Spike 90 Km/Jam Megawati Bikin Pelatih Jepang Terperangah, Ini Katanya

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:00 WIB
Pelatih IBK Altos Masayoshi Manabe sebut Megawati Hangestri Pertiwi pemain voli putri Asia terbaik 2026 usai cetak smash berkecepatan 90 km/jam. (Trenggalek Njenggelek)
Pelatih IBK Altos Masayoshi Manabe sebut Megawati Hangestri Pertiwi pemain voli putri Asia terbaik 2026 usai cetak smash berkecepatan 90 km/jam. (Trenggalek Njenggelek)

RADAR BANYUWANGI – Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan di pentas bola voli Asia. Performa opposite spiker asal Indonesia itu membuat pelatih kepala baru Hwaseong IBK Altos, Masayoshi Manabe, terpukau. Bahkan, juru taktik asal Jepang tersebut menilai Megawati sebagai pemain voli putri Asia terbaik pada 2026 dan menyebut levelnya sudah pantas untuk berkompetisi di Liga Voli Putri Turki.

Penilaian itu muncul setelah Manabe memantau perjalanan Megawati, mulai kiprahnya bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks, penampilan di Proliga Indonesia, hingga debut bersama Suwon Hyundai Hill State.

Bukan hanya statistik yang membuat Manabe tertarik. Ledakan serangan, kemampuan membaca blok lawan, serta ketenangan Megawati ketika berada dalam tekanan menjadi sejumlah aspek yang membuat pelatih berpengalaman tersebut memberikan penilaian tinggi.

Spike Megawati Bikin Manabe Terperangah

Manabe mengaku memperhatikan perkembangan Megawati secara serius. Salah satu penampilan yang menarik perhatiannya adalah ketika Megawati menjalani debut bersama Hyundai Hill State menghadapi Pilsung Wonder Dogs.

Dalam rekaman pertandingan yang disaksikannya, Manabe menemukan momen ketika pukulan Megawati melaju sangat keras hingga mengenai pemain lawan.

“Ketika saya menonton rekaman aksi debutnya bersama Hyundai Hill State melawan Wonder Dogs, saya benar-benar dibuat terperangah. Ada satu momen smash yang sangat mengerikan ketika bolanya meluncur deras hingga melakukan headshot ke arah pemain lawan,” kata Manabe.

Menurutnya, kecepatan spike Megawati pada momen tersebut mencapai sekitar 90 kilometer per jam.

“Itu benar-benar gila dan di luar nalar untuk ukuran voli putri,” lanjutnya.

Pukulan keras memang menjadi salah satu karakter permainan Megawati. Namun, menurut Manabe, kekuatan fisik bukan satu-satunya alasan pemain kelahiran Jember tersebut memiliki daya rusak tinggi.

Bukan Sekadar Keras, Megawati Dinilai Cerdas

Manabe menyoroti kemampuan Megawati dalam mengubah arah serangan melalui variasi pergelangan tangan.

Kemampuan tersebut membuat serangan Megawati tidak mudah dibaca. Ditambah kecerdasannya membaca skema blok lawan dan ketenangan ketika menghadapi situasi krusial, Megawati dinilai memiliki paket kemampuan yang dibutuhkan seorang penyerang kelas dunia.

Penilaian tersebut sekaligus menjelaskan mengapa Megawati mampu menjadi salah satu pemain yang diperhitungkan dalam persaingan bola voli putri Asia.

Bagi Manabe, performa Megawati bahkan sudah menunjukkan standar yang melampaui rata-rata kompetisi domestik.

Karena itu, ia menilai kompetisi Eropa, khususnya Sultanlar Ligi Turki, merupakan panggung yang sesuai dengan kualitas Megawati.

Manabe Sebut Megawati Layak ke Liga Turki

Manabe tidak berhenti pada pujian. Ia secara terbuka menyebut Megawati sudah layak membela klub-klub elite dunia.

“Menurut pandangan objektif saya, Megawati adalah pemain voli putri Asia terbaik di tahun 2026 ini. Dengan modal kualitas serangan tingkat tinggi dan ketajaman yang ia tunjukkan, tempat yang paling pantas baginya adalah Liga Turki,” tegas Manabe.

Ia bahkan menyebut dua nama besar yang menurutnya cocok menjadi tujuan Megawati, yakni VakifBank SK dan Fenerbahce Medicana.

Liga Turki sendiri dikenal sebagai salah satu kompetisi papan atas bola voli putri dunia. Jika suatu saat Megawati benar-benar bermain di kompetisi tersebut, tantangannya tentu akan berbeda karena ia harus menghadapi pemain-pemain terbaik dari berbagai negara.

Namun, bagi Manabe, kualitas Megawati sudah cukup untuk membuat langkah tersebut realistis.

Kini Manabe Harus Cari Cara Hentikan Megawati

Menariknya, pujian tersebut datang dari pelatih yang berpotensi menjadi lawan Megawati.

Manabe kini menukangi IBK Altos. Artinya, penilaiannya terhadap Megawati bukan hanya sebatas pengamatan dari luar lapangan. Ia juga harus menyiapkan strategi untuk menghadapi pemain yang baru saja dipujinya tersebut.

Manabe bahkan berencana menyiapkan skema pertahanan khusus untuk meredam serangan Megawati ketika IBK Altos berhadapan dengan Hyundai Hill State.

Di sinilah cerita Megawati menjadi semakin menarik. Pemain yang dipuji sebagai salah satu penyerang terbaik Asia itu sekaligus menjadi ancaman yang harus dipikirkan serius oleh lawan.

Performa Megawati Jadi Perhatian

Sorotan terhadap Megawati bukan hanya muncul di kompetisi Korea Selatan.

Di Indonesia, performanya bersama tim pada Proliga 2026 juga menjadi perhatian. Daya ledak serangannya yang konsisten membuat pertahanan lawan harus bekerja ekstra keras.

Kekuatan pukulan Megawati bahkan beberapa kali menghasilkan bola rebound keras yang sulit diantisipasi pemain bertahan.

Konsistensi tersebut membuat nama Megawati semakin lekat dengan status salah satu opposite spiker paling diperhitungkan dari Indonesia.

Kini, ketika pelatih internasional seperti Manabe menyebutnya sebagai pemain voli putri Asia terbaik 2026 dan membuka kemungkinan tampil di Liga Turki, sorotan terhadap Megawati pun memasuki babak baru.

Kesimpulannya, Megawati bukan hanya sedang menikmati performa apik di lapangan. Ia mulai mendapatkan pengakuan dari pelatih internasional yang menilai kemampuan serangannya sudah pantas diuji di level elite Eropa. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : Trenggalek Njenggelek
liga turki voli putri IBK Altos proliga 2026 Megawati Hangestri