RADAR BANYUWANGI – Setelah dua musim menjadi tumpuan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Megawati Hangestri Pertiwi memasuki babak baru di Liga Voli Korea Selatan. Opposite asal Jember itu akan menjalani debut bersama Suwon Hyundai E&C Hillstate pada 31 Oktober 2026, menghadapi GS Caltex Seoul KIXX. Lima pertandingan awal musim bakal menjadi ujian penting untuk membuktikan seberapa cepat Megawati beradaptasi dengan sistem permainan klub barunya.
Kepindahan Megawati dari Red Sparks menuju Hyundai Hillstate menjadi salah satu perhatian utama penggemar voli Indonesia. Reputasi yang dibangun selama dua musim di V-League kini menjadi modal sekaligus tantangan bagi pemain berjuluk Megatron tersebut.
Bersama Red Sparks, Megawati telah menjelma sebagai salah satu opposite asing yang mendapat perhatian besar di kompetisi voli Korea. Namun, situasi berbeda akan dihadapinya di Hyundai Hillstate. Ia harus kembali membangun chemistry dengan rekan-rekan setim sekaligus memahami pola permainan yang diterapkan tim asal Suwon tersebut.
Tantangan itu langsung menanti sejak pertandingan pertama. Pada 31 Oktober, Hyundai Hillstate dijadwalkan menghadapi GS Caltex Seoul KIXX. Laga tersebut akan menjadi panggung perdana Megawati dalam pertandingan kompetitif bersama klub barunya.
Belum sempat berleha-leha, Megawati kembali harus turun ke lapangan pada 3 November. Lawannya adalah Hwaseong IBK Altos.
Sehari kemudian, tepat 4 November, datang pertandingan yang memiliki aroma berbeda. Megawati akan berhadapan dengan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, klub yang menjadi rumahnya selama dua musim sebelumnya.
Duel tersebut diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menarik dalam fase awal musim. Red Sparks tentu sudah memahami karakter permainan Megawati setelah dua musim bersama. Sebaliknya, Megawati juga memiliki bekal pengetahuan mengenai pola permainan dan karakter pemain mantan klubnya.
Situasi itu membuat duel Megawati kontra Red Sparks bukan sekadar pertandingan emosional. Pertarungan tersebut juga menjadi adu strategi antara pemain yang telah mengenal sistem lama dengan tim yang berusaha menghentikannya.
Setelah itu, Hyundai Hillstate dijadwalkan menghadapi Pink Spiders pada 8 November. Tantangan berikutnya datang saat memasuki pertengahan November dengan menghadapi Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass.
Rangkaian pertandingan tersebut membuat lima laga pertama Hyundai Hillstate menjadi fase penting bagi Megawati. Selain mengejar kemenangan, pemain kelahiran Jember itu harus menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan cepat, membangun koneksi dengan setter dan para pemain lainnya, serta menjaga konsistensi serangan.
Bagi Megawati, perjalanan bersama Hyundai Hillstate bukan sekadar perpindahan klub. Musim 2026/2027 menjadi kesempatan untuk memperluas jejaknya di V-League sekaligus menjawab ekspektasi tinggi yang mengikuti kepindahannya.
Lima laga awal tersebut pun bakal menjadi gambaran awal: apakah Megawati mampu langsung menjadi mesin poin Hyundai Hillstate atau masih membutuhkan waktu untuk menemukan bentuk terbaiknya di sistem baru. (*)
Editor : Ali Sodiqin