Red Sparks vs Hillstate 3-2, 11 Servis Megawati Jadi Titik Balik

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 10:25 WIB
Ko Hee-jin memeluk Megawati Hangestri saat masih membela Red Sparks. (KOVO)
Ko Hee-jin memeluk Megawati Hangestri saat masih membela Red Sparks. (KOVO)

RADAR BANYUWANGI - Duel Red Sparks vs Hyundai Hillstate kembali menghadirkan drama panas yang pernah mewarnai V-League musim 2024-2025 lalu. Dalam pertandingan lanjutan Liga Voli Korea Selatan, Red Sparks akhirnya menang 3-2 setelah Megawati Hangestri Pertiwi mengubah jalannya set kedua lewat 11 kali servis beruntun yang membuat pertahanan Hillstate porak-poranda.

Pertemuan Red Sparks dan Hyundai Hillstate bukan duel yang benar-benar baru bagi pecinta voli Korea Selatan. Kedua tim sudah berhadapan pada kompetisi V-League musim lalu, sehingga pertemuan kali ini kembali membawa aroma persaingan dari musim sebelumnya.

Bedanya, kali ini satu momen panjang di set kedua menjadi pembeda.

Ketika pertandingan masih berjalan ketat dengan skor 13-12 untuk Red Sparks, Megawati mendapatkan kesempatan melakukan servis.

Dari titik tersebut, pertandingan berubah drastis.

Skor 13-12 Berubah Menjadi 23-12

Set kedua semula berlangsung seimbang.

Red Sparks hanya unggul tipis 13-12 setelah Park Hye-min berhasil mencetak poin melalui smash. Setelah itu, giliran Megawati berdiri di belakang garis servis.

Servis pertama pemain asal Indonesia tersebut langsung mengganggu penerimaan bola Hillstate.

Receive yang tidak sempurna menghasilkan free ball. Red Sparks tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.

Yeum Hye-seon memberikan umpan ke belakang dan Giovanna Milana menyelesaikannya melalui back attack. Red Sparks pun menjauh 14-12.

Tekanan belum berakhir.

Servis Megawati kembali membuat barisan receiver Hillstate kesulitan. Bola yang dikembalikan lawan tidak sempurna dan langsung dimanfaatkan Park Hye-min dengan smash keras.

Skor berubah menjadi 16-12.

Dalam waktu singkat, keunggulan tipis Red Sparks berubah menjadi tekanan besar bagi Hillstate.

Hillstate Ambil Time Out

Melihat timnya mulai kehilangan kendali, pelatih Hyundai Hillstate mengambil time out ketika kedudukan 17-12.

Jeda tersebut menjadi kesempatan Hillstate untuk menghentikan momentum lawan. Fokus utama mereka adalah memperbaiki penerimaan bola pertama sekaligus mencari cara menghadapi servis Megawati.

Namun, strategi itu belum langsung membuahkan hasil.

Setelah pertandingan dilanjutkan, Megawati masih berada di garis servis.

Tekanan kembali datang.

Megawati kemudian ikut menyumbang poin lewat dua back attack secara beruntun. Red Sparks melesat hingga 19-12.

Hillstate semakin sulit membangun serangan.

Kesalahan receive kembali terjadi. Bola bahkan melintasi net dan langsung dihukum Park Hye-min melalui smash untuk membuat skor menjadi 20-12.

Service Ace Megawati Lengkapi Penderitaan Hillstate

Momentum Red Sparks semakin sulit dihentikan.

Megawati kemudian mencatatkan service ace bersih. Bola servisnya langsung menghasilkan angka dan membuat Red Sparks unggul 21-12.

Selisih sembilan angka membuat tekanan semakin berat bagi Hillstate.

Red Sparks kemudian mendapatkan tambahan poin melalui serangan Lee So-young sehingga skor menjadi 22-12.

Park Hye-min kembali memenangkan reli dan membawa Red Sparks ke angka 23-12.

Dari posisi 13-12, Red Sparks telah menciptakan rentetan panjang hingga unggul 10 angka.

Megawati menjadi pusat momentum tersebut karena servisnya terus menyulitkan pertahanan Hillstate.

Sebelas Servis Beruntun Megawati

Rangkaian servis Megawati akhirnya berhenti ketika bola berikutnya keluar lapangan pada kedudukan 23-12.

Meski putaran servisnya berakhir, pekerjaan Red Sparks sudah hampir selesai.

Hillstate tidak lagi memiliki cukup ruang untuk mengejar ketertinggalan.

Red Sparks akhirnya mengamankan set kedua dengan skor telak 25-15.

Set kedua tersebut menjadi salah satu titik balik paling penting dalam pertandingan lima set itu.

Pertemuan yang Kembali Memanaskan V-League

Pertandingan Red Sparks vs Hyundai Hillstate kali ini juga menarik karena kedua tim sudah memiliki sejarah pertemuan pada V-League musim lalu.

Artinya, duel tersebut bukan sekadar pertemuan dua tim dalam satu pertandingan.

Ada persaingan yang kembali berlanjut dari musim sebelumnya.

Bagi Red Sparks, kemenangan 3-2 menjadi hasil penting setelah mereka mampu melewati pertandingan panjang dan tekanan dari Hillstate.

Sementara bagi Hillstate, kekalahan tersebut memperlihatkan betapa mahalnya kehilangan momentum dalam pertandingan bola voli.

Satu putaran servis saja dapat mengubah pertandingan yang semula berimbang menjadi dominasi mutlak.

Megawati Jadi Pembeda

Dalam duel yang berlangsung hingga lima set, kontribusi Megawati bukan hanya terlihat dari serangan.

Servisnya menjadi senjata yang mampu mengubah struktur permainan Hillstate.

Saat skor masih 13-12, kedua tim masih berada dalam persaingan ketat. Namun, setelah Megawati mendapatkan giliran servis, Red Sparks mampu menjauh hingga 23-12.

Rentetan tersebut memberikan keuntungan besar secara mental maupun teknis.

Red Sparks akhirnya menutup set kedua 25-15 dan mempertahankan momentum hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan 3-2.

Pertemuan Red Sparks vs Hyundai Hillstate kembali membuktikan panasnya persaingan yang sudah terbangun sejak V-League musim lalu. Kali ini, 11 servis beruntun Megawati menjadi adegan paling menentukan dalam kemenangan dramatis Red Sparks. (*)

Editor : Ali Sodiqin
V-League Korea Red Sparks Hillstate Hyundai Hillstate Red Sparks Megawati Hangestri