Bukan Kim Yeon-koung Saja, Megawati Ternyata Terobsesi dengan Boskovic

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Megawati Hangestri Pertiwi secara resmi diperkenalkan sebagai Pemain baru Hyundai Hillstate. (IG: @hdecvolleyballteam)
Megawati Hangestri ukir rekor langka di Liga Voli Korea 2026/2027 sebagai opposite Asia. Kini Megatron memburu level Kim Yeon-koung dan Boskovic. (IG: @hdecvolleyballteam)

RADAR BANYUWANGI - Megawati Hangestri Pertiwi memasuki musim baru Liga Voli Korea (V-League) dengan status yang tidak biasa. Pevoli andalan Indonesia itu menjadi satu-satunya opposite hitter asing dari kuota Asia yang menghuni kasta tertinggi kompetisi voli Korea musim 2026/2027. Rekor langka tersebut sekaligus menjadi bukti kepercayaan besar Suwon Hyundai E&C Hillstate terhadap kemampuan Megatron di tengah dominasi pemain Eropa dan Amerika di posisi tersebut.

Status itu bukan sekadar catatan administratif. Di baliknya terdapat pengakuan atas kualitas Megawati yang dibangun melalui penampilan kompetitifnya di V-League.

Musim 2026/2027 menjadi babak baru bagi Megawati setelah dirinya dipercaya memperkuat Hyundai Hillstate. Klub raksasa asal Suwon tersebut menempatkan Megatron sebagai salah satu tumpuan utama dalam serangan.

Keputusan itu menarik perhatian karena posisi opposite hitter di V-League selama ini identik dengan pemain asing dari luar Asia. Megawati justru mendapatkan tempat melalui kuota Asia dan dipercaya mengisi posisi yang membutuhkan kemampuan menyerang sekaligus konsistensi tinggi.

Kepercayaan Besar Hyundai Hillstate

Pilihan Hyundai Hillstate terhadap Megawati menunjukkan bahwa performanya di kompetisi Korea telah meninggalkan kesan kuat.

Megawati bukan lagi pemain asing yang sekadar mencoba peruntungan di Negeri Ginseng. Ia datang dengan pengalaman menghadapi atmosfer kompetisi Korea dan memahami karakter permainan yang menuntut konsistensi sepanjang musim.

Kini, tanggung jawabnya bertambah.

Bersama Hyundai Hillstate, Megawati dituntut menjadi salah satu motor serangan sekaligus membantu klub memburu prestasi tertinggi pada musim 2026/2027.

Status sebagai satu-satunya opposite asing kuota Asia membuat sorotan kepadanya semakin besar. Setiap pertandingan akan menjadi panggung untuk membuktikan bahwa pemain Asia juga mampu bersaing di posisi yang selama ini banyak diisi pemain asing asal Eropa maupun Amerika.

Dari Penggemar Menjadi Lawan Kim Yeon-koung

Perjalanan Megawati di Korea juga memiliki sisi menarik lainnya. Di balik statusnya sebagai salah satu pemain yang diperhitungkan, Megawati ternyata pernah berdiri sebagai pengagum Kim Yeon-koung, legenda sekaligus ikon besar voli Korea Selatan.

Kim Yeon-koung selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Bagi Megawati, kesempatan bermain dalam satu lapangan dengan sang legenda menjadi pengalaman istimewa.

Keduanya bahkan pernah berada dalam satu tim ketika tampil pada ajang V-League All Stars.

Bagi Megawati, momen tersebut bukan sekadar pertandingan eksibisi. Ia bisa merasakan langsung bagaimana rasanya bermain bersama sosok yang selama ini dikaguminya.

Lebih menarik lagi, Megawati juga pernah berhadapan langsung dengan Kim Yeon-koung di pertandingan V-League sebelum sang legenda memutuskan pensiun.

Dari seorang pengagum, Megawati akhirnya merasakan sendiri atmosfer persaingan melawan idolanya.

Boskovic, Target Duel Berikutnya

Namun, Kim Yeon-koung bukan satu-satunya pemain yang menjadi inspirasi Megawati.

Ada satu nama lain yang memiliki tempat khusus dalam daftar pemain yang dikaguminya: Tijana Boskovic.

Opposite asal Serbia tersebut merupakan salah satu pemain elite dunia. Kemampuan menyerang, konsistensi, serta prestasinya di level internasional membuat Boskovic menjadi figur yang ingin dijadikan tolok ukur oleh Megawati.

Dalam wawancaranya bersama media Korea The Volleyball, Megawati mengungkapkan keinginannya untuk suatu hari berhadapan langsung dengan Boskovic dalam pertandingan resmi.

"Saya sangat senang bisa bermain melawan Yeon-koung di Korea. Saya rasa pertandingan satu lawan satu melawan Boskovic mungkin bisa terjadi suatu hari nanti. Meskipun mungkin masih jauh di masa depan," ujar Megawati.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa ambisi Megawati tidak berhenti pada pencapaian di V-League.

Ia ingin terus meningkatkan level permainan dan mengukur kemampuannya menghadapi pemain-pemain terbaik dunia.

Saatnya Megatron Menulis Sejarah Sendiri

Menariknya, dua sosok yang menjadi inspirasi Megawati mewakili dua fase berbeda dalam perjalanannya.

Kim Yeon-koung adalah legenda yang pernah menjadi lawan sekaligus rekan satu timnya. Sementara Boskovic masih menjadi sosok yang ingin ditemuinya di medan pertandingan.

Keduanya memberikan gambaran tentang standar yang ingin dicapai Megawati.

Kini, setelah mendapatkan kepercayaan besar dari Hyundai Hillstate, Megatron memiliki kesempatan untuk membangun reputasinya sendiri.

Status sebagai satu-satunya opposite hitter asing kuota Asia di V-League 2026/2027 menjadi titik awal.

Tantangan berikutnya jauh lebih berat: mengubah kepercayaan tersebut menjadi performa, membawa Hyundai Hillstate bersaing di papan atas, dan membuktikan bahwa namanya layak disejajarkan dengan para opposite terbaik dunia.

Kim Yeon-koung dan Boskovic boleh menjadi inspirasi. Namun, musim baru bersama Hyundai Hillstate adalah panggung bagi Megawati untuk berhenti sekadar mengejar bayang-bayang para idolanya.

Kini giliran Megatron mengukir sejarahnya sendiri. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Kim Yeon-koung Tijana Boskovic Hyundai Hillstate Liga Voli Korea Megawati Hangestri