Sarmuji Cetak Dua Gol, Bahlil Mini Soccer Bawa Pesan untuk Generasi Muda

Syaifuddin Mahmud • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 13:28 WIB
AFAL JINGLE: Sekjen DPP Partai Golkar Sarmuji (kanan) memberikan hadiah kepada peserta turnamen yang berhasil menjawab kuis di pembukaan zona Malang, Senin (31/8). (Darmono/Radar Malang)
AFAL JINGLE: Sekjen DPP Partai Golkar Sarmuji (kanan) memberikan hadiah kepada peserta turnamen yang berhasil menjawab kuis di pembukaan zona Malang, Senin (31/8). (Darmono/Radar Malang)

RADAR BANYUWANGI — Lapangan sepak bola menjadi ruang untuk menyelamatkan anak muda dari jebakan dunia digital. Pesan itulah yang mengemuka dalam pembukaan Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak di Unggul Sports Center (USC), Singosari, Malang, kemarin pagi. Sekjen DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI M. Sarmuji menyebut turnamen tersebut bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi momentum merawat pergaulan, mengembangkan potensi, sekaligus menemani generasi muda menghadapi tantangan zaman.

Sarmuji menilai usia remaja merupakan fase yang rawan. Di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi, anak-anak muda berpotensi semakin larut dengan gawai masing-masing. Interaksi sosial pun bisa terkikis hingga membuat mereka tumbuh menjadi generasi yang lebih soliter.

“Di usia mereka, banyak topan dan badai yang dihadapi. Jika tidak hati-hati, masa depan menjadi taruhannya,” ujar Sarmuji saat memberikan sambutan di USC, Singosari.

Menurut dia, kondisi tersebut membutuhkan pendampingan. Salah satunya melalui aktivitas yang membuat anak muda kembali bertemu, bermain, berkompetisi, sekaligus membangun komunikasi dengan teman sebaya.

Karena itu, lapangan sepak bola dipilih sebagai salah satu medium. Turnamen diharapkan mampu mengembalikan ruang interaksi yang mulai tergerus perkembangan teknologi.

logo minisoccer

Sarmuji mengingatkan, generasi sebelumnya memiliki banyak permainan yang dilakukan secara bersama-sama. Mulai gobak sodor hingga bentengan. Permainan tersebut bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan juga mengajarkan kerja sama dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan.

“Dulu masih ada gobak sodor, bentengan, dan aneka permainan lain yang dimainkan bersama. Maka menjadi tanggung jawab bersama kita agar anak-anak muda ini tidak kehilangan masa depannya,” lanjutnya.

Ingin Dekat dengan Generasi Muda

Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak juga menjadi bagian dari upaya Partai Golkar membangun kedekatan dengan kalangan muda. Sarmuji mengatakan, partainya ingin hadir sebagai organisasi politik yang memahami kebutuhan dan keinginan anak muda.

“Partainya anak muda,” tandasnya.

Suasana pembukaan pun berlangsung cair. Setelah menyampaikan sambutan, Sarmuji melontarkan sejumlah kuis berhadiah kepada peserta dan suporter. Salah satunya kuis jingle MBG yang sempat viral dan langsung dihafal oleh peserta.

Antusiasme peserta membuat Sarmuji membuka kemungkinan agar konsep turnamen tersebut tidak berhenti di zona Malang. Menurut dia, format kegiatan serupa berpotensi diadaptasi ke daerah lain dan dikembangkan menjadi agenda tahunan.

Gagasan itu mendapat dukungan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi.

“Kalau ini sukses, Insya Allah akan kami jadikan agenda tahunan,” kata Ali.

Pembukaan turnamen dihadiri jajaran fungsionaris DPD Partai Golkar Jawa Timur serta pengurus Partai Golkar kabupaten/kota se-Jawa Timur. Sebanyak 16 tim peserta zona Malang juga hadir bersama para suporternya.

Kick-Off Berujung Dua Gol

Pembukaan ditandai prosesi kick-off yang cukup unik. Sarmuji menerima bola yang diumpankan secara bergantian dari Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Kapolresta Malang Kombes Pol Danang SP Sukarno, Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Arif Fathoni, dan Ketua DPD Partai Golkar Jatim Ali Mufthi.

Bola kemudian diceploskannya ke gawang yang dijaga Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid.

Usai seremoni, lapangan langsung memanas. Laga hiburan mempertemukan Tim Partai Golkar melawan Tim Partai Gerindra Malang. Pertandingan berlangsung dua babak, masing-masing 15 menit.

Sarmuji ikut bermain penuh tanpa pernah diganti. Meski tim Partai Golkar harus mengakui keunggulan lawan, dia tetap mampu mencetak dua gol.

Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Arif Fathoni mengatakan, pemilihan Partai Gerindra sebagai lawan laga hiburan bukan tanpa alasan.

“Sengaja kita pilih lawan Gerindra karena ini adalah koalisi dan bestie kami lahir batin,” kata Arif.

Setelah laga hiburan, pertandingan kompetitif dimulai. Laga pertama mempertemukan SMA Nasional melawan SMAN 1 Batu.

16 Tim Berebut Tiket Surabaya

Zona Malang diikuti 16 tim dengan sistem gugur. Persaingan berlangsung ketat untuk memperebutkan tiket menuju babak berikutnya.

Hingga kemarin sore, tujuh tim telah memastikan diri lolos ke babak delapan besar. Kontingen dari Kabupaten Malang mendominasi daftar tim yang melaju. Mereka adalah MAN 1 Malang, SMAN 1 Tumpang, SMAN 1 Singosari, SMAN 1 Gondanglegi, dan SMKN 1 Singosari.

Babak delapan besar kemudian digelar pada sore hingga malam hari. Tim terbaik dari zona Malang nantinya berhak melangkah ke babak final Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak di Surabaya pada 18–19 Oktober mendatang.

Lebih dari sekadar mengejar trofi, turnamen ini membawa pesan yang ingin ditanamkan sejak awal: anak muda perlu diberi ruang untuk bertemu, bergerak, berkompetisi, dan tumbuh bersama. Sebab, ketika lapangan kembali ramai oleh interaksi, masa depan generasi muda diharapkan tidak sepenuhnya ditentukan oleh layar gawai. (by/hid/aif)

Editor : Ali Sodiqin
Sarmuji Turnamen Bahlil Mini soccer Malang anak muda partai golkar