhenti pada servis pertama.

Megawati terus mempertahankan tekanan dari garis belakang. Barisan receiver Hillstate kesulitan membaca sekaligus mengendalikan laju bola.

Ketika bola pertama tidak dapat diterima dengan sempurna, Red Sparks langsung mengubahnya menjadi peluang mencetak angka.

Salah satu kesalahan paling fatal terjadi ketika bola hasil receive Hillstate meluncur melewati net tanpa arah yang jelas.

Park Hye-min tidak membuang kesempatan.

Smash keras langsung dilepaskan untuk membawa Red Sparks unggul 16-12.

Selisih empat angka membuat momentum pertandingan mulai sepenuhnya berada di pihak Red Sparks.

Hillstate Meminta Time Out

Tekanan Red Sparks semakin terasa.

Para pemain Hillstate mulai kehilangan ritme, sedangkan Red Sparks justru semakin percaya diri. Blok dan serangan mereka menjadi lebih agresif setelah berkali-kali memperoleh bola pertama yang menguntungkan.

Pelatih Hillstate akhirnya mengambil time out saat Red Sparks memimpin 17-12.

Tujuannya jelas: menghentikan rentetan poin sekaligus mencari cara untuk meredam servis Megawati.

Namun, jeda tersebut belum mampu memutus momentum.

Ketika permainan kembali dilanjutkan, Megawati masih berada di garis servis.

Tekanan kembali berlanjut.

Dua Back Attack Megawati, Red Sparks Melesat

Megawati tidak hanya menyulitkan Hillstate melalui servis.

Dalam rangkaian berikutnya, pemain berjuluk Megatron tersebut juga berhasil menyumbangkan angka melalui dua back attack secara berturut-turut.

Red Sparks semakin jauh meninggalkan Hillstate.

Papan skor menunjukkan 19-12.

Hillstate kembali berada dalam tekanan.

Kesalahan receive kembali terjadi. Bola bahkan melintasi net dan langsung dihukum Park Hye-min dengan smash.

Skor berubah menjadi 20-12.

Red Sparks kini semakin dekat untuk mengamankan set kedua.

Service Ace Megawati Bikin Hillstate Makin Terpuruk

Belum selesai.

Megawati kembali melakukan servis dan kali ini bola langsung menghasilkan angka.

Service ace tersebut membuat Red Sparks unggul 21-12.

Sembilan angka menjadi jarak yang harus dikejar Hillstate.

Namun, momentum sudah sepenuhnya berada di kubu Red Sparks.

Lee So-young kemudian menambah angka melalui serangan keras untuk membuat skor menjadi 22-12.

Park Hye-min kembali memenangkan pertarungan di depan net.

Red Sparks mencapai angka 23-12.

Dari skor 13-12, mereka kini sudah unggul 10 angka.

11 Service Turn Baru Terhenti di Skor 23-12

Rentetan 11 servis Megawati akhirnya berhenti pada kedudukan 23-12.

Servis berikutnya keluar dari garis lapangan.

Namun, kerusakan terhadap permainan Hillstate sudah telanjur terjadi.

Selama Megawati berada di garis servis, Red Sparks berhasil mengubah tekanan menjadi rentetan poin. Hillstate kehilangan kendali atas penerimaan bola pertama, sementara Red Sparks semakin nyaman mengembangkan serangan.

Dengan keunggulan yang sudah terlalu jauh, Red Sparks kemudian menutup set kedua dengan skor 25-15.

Momen yang Mengubah Pertemuan Kedua

Set kedua menjadi salah satu titik balik penting dalam pertemuan kedua Red Sparks dan Hillstate pada V-League musim lalu.

Sebelum Megawati melakukan servis, pertandingan masih berlangsung ketat dengan skor 13-12.

Setelah rentetan servisnya berakhir, Red Sparks sudah unggul 23-12.

Perubahan tersebut memperlihatkan betapa besar pengaruh servis dalam permainan bola voli. Satu service turn yang panjang mampu merusak pola serangan lawan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri tim yang sedang mendapatkan momentum.

Red Sparks akhirnya mempertahankan keunggulan tersebut dan menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 3-2 atas Hillstate.

Jadi, bukan hanya skor akhir 3-2 yang membuat pertemuan kedua Red Sparks dan Hillstate pada V-League musim lalu menarik. Rentetan 11 service turn Megawati dari skor 13-12 hingga 23-12 menjadi momen yang mengubah pertandingan dari duel ketat menjadi dominasi Red Sparks. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : Trenggalek Njenggelek
V-League Korea Hillstate Service Megawati Red Sparks Megawati Hangestri